Pentingnya Menjaga Kelembapan Miss V
Advertorial - wolipop
Jumat, 16 Des 2016 00:00 WIB
Jakarta
-
Setiap perempuan pastinya sudah tak asing lagi dengan keputihan. Memang setiap harinya, di luar masa menstruasi, Miss V mengeluarkan cairan yang biasa disebut dengan keputihan dan hal ini normal terjadi. Bahkan sebelum masa ovulasi bisa terjadi produksi cairan 30x lipat lebih banyak. Tergantung dari fase dalam siklus menstruasi. Jika pada masa subur, akan keluar cairan lebih banyak
Faktanya, cairan yang keluar dari Miss V ini berguna sebagai pembersih alami supaya tingkat pH Miss V tetap seimbang. Cairan Miss V dihasilkan oleh kelenjar pada dinding Miss V dan leher rahim untuk lubrikasi. Bakteri-bakteri baik pun jadi bisa berkembang biak dan mencegah Miss V terkena infeksi.
Namun, jangan meremehkan keputihan/cairan yang keluar dari Miss V. Biarpun normal, jika dibiarkan cairan tersebut bisa menyebabkan area Miss V menjadi lembap. Perlu Anda ketahui bahwa daerah sekitar Miss V yang lembap merupakan tempat ideal pertumbuhan dan pengembang biakan bakteri dan jamur. Jika Miss V dibiarkan terus lembap, akan terjadi infeksi yang disebabkan jamur Candida Albicans.
Hal ini harus diperhatikan karena jika Miss V lembap, bakteri dan jamur tumbuh dan dapat mengubah warna cairan menjadi putih susu hingga kekuningan, menimbulkan bau tak sedap, bertekstur kental, menimbulkan rasa gatal, rasa nyeri di bawah perut, bahkan rasa terbakar saat buang air kecil.
Jika Anda sampai mengalami hal tersebut, bisa jadi Miss V Anda terkena infeksi. Segeralah periksa ke dokter kulit dan kelamin. Namun jangan khawatir berlebihan, Anda bisa mengontrol kelembapan Miss V dengan menjaga Miss V tetap kering dan bersih. Salah satu cara untuk mengontrol kelembapan Miss V adalah dengan menggunakan pantyliner tiap hari. Lapisan penyerapnya dapat menampung cairan yang dikeluarkan Miss V. Bentuknya yang tipis membuatnya nyaman digunakan dan praktis dibawa ke mana-mana. Untuk menjaga kesehatan, ganti pantyliner 3-4 kali per hari
Pantyliner pun aman digunakan karena terbuat dari bahan yang sama dengan pembalut wanita. Pilihlah pantyliner yang mampu mengunci cairan dengan cepat sehingga permukaan terasa kering, serta memiliki lapisan yang memungkinkan sirkulasi udara yang baik agar area Miss V bebas iritasi dan rasa pengap. Seperti Laurier Pantyliners, ada tiga varian yang bisa dipilih: Cleanfresh with Extra Dry Sheet yang lembut dan menjaga vagina tidak lembap, Cleanfresh Long & Absorb with Extra Absorbent Fit yang depat menyerap cairan dengan baik, lebih panjang dan lebar sehingga aman digunakan bahkan ketika haid sedikit dan Cleanfresh Silvery Deo Care untuk memaksilkan proteksi terhadap bakteri penyebab bau tak sedap.
Faktanya, cairan yang keluar dari Miss V ini berguna sebagai pembersih alami supaya tingkat pH Miss V tetap seimbang. Cairan Miss V dihasilkan oleh kelenjar pada dinding Miss V dan leher rahim untuk lubrikasi. Bakteri-bakteri baik pun jadi bisa berkembang biak dan mencegah Miss V terkena infeksi.
Namun, jangan meremehkan keputihan/cairan yang keluar dari Miss V. Biarpun normal, jika dibiarkan cairan tersebut bisa menyebabkan area Miss V menjadi lembap. Perlu Anda ketahui bahwa daerah sekitar Miss V yang lembap merupakan tempat ideal pertumbuhan dan pengembang biakan bakteri dan jamur. Jika Miss V dibiarkan terus lembap, akan terjadi infeksi yang disebabkan jamur Candida Albicans.
Hal ini harus diperhatikan karena jika Miss V lembap, bakteri dan jamur tumbuh dan dapat mengubah warna cairan menjadi putih susu hingga kekuningan, menimbulkan bau tak sedap, bertekstur kental, menimbulkan rasa gatal, rasa nyeri di bawah perut, bahkan rasa terbakar saat buang air kecil.
Jika Anda sampai mengalami hal tersebut, bisa jadi Miss V Anda terkena infeksi. Segeralah periksa ke dokter kulit dan kelamin. Namun jangan khawatir berlebihan, Anda bisa mengontrol kelembapan Miss V dengan menjaga Miss V tetap kering dan bersih. Salah satu cara untuk mengontrol kelembapan Miss V adalah dengan menggunakan pantyliner tiap hari. Lapisan penyerapnya dapat menampung cairan yang dikeluarkan Miss V. Bentuknya yang tipis membuatnya nyaman digunakan dan praktis dibawa ke mana-mana. Untuk menjaga kesehatan, ganti pantyliner 3-4 kali per hari
Pantyliner pun aman digunakan karena terbuat dari bahan yang sama dengan pembalut wanita. Pilihlah pantyliner yang mampu mengunci cairan dengan cepat sehingga permukaan terasa kering, serta memiliki lapisan yang memungkinkan sirkulasi udara yang baik agar area Miss V bebas iritasi dan rasa pengap. Seperti Laurier Pantyliners, ada tiga varian yang bisa dipilih: Cleanfresh with Extra Dry Sheet yang lembut dan menjaga vagina tidak lembap, Cleanfresh Long & Absorb with Extra Absorbent Fit yang depat menyerap cairan dengan baik, lebih panjang dan lebar sehingga aman digunakan bahkan ketika haid sedikit dan Cleanfresh Silvery Deo Care untuk memaksilkan proteksi terhadap bakteri penyebab bau tak sedap.
![]() |
Jangan lupa untuk berbagi pengalaman menarik Anda di sini, ada paket pantyliner dari Laurier Cleanfresh yang menanti Anda.
Laurier Cleanfresh Panty Liner, Bersih dan Segar Setiap Hari! (adv/adv)












































