Pro & Kontra Perayaan Valentine di Era Modern
wolipop
Jumat, 13 Feb 2015 19:24 WIB
Jakarta
-
Sebagian besar orang merasa Hari Valentine adalah momen yang tepat untuk merayakannya bersama pasangan. Berbagai persiapan pun dilakukan, mulai dari menyiapkan kado, memberikan cokelat, hingga mengajak makan malam di restoran dengan suasana romantis. Namun tak sedikit pula yang menganggap Valentine bukanlah hari istimewa untuk kasih sayang. Mereka lebih memilih untuk tidak merayakannya sama sekali.
Di Amerika, jumlah orang yang merayakan Valentine pun menurun. Menurut survei yang diadakan National Retail Federation, di 2014 hanya 54 persen orang dewasa yang merayakan Valentine. Jumlahnya menurun drastis dibandingkan dengan tujuh tahun terakhir yang mencapai 60 persen. Pada 2009, sekitar 63 persen orang masih mengekspresikan cintanya di Hari Valentine.
Liputan khusus kali ini membahas pandangan baru tentang hari kasih sayang di era modern terutama kaum urban. Kamipun berbincang dengan ahlinya, salah satunya Psikolog Liza Marielly Djaprie M.Si,Psi,SC, yang mengemukakan ada banyak faktor yang membuat mereka tidak pernah atau berhenti merayakan hari kasih sayang yang jatuh setiap tanggal 14 Februari tersebut. Menurutnya, konsep perayaan tentang cinta dan kasih sayang bisa berbeda pada tiap orang. Ibu empat anak ini menerangkan, secara psikologis, manusia memang memiliki kecenderungan sifat yang akan selalu berubah-ubah.
Secara psikologis manusia adalah mahluk sosial yang rajin berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Namun lingkungan inilah yang justru membawa perubahan bagi manusia.
Pendapat lain juga dituturkan oleh psikolog Roslina Verauli, M.Psi. Berbicara tentang perayaan Hari Valentine yang merupakan perwujudan ekspresi kasih sayang kepada pasangan, hal ini tentunya didasari oleh cinta. Ibu dua anak ini mengatakan, cinta adalah bentuk lain dari emosi kompleks yang sukar untuk dijelaskan.
(fer/fer)
Di Amerika, jumlah orang yang merayakan Valentine pun menurun. Menurut survei yang diadakan National Retail Federation, di 2014 hanya 54 persen orang dewasa yang merayakan Valentine. Jumlahnya menurun drastis dibandingkan dengan tujuh tahun terakhir yang mencapai 60 persen. Pada 2009, sekitar 63 persen orang masih mengekspresikan cintanya di Hari Valentine.
Liputan khusus kali ini membahas pandangan baru tentang hari kasih sayang di era modern terutama kaum urban. Kamipun berbincang dengan ahlinya, salah satunya Psikolog Liza Marielly Djaprie M.Si,Psi,SC, yang mengemukakan ada banyak faktor yang membuat mereka tidak pernah atau berhenti merayakan hari kasih sayang yang jatuh setiap tanggal 14 Februari tersebut. Menurutnya, konsep perayaan tentang cinta dan kasih sayang bisa berbeda pada tiap orang. Ibu empat anak ini menerangkan, secara psikologis, manusia memang memiliki kecenderungan sifat yang akan selalu berubah-ubah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat lain juga dituturkan oleh psikolog Roslina Verauli, M.Psi. Berbicara tentang perayaan Hari Valentine yang merupakan perwujudan ekspresi kasih sayang kepada pasangan, hal ini tentunya didasari oleh cinta. Ibu dua anak ini mengatakan, cinta adalah bentuk lain dari emosi kompleks yang sukar untuk dijelaskan.
(fer/fer)
Home & Living
Fokus Ibadah Lagi, Yuk! Ini Rekomendasi Al-Qur'an Sesuai Kebutuhanmu
Home & Living
Zikir Lebih Fokus Tanpa Salah Hitung, Tasbih Digital Ini Bisa Jadi Alat Tempur Ibadahmu
Home & Living
Bikin Suasana Rumah Lebih Adem dengan Speaker Murottal Al Qur'an 24 Jam Nonstop
Home & Living
Biar Orang Tua Lebih Nyaman Ibadah, 2 Rekomendasi Sajadah Ini Wajib Punya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sudah Lembur Tapi Gaji Masih Kurang? Ini Voucher Belanja Gratis Buat Kamu
Ada yang Baru di Wolipop, Kamu Bisa Minta Ramal Zodiak
Selamat! Ini Dia 25 Pemenang Detikcom Anti Bokek Awal Tahun
Cara Mudah Dapat Uang Tambahan dari Detikcom Saat Isi Dompet Menipis
Detikcom Bagi-bagi Bonus Buat Kamu yang Gaji Menipis karena Liburan
Most Popular
1
15 Drama Korea Terbaik Sepanjang Masa, Raih Penghargaan hingga Viral
2
Ramalan Shio Kerbau 2026: Karier Melejit dan Keuangan Meningkat
3
Prediksi Nasib Zodiak di 2026 Menurut Tarot: Aries, Taurus dan Gemini
4
Foto: Zoe Saldana yang Geser Scarlett Johansson, Pemain Film Bergaji Tinggi
5
Curhat Kim Hye Yoon Minder karena TB 158 Cm Hingga Ditolak Audisi 100 Kali
MOST COMMENTED











































