Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Punya Kulit Kering, Sensitif dan Mudah Iritasi? Ini Solusinya

wolipop
Selasa, 30 Des 2014 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Kulit kering adalah masalah yang umum dan dapat terjadi pada siapapun. Tidak mengenal batasan usia, gender dan tempat hidup. Masalah kulit ini juga merupakan salah satu masalah kulit yang paling menyebalkan karena dapat menurunkan rasa percaya diri dan mengganggu kenyamanan. 

Permukaan kulit kering terasa lebih kasar, bersisik, kaku dan mudah pecah. Selain itu kulit yang terlalu kering lebih sensitif terhadap iritasi. Kulit mudah merasa gatal, perih, panas, muncul ruam merah hingga terkelupas.  

Kondisi hipersensitif tersebut terjadi karena pada kulit kering lapisan lipid atau minyak yang terdapat dalam lapisan epidermis mengalami kerusakan. Ketika lapisan lipid rusak, kulit akan kehilangan kelembaban dan perlindungan dari bakteri atau alergen. Jika didiamkan kondisi kulit akan semakin parah dan semakin mudah teriritasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor penyebab rusaknya lapisan lipid tersebut sangat beragam. Beberapa orang mengalami kulit kering karena faktor internal seperti keturunan, situasi hormonal, proses penuaan dan penyakit kulit. Namun ada juga beberapa orang yang mengalami kulit kering akibat kondisi iklim, lingkungan, paparan sinar UV yang berlebih, terapi kesehatan, penggunaan deterjen atau sabun yang terlalu keras dan gizi buruk. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Salah satu cara yang paling tepat dilakukan untuk mengatasi kulit kering adalah dengan mengoleskan lotion. Tapi tunggu dulu, jangan asal pilih lotion untuk merawat kulit kering yang cenderung sensitif. Seringkali lotion hanya memberi efek melembabkan sementara. Kulit dapat kembali terasa kering ketika efeknya hilang. Kebanyakan lotion juga memiliki kandungan pewarna, pewangi dan pengawet yang dapat memicu atau memperparah iritasi.

Oleh karena itu disarankan bagi pemilik kulit kering dan sensitif terhadap iritasi untuk menggunakan pelembab yang dapat membantu perbaikan lapisan lipid pada epidermis sehingga kelembaban terasa lebih lama. Selain itu, pilih yang sudah teruji hypoallergenic, tidak mengandung pewarna, pewangi atau pengawet. Karakteristik tersebut terdapat dalam Physiogel AI Cream.

Pelembab ini diformulasikan dengan teknologi BioMimic™ yang dapat membantu pembentukan kembali lapisan lipid yang rusak sehingga rasa lembab lebih tahan lama. Physiogel AI Cream juga memiliki sejumlah kandungan lipid yang menyerupai lipid alami kulit serta kandungan anti iritasi Palmitamide MEA (PEA). Kandungan-kandungan tersebut membuat Physiogel AI Cream efektif 92% melembabkan kulit, meredakan gatal, perih dan kemerahan akibat iritasi jika digunakan dua kali sehari secara rutin.

(adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads