Kisah Jatuh-Bangun Putri Tanjung Jadi Pengusaha Muda

Hilda Meilisa - wolipop Minggu, 10 Nov 2019 10:20 WIB
Putri Tanjung (Foto: Grandyos Zafna/detikcom) Putri Tanjung (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Surabaya - Ajang Surabaya X Beauty 2019 di hari kedua semakin meriah. Tak hanya menyuguhkan promo skin care hingga demo make up, ada juga talkshow inspiratif dengan pembicara pengusaha muda Putri Tanjung.

Terlahir dari keluarga bercukupan, tak menjadikan bisnis Putri Tanjung lancar bak jalan tol. Putri Chairul Tanjung ini bercerita kisah jatuh bangunnya merintis usaha event organizer (EO) bertajuk Creativepreneur Event Creator.



Kisah Jatuh-Bangun Putri Tanjung Jadi Pengusaha MudaPutri Tanjung berbagi pengalaman di Surabaya X Beauty 2019. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)


Dalam talk show bertajuk 'Becoming Young and Impactful Generation', dara 23 tahun ini mengaku sering merasakan kegagalan. Memulai usaha dari umur 15 tahun memang bukan lah sesuatu yang mudah. Bahkan, Putri mengaku awalnya dia termotivasi membuka usaha karena sering diremehkan dan di-bully.

"Memulai usaha dari umu 15 tahun itu karena dendam lebih tepatnya, dendam sama orang-orang karena selalu meremehkan aku waktu kecil, banyak yang nge-bully juga, karena kesal sama orang-orang itu akhirnya mendorong aku harus tau gimana kesukaan aku, dan bisanya aku apa," kata Putri membuka ceritanya di Surabaya X Beauty, Sabtu (9/11/2019).

Putri menambahkan saat itu event yang pertama kali dikerjakannya yakni pesta ulang tahun temannya.

"Akhirnya aku masuk semua organisasi sekolah, habis gitu guru aku bilang coba deh bikin event, aku bikin dengan perubahan event itu akhirnya gue maksa temen gue buat bikinin birthday party-nya gitu. Jadi awalnya itu," imbuhnya.

Kendati telah sukses menjadi pengusaha muda, Putri mengungkapkan jika kini dirinya masih menemui berbagai kesulitan. Menurutnya, jalan menjadi pengusaha memang tak instan dan mulus.



Kisah Jatuh-Bangun Putri Tanjung Jadi Pengusaha MudaFoto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom

"Suka dukanya jadi seorang pengusaha itu terus lari tapi ndak berhenti larinya. Intinya itu sih, kalau suka dukanya sekarang masih sering ditolak sponsor, idenya ndak disukai client," lanjutnya.

Di kesempatan yang sama, Putri juga punya tips bagi para calon pengusaha muda. Putri mengaku ingin kisahnya ini bisa terinspirasi banyak anak muda untuk tak takut menjadi pengusaha.

Namun, dia juga mengingatkan jika ingin jadi pengusaha, dibutuhkan mental yang kuat untuk berkali-kali gagal. Selain itu, pengusaha harus mau mengambil risiko.

"Be entrepreuner itu susah. Dalam arti jadi entrepreuner itu butuh proses, ndak langsung aku bikin sesuatu langsung sukses. Gue membutuhkan waktu lima tahun untuk bisa sampai sekarang dan lima tahun itu butuh proses yang luar biasa," ungkap Putri.

"Kalau mau jadi pengusaha, ingat bahwa pasti lo akan susah. Kalau gak mau susah, ya jangan jadi pengusaha. Kalau kamu nggak mau gagal, kamu nggak mau ditolak, bakal rugi dan punya tanggung jawab yang lebih besar. Kegagalan jadi sahabat kita, kalau kita belajar dari kegagalan itu kita bisa berkembang," pungkasnya.

Simak Video "Jadi Entrepreneur di Usia Muda, Putri Tanjung: Nggak Bisa Instan"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)