Review Treatment Glowing Skin di DermiesMAX, Pudarkan Flek Hitam di Usia 40-an
Seiring bertambahnya usia, hiperpigmentasi seperti flek hitam dan melasma bisa makin terlihat di kulit. Terutama jika jarang memakai sunscreen dan sering berpanas-panasan di luar ruangan.
Kondisi itu juga yang terjadi pada kulit wajah saya begitu menginjak usia 40 tahun. Flek kecoklatan di dahi dan pipi terlihat cukup jelas sehingga memberi kesan wajah tampak kusam.
Ketika pemakaian serum maupun krim pencerah mulai terasa kurang efektif, saya pun beralih ke klinik kecantikan untuk mendapat konsultasi secara menyeluruh tentang kondisi kulit, serta menjalani perawatan yang lebih itens. DermiesMAX by Erha pun jadi pilihan saya untuk mendapatkan solusi menghilangkan, atau setidaknya memudarkan flek-flek yang mengganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klinik DermiesMAX by Erha berada di pusat perbelanjaan, tepatnya Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Suasananya terasa cukup casual-mungkin karena berada di dalam mall-namun tetap rapi dan modern. Dominasi warna merah dan hitam memberi kesan energik, cocok untuk anak muda maupun wanita pekerja yang ingin perawatan cepat.
Photobooth untuk foto kondisi wajah di DermiesMAX by Erha. Foto: Hestianingsih/Wolipop |
Sebelum bertemu dokter dan memulai treatment, saya diminta membersihkan wajah sendiri terlebih dahulu. Ini menjadi pengalaman baru, karena biasanya pembersihan dilakukan oleh terapis. Di DermiesMAX by Erha, proses cleansing dilakukan di bilik kecil menggunakan cleansing wipes.
Bilik ini juga berfungsi sebagai area foto yang mirip photobooth. Setelah wajah dirasa sudah bersih, saya menghadap kamera untuk dipotret tiga sudut wajah; tampak depan, kiri, dan kanan. Menurut staf, dokumentasi ini dilakukan di setiap kunjungan untuk memantau perkembangan kulit selama perawatan.
Selanjutnya, saya diarahkan menuju ruangan dokter yang berisi dua tempat tidur. Dengan cahaya lampu yang terang, dokter memeriksa kondisi kulit saya secara detail dengan posisi berbaring. Ternyata flek gelap memang cukup dominan di area dahi, sehingga diperlukan perawatan yang menargetkan hiperpigmentasi secara intensif.
Kondisi wajah sebelum (kiri) dan saat treatment brightening peeling (kanan) Glowing Skin di DermiesMAX by Erha. Foto: Hestianingsih/Wolipop |
Dokter kemudian menyarankan paket bundling Glowing Skin, yang terdiri dari tiga tahap: Brightening Peeling, Acne Dark Spot Treatment oleh PICO Laser, dan Hyperpigmentation Injection.
Tahap pertama adalah brightening peeling dengan mengoleskan chemical peeling untuk membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Prosesnya didiamkan sekitar 10 menit sebelum wajah kembali dibersihkan.
Tahap kedua adalah laser untuk menipiskan tampilan flek hitam dan melasma. Sebelum tindakan, wajah diolesi krim anestesi dan dibiarkan selama 30 menit. Dokter menjelaskan bahwa PICO Laser memiliki beberapa fungsi, dan setting yang digunakan kali ini berfokus pada hiperpigmentasi.
Karena area dahi memiliki flek lebih pekat, laser diarahkan lebih lama di area tersebut sebelum berpindah ke bagian wajah lainnya. Prosesnya juga cukup cepat, kurang dari 10 menit.
Kondisi wajah dua minggu setelah treatment Glowing Skin di DermiesMAX by Erha. Foto: Hestianingsih/Wolipop |
Tahap ketiga adalah injeksi hiperpigmentasi menggunakan serum Tranexamic Acid (TXA) 2cc, bahan aktif yang dikenal efektif membantu mencerahkan dan memudarkan noda hitam. Injeksi juga dimulai dari area dahi.
Saat serum masuk ke kulit, ada sensasi perih dan sedikit menusuk, terutama di pipi dan rahang. Namun masih dalam batas toleransi. Jika dinilai dengan skala 1-10, rasa perihnya berada di angka 7.
Setelah injeksi selesai, dokter mengoleskan krim antibiotik untuk mencegah inflamasi. Beberapa menit kemudian, wajah saya tampak sangat merah dan muncul bentol-bentol kecil di seluruh permukaan. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini normal karena cairan serum mulai menyebar ke seluruh wajah.
Meski terlihat cukup ngeri, reaksi ini untungnya cepat mereda. Bentol berkurang dalam 1 jam dan menghilang sepenuhnya dalam 3 jam. Saya juga dibekali krim antibiotik untuk dipakai selama lima hari di rumah.
Hasil dari paket Glowing Skin mulai terlihat dalam dua minggu. Kulit terasa lebih lembap, sedikit lebih cerah, dan beberapa flek mulai memudar meski belum signifikan. Dokter menyarankan 2-3 kali perawatan tambahan untuk hasil maksimal.
Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan pengalaman di DermiesMAX by Erha. Prosesnya efisien, dokter memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan detail, serta perubahan kulit terasa meski bertahap.
Untuk tiga treatment tersebut, total biaya yang saya keluarkan sekitar Rp 2 juta. Menurut saya, tempat ini cocok untuk kamu yang mencari perawatan dengan hasil efektif namun tetap ingin proses yang cepat dan lokasi yang mudah dijangkau.
DermiesMAX by Erha berlokasi di lantai 3 Blok M Plaza, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
(hst/hst)
Home & Living
Ravelle Airy Premium Air Purifier HEPA13 + Aromatherapy: Udara Bersih, Mood Tenang, Hidup Lebih Nyaman
Health & Beauty
Wajib Punya! Rekomendasi 3 Sheet Mask Andalan Kulit Lebih Tenang, Lembap, dan Bebas Stress
Fashion
3 Rekomendasi Dompet Kartu Stylish & Fungsional yang Wajib Kamu Punya!
Fashion
3 Padel Bag Stylish & Fungsional yang Bikin Kamu Makin Siap Turun ke Lapangan!
Review Color Corrector Terbaik: Charlotte Tilbury vs Haquhara, Ini Bedanya
Review 2 Cushion Korea dengan Efek 'Filter AI': Sulwhasoo vs TIRTIR
Mencoba Tren Blurred Lip Liner dengan Produk Viral Ini
Jangan Biarkan Kusam Bikin Insecure, Cegah dengan Tips Ini
Review 5 Foundation Brush Lokal Terbaik, Dari Artisan Pro Hingga Guele
Negara Ini Dikenal Punya Wanita Tercantik Tapi Kekurangan Pria untuk Dinikahi
Serum Vitamin C Korea Terbaru yang Lembut di Kulit Tanpa Mengiritasi
Ramalan Zodiak Cinta 6 Desember: Cinta Gemini Goyah, Leo Jangan Terprovokasi
Viral Influencer Ingin Ubah Tanggal Ulang Tahun Anaknya karena Dekat Natal














































