Rajin Sikat Gigi Tidak Jamin Gigi Bebas Lubang
Merasa kesehatan gigi dan mulut baik-baik saja, kebersihannya terjaga karena Anda sikat gigi dua kali sehari secara rutin, tapi tiba-tiba gigi berlubang? Jangan panik. Kondisi seperti ini memang bisa saja terjadi. Coba cermati dulu bagaimana cara membersihkan gigi yang selama ini Anda lakukan.
Praktisi kesehatan gigi dan pakar biologi oral Universitas Indonesia, drg. Sri Angky Soekanto, DDS, PhD, mengatakan bahwa menyikat gigi saja tidak lagi cukup untuk menjaga kebersihan dan kesehatan oral. Menyikat gigi ternyata hanya dapat membersihkan 25% rongga mulut.
"Dulu tahun 1980-an atau 1990-an kita hanya tahunya sikat gigi saja sudah cukup untuk menjaga kesehatan dan kebersihan oral. Tapi seiring dengan perkembangan pengetahuan ditemukan juga bahwa kebersihan interdental juga cukup penting diperhatikan," ujarnya lagi.
Kebersihan interdental yang dimaksud drg. Angky adalah kebersihan di sela-sela gigi. Ia menjelaskan sisa-sisa makanan yang tertinggal di antara gigi akan terurai menjadi zat asam. Terutama ketika berinteraksi dengan biofilm, atau selaput lendir pada permukaan gigi yang menjadi tempat hidup bakteri dalam mulut. Zat asam dapat membuat email gigi lama-kelamaan menjadi lunak dan mudah berlubang.
"Email gigi itu memang berupa mineral keras tetapi bisa melunak atau terdemineralisasi oleh zat asam dari penguraian sisa-sisa makanan di mulut. Kalsium dan fosfat yang membentuknya terdemineralisasi. Nah, lubang pada email bisa saja kecil tetapi jika dilihat di lapisan dalamnya yaitu dentin yang lebih lunak, lubangnya bisa lebih besar," terang drg. Angky.
Untuk mengurangi risiko timbulnya lubang pada gigi, ada cara sederhana yang cukup praktis dilakukan. Sikat gigi tentu tetap wajib dilakukan. Sebaiknya sikat gigi dilakukan selama kurang lebih 1-2 menit secara rutin yaitu pada pagi hari dan malam hari. Selain itu untuk menjaga kebersihan interdental disarankan juga untuk flossing atau menggunakan sikat gigi interdental dan berkumur.
Flossing atau penggunaan sikat gigi interdental dapat dilakukan setiap usai menyikat gigi untuk mengangkat sisa makanan di sela gigi. Saat ini dental floss dan sikat gigi interdental sangat mudah ditemukan di apotek atau supermarket. Seusai membersihkan sela gigi, lanjutkan dengan berkumur.
Di banyak negara maju berkumur sudah menjadi rutinitas kebersihan gigi yang lazim tapi di Indonesia belum. Padahal berkumur merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah bakteri buruk pada rongga mulut. Jangan salah, bakteri kariogenik (penyebab gigi berlubang) tidak hanya ada di permukaan gigi saja tetapi di seluruh bagian rongga mulut.
"Berkumur baik dilakukan karena dapat mengurangi kuman dalam mulut. Untuk frekuensinya setiap orang punya kebutuhan berbeda-beda. Ada yang perlu dua kali sehari, ada yang kurang dari itu. Bisa berkonsultasi dulu ke dokter gigi untuk mengetahui apa yang cocok untuk kondisi mulut kita," sarannya.
Ada berbagai macam varian mouthwash yang dapat dipilih. Kandungannya pun beraneka ragam. Semuanya dapat diperoleh dalam kemasan praktis dan dengan harga terjangkau. Untuk penggunaan harian salah satu mouthwash yang cukup praktis adalah LISTERINE®.
LISTERINE® memiliki kandungan antiseptik berupa empat minyak essential yaitu thymol, eucalyptol, menthol dan methyl salicilate, yang terbukti dapat mengurangi kuman di dalam mulut. Selain itu juga memberi sensasi bersih dan aroma segar pada rongga mulut.
LISTERINE® juga memiliki berbagai varian mulai dari Cool Mint, Fresh Burst, Original, dan Fresh Citrus. Bagi yang tidak suka dengan rasa mint ada juga varian natural green tea dengan sensasi rasa yang lebih ringan namunkandungan fluoride-nya membantu mencegah gigi berlubang.
Selain itu, LISTERINE® juga merilis beberapa varian untuk perawatan khusus seperti LISTERINE® Multi Protect untuk perlindungan lengkap mulut, Tartar Control dan Teeth and Gum Defense.
Khusus Listerine Multi Protect ada enam keunggulan yang dapat diperoleh yaitu nafas segar, membantu mencegah gigi berlubang, membantu mencegah karang gigi, membantu mengurangi plak dengan penggunaan minimal tiga bulan, menjaga kesehatan gusi dan melawan kuman.
Untuk hasil terbaik sebaiknya berkumur dengan LISTERINE® dilakukan secara rutin, dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur. Setiap habis menyikat gigi, flossing atau menggunakan sikat gigi interdental kumur dengan 20 ml LISTERINE® selama 30 detik.
Tentang Dokter:
Drg. Sri Angky Soekanto, DDS, PhD
![]() |
Â
Praktisi kesehatan gigi dan pakar biologi oral Universitas Indonesia. Aktif sebagai dosen Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Menyelesaikan jenjang pendidikan S3 dan meraih gelar PhD dari Faculty of Dentistry, Tokyo Medical and Dental University. Selain mengajar, hingga saat ini aktif melakukan sejumlah penelitian di bidang biologi oral, juga aktif menerbitkan jurnal kesehatan gigi berkolaborasi dengan sejumlah pakar dari dalam dan luar negeri. (adv/adv)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
MY BABY Angkat Peran Ibu Lewat Kampanye #HanyaIbuYangBisa
Kelamaan Duduk Picu Nyeri Pinggang, Ini Kebiasaan yang Perlu Diubah
Cetaphil Luncurkan Produk buat Beri Eksfoliasi Lembut bagi Kulit Sensitif
Ada Giant Christmas Tree hingga Toyland, Rayakan Natalmu di Lippo Malls!
Brand Lokal Adu Gaya Musiman di Lazada 11.11 'Biggest Sale of the Year'
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab












































