Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cara Cepat Redakan Gigi "Senut-Senut"

Advertorial - wolipop
Jumat, 24 Jul 2015 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: adv
Jakarta -

Bulan ini akan menjadi momen yang pas untuk berkumpul bersama keluarga, teman-teman dan rekan-rekan kantor demi mempererat kembali tali silahturahmi. Selain dapat berbincang-bincang melepas kangen dengan saudara atau teman seusai liburan Idul Fitri, sejumlah makanan khas yang nikmat tersaji cantik dan siap menemani saat Anda saling berkomunikasi.

Tetapi bagaimana kalau tiba-tiba sakit gigi berulah. Rasanya 'senut-senut' tidak tertahan dan membuat Anda terganggu. Jangankan menikmati sajian tuan rumah, berbicara saja Anda malas. Anda pasti tidak ingin mengalaminya. Tetapi jikalau memang tiba-tiba sakit gigi datang, ikuti cara berikut untuk meredakannya sementara:

1.
Kumur dengan air garam

Garam dengan kandungan Iodium dikenal dengan kemampuannya meredakan rasa sakit pada gigi berlubang. Larutkan satu sendok makan garam ke dalam secangkir air hangat. Gunakan larutan garam ini untuk berkumur. Rasa sakit akan mereda perlahan-lahan setelah beberapa kali berkumur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2.
Oleskan minyak cengkih

Cengkih sejak zaman dahulu dipercaya sebagai pereda rasa sakit. Untuk mengatasi gigi yang 'senut-senut' mengganggu, tempelkan tumbukan cengkih pada permukaan gigi yang sakit. Tetapi jika ogah repot minyak cengkih dalam kemasan tersedia di beberapa toko obat tradisional. Minyak ini dapat berguna sebagai obat sakit gigi topikal. Pada kasus radang gusi, rebusan daun sirih hangat yang diberi garam dapat meringankan radang tersebut. Sifat antiseptiknya akan mengurangi rasa sakit dan radang gusi yang ditimbulkan .

3.
Kompres air dingin

Celupkan selembar handuk kecil ke dalam air es kemudian tempelkan pada sisi wajah tempat gigi yang sakit berada. Rasa dingin akan mengalihkan perhatian Anda sejenak dari rasa sakit dan membuat efek kebal sesaat.

4.
Tempelkan pasta dari garam dan lada

Campurkan kedua bahan dengan sedikit air sehingga menyerupai pasta. Kemudian, tempelkan di permukaan gigi yang sakit. Keduanya, baik garam maupun lada memiliki sifat antibakteri dan analgesik. Mengaplikasikan pasta dari kedua bahan tersebut akan membantu meredakan sakit jika diulangi beberapa kali dalam sehari.

Tetapi dibandingkan harus merasakan sakit di hari yang begitu penting dan mencari cara penyembuhan yang sifatnya hanya sementara seperti di atas, tentunya akan lebih baik jika mencegah sakit gigi datang. Caranya tentu dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini.

Sikatlah gigi di pagi hari sesudah makan dan sebelum tidur. Jika menu sehari-sehari Anda terdiri atas makanan yang mudah menyelip di sela-sela gigi dan sulit dijangkau sikat gigi, gunakanlah dental floss, kemudian berkumurlah menggunakan mouthwash dengan kandungan antiseptik. Hal ini diperlukan agar gigi dan mulut dapat terhindar dari sisa makanan yang menumpuk dan mencegah timbulnya plak yang berpotensi merusak gigi.

Untuk perlindungan gigi dan mulut yang menyeluruh, Anda dapat mencoba LISTERINE yang diperkaya dengan empat essential oil yang berfungsi sebagai antiseptik alami, yaitu thymol, menthol, eucalyptol dan methyl salicilate. Mouthwash ini juga memiliki kandungan zinc untuk mencegah plak kembali timbul, dan fluoride yang membantu memperkuat email gigi.

Untuk menjaga kesegaran mulut sepanjang hari Listerine juga memiliki berbagai varian rasa yang enak dan menyegarkan, seperti LISTERINE Cool Mint, LISTERINE Natural Green Tea, dan varian terbaru, LISTERINE Multi Protect. Berkumurlah dengan 20 ml cairan LISTERINE selama 30 detik untuk hasil maksimal. Klik disini untuk mendapatkan produk gratis dari LISTERINE.

Tentang Dokter :

Drg. Mita Juliawati, MARS

Praktisi kesehatan gigi yang mendalami ilmu kesehatan gigi masyarakat. Selain berkonsentrasi sebagai tenaga medis di berbagai rumah sakit, Drg. Mita juga merupakan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia. Beliau mengabdikan dirinya sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Usakti. Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan FKG Usakti Staf Departement IKGMP (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan/Public Health). Beliau pun aktif melakukan sejumlah penelitian dan analisa mengenai manajemen rumah sakit gigi dan mulut yang diterbitkan ke dalam jurnal atau makalah dan menjadi pembicara di berbagai seminar.

(adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads