Obsesi Buat Anak Terkenal
Obsesi Orangtua Impikan Sang Anak Jadi Terkenal
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 23 Okt 2015 08:30 WIB
Jakarta
-
Setiap orangtua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Tak jarang, mereka membiarkan sang anak untuk memilih aktivitas dan kegiatan yang disukainya selama itu bernilai positif.
Tetapi justru ada beberapa anak yang menjalankan aktivitasnya atas suruhan orangtua karena ingin buah hati mereka menjadi seseorang yang membanggakan dan dikenal banyak orang. Misalnya saja dengan mengikuti sanggar pengembangan bakat, kelas akting, bergabung dengan agensi model sejak usia belia, hingga mengikuti kontes kecantikan.
Lantas apakah hal tersebut baik untuk dilakukan sang anak ataukah hanya obsesi orangtua semata? Hal inilah yang akan menjadi tema liputan khusus Wolipop hari ini, Jumat, (23/10/2015). Pada ulasan kali ini Wolipop akan membahas apa saja alasan orangtua yang teorbsesi agar anaknya terkenal dengan mengikutsertakannya pada berbagai kontes dan lomba.
Dengan menghadirkan beberapa psikolog anak dan remaja yang mumpuni di bidangnya, liputan kali ini juga akan membahas apa saja faktor yang membuat orangtua terobsesi dan ingin sang buah hati menjadi terkenal. Tak hanya itu saja, mereka juga akan memberikan penjelasan dan pandangannya tersendiri jika sang anak 'dicemplungkan' ke dalam kegiatan yang dilakukan akan kehendak orangtua.
Lalu, apakah yang harus dilakukan orangtua agar ia tidak terus-terusan terobsesi mempopulerkan anaknya? Adakah dampak atau risiko yang mungkin terjadi jika sang anak ini terus-terusan dipaksa mengikuti kehendak orangtua? Para psikolog pun akan memberikan jawabannya masing-masing.
Ada pula cerita tentang anak yang 'diterjukan' oleh orangtuanya untuk menjadi terkenal. Mereka seringkali diikutsertakan dalam berbagai perlombaan dan ajang pencarian bakat. Seperti apa kisahnya? Simak ulasan selengkapnya hari ini hanya di Wolipop.
(asf/asf)
Tetapi justru ada beberapa anak yang menjalankan aktivitasnya atas suruhan orangtua karena ingin buah hati mereka menjadi seseorang yang membanggakan dan dikenal banyak orang. Misalnya saja dengan mengikuti sanggar pengembangan bakat, kelas akting, bergabung dengan agensi model sejak usia belia, hingga mengikuti kontes kecantikan.
Lantas apakah hal tersebut baik untuk dilakukan sang anak ataukah hanya obsesi orangtua semata? Hal inilah yang akan menjadi tema liputan khusus Wolipop hari ini, Jumat, (23/10/2015). Pada ulasan kali ini Wolipop akan membahas apa saja alasan orangtua yang teorbsesi agar anaknya terkenal dengan mengikutsertakannya pada berbagai kontes dan lomba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, apakah yang harus dilakukan orangtua agar ia tidak terus-terusan terobsesi mempopulerkan anaknya? Adakah dampak atau risiko yang mungkin terjadi jika sang anak ini terus-terusan dipaksa mengikuti kehendak orangtua? Para psikolog pun akan memberikan jawabannya masing-masing.
Ada pula cerita tentang anak yang 'diterjukan' oleh orangtuanya untuk menjadi terkenal. Mereka seringkali diikutsertakan dalam berbagai perlombaan dan ajang pencarian bakat. Seperti apa kisahnya? Simak ulasan selengkapnya hari ini hanya di Wolipop.
(asf/asf)










































