Jakarta
-
Dear Wolipop, apakah KB yang paling aman? Dulu saya pakai KB suntik selama tiga bulan tapi haid saya tidak teratur, kemudian saya ganti KB suntik yang satu bulan tapi haid saya juga tidak teratur. Dan sekarang saya pakai KB pil Microgynon. Alhamdulillah haidnya teratur. Tapi kenapa ya berat badan saya malah semakin naik tiap bulannya dan juga saya merasa gairah seks saya juga menurun. Terus gimana KB yang aman dan tidak berefek samping? Kalau untuk pil KB yang bagus dan tidak berefek samping apa? (Feri Diana)
Terdapat berbagai metode kontrasepsi yang sifatnya alamiah, mekanik maupun hormonal. Kontrasepsi yang bersifat alamiah misalnya metode pantang berkala (sistem kalender) atau ejakulasi di luar vagina, kedua kontrasepsi ini tentunya memiliki risiko yang paling besar untuk dapat terjadinya kehamilan, namun dapat dipilih jika tidak ada metode kontrasepsi lain yang dapat digunakan. Kontrasepsi mekanik misalnya kondom ataupun spiral, kontrasepsi ini memiliki risiko terjadi kehamilan yang lebih kecil jika digunakan dengan tepat. Kontrasepsi hormonal dapat berbentuk suntikan, pil maupun implan. Kontrasepsi hormonal bekerja dengan mengubah kadar hormon tubuh sehingga tidak terjadi ovulasi (keluarnya sel telur) dan tidak terjadi kehamilan. Oleh karena kontrasepsi ini bersifat hormonal sedangkan kadar hormon tidak sama pada setiap penggunanya, maka efek dari kontrasepsi ini sangat bervariasi untuk setiap individu. Selain itu efek samping dari hormon yang dimasukkan ke dalam tubuh juga bervariasi, ada yang mengeluhkan sakit kepala, keluar flek perdarahan, siklus menstruasi yang tidak teratur, penurunan libido (gairah seksual), timbul bercak kehitaman pada wajah, mual, dan sebagainya. Keluhan ini tidak sama pada setiap penggunanya, bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki keluhan. Kontrasepsi hormonal ini juga mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan lemak dalam tubuh, sehingga normalnya seorang pengguna kontrasepsi hormonal terutama suntik progesteron mengalami peningkatan berat badan, namun peningkatan berat badan ini normalnya hanya dua kilogram per tahunnya. Setiap metode kontrasepsi memiliki efek samping dan risiko kegagalan yang berbeda-beda, dan bersifat sangat individual. Sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan metode kontrasepsi yang aman dan memberikan efek samping yang paling sedikit bagi Anda. (Dr. Vanda Mustika) (was/was)
Terdapat berbagai metode kontrasepsi yang sifatnya alamiah, mekanik maupun hormonal. Kontrasepsi yang bersifat alamiah misalnya metode pantang berkala (sistem kalender) atau ejakulasi di luar vagina, kedua kontrasepsi ini tentunya memiliki risiko yang paling besar untuk dapat terjadinya kehamilan, namun dapat dipilih jika tidak ada metode kontrasepsi lain yang dapat digunakan. Kontrasepsi mekanik misalnya kondom ataupun spiral, kontrasepsi ini memiliki risiko terjadi kehamilan yang lebih kecil jika digunakan dengan tepat. Kontrasepsi hormonal dapat berbentuk suntikan, pil maupun implan. Kontrasepsi hormonal bekerja dengan mengubah kadar hormon tubuh sehingga tidak terjadi ovulasi (keluarnya sel telur) dan tidak terjadi kehamilan. Oleh karena kontrasepsi ini bersifat hormonal sedangkan kadar hormon tidak sama pada setiap penggunanya, maka efek dari kontrasepsi ini sangat bervariasi untuk setiap individu. Selain itu efek samping dari hormon yang dimasukkan ke dalam tubuh juga bervariasi, ada yang mengeluhkan sakit kepala, keluar flek perdarahan, siklus menstruasi yang tidak teratur, penurunan libido (gairah seksual), timbul bercak kehitaman pada wajah, mual, dan sebagainya. Keluhan ini tidak sama pada setiap penggunanya, bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki keluhan. Kontrasepsi hormonal ini juga mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan lemak dalam tubuh, sehingga normalnya seorang pengguna kontrasepsi hormonal terutama suntik progesteron mengalami peningkatan berat badan, namun peningkatan berat badan ini normalnya hanya dua kilogram per tahunnya. Setiap metode kontrasepsi memiliki efek samping dan risiko kegagalan yang berbeda-beda, dan bersifat sangat individual. Sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan metode kontrasepsi yang aman dan memberikan efek samping yang paling sedikit bagi Anda. (Dr. Vanda Mustika) (was/was)
Pakaian Wanita
Jaket Boxy untuk Looks Minimalis! Newburry Jacket yang Nyaman di Cuaca Tropis
Kesehatan
Bye Kusam! Suplemen Harian yang Bikin Kulit Tetap Sehat dan Lembap Saat Ramadan
Kesehatan
Anti Lemas Saat Puasa! Ini Rekomendasi Suplemen Tambah Darah yang Bikin Ramadan Lebih Fit
Kesehatan
Stop Andalkan Sikat Gigi! Ini Cara Biar Napas Tetap Fresh Saat Puasa
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perut Kram & Keluar Darah Saat Berhubungan Seks, Bahaya atau Tidak?
Libido Makin Lama Makin Turun Padahal Usia Masih Muda, Apakah Normal?
Bagaimana Agar Cepat Hamil Setelah Berhenti KB Suntik?
Takut Suami Tidak Bahagia karena Miss V Terlalu Banyak Keluarkan Cairan
Belum Punya Anak karena Kandungan Sperma Nol, Bagaimana Mengatasinya?
Most Popular
1
Daftar Artis Korea yang Tak Ingin Dinikahi Jadi Kontroversi, Ada Han So Hee
2
Para Jastip! Wajib ke Bazar Klamby hingga Kami. Diskon 50% di PIK 2
3
Heboh Drama Cinta Segitiga, Ini 5 Pasangan Final Single's Inferno 5
4
7 Drama Korea Terbaru Februari 2026 yang Raih Rating Tinggi dan Viral
5
Ramalan Zodiak Cinta 14 Februari: Cancer Mengalah, Sagitarius Terima Kritik
MOST COMMENTED











































