Viral Verificator
Ditolak Kakak, Viral Pengantin Yatim Piatu Cari Wali Nikah Lewat Google
Viral di media sosial, kisah haru perjuangan seorang calon pengantin wanita yatim piatu di Indonesia yang akhirnya bertemu dengan wali nikahnya berkat mesin pencari Google. Momen itu terjadi hanya empat hari sebelum akad nikah dilaksanakan.
Melalui akun Instagram pribadinya, @intencaw, sang pengantin wanita menceritakan betapa putus asa dirinya ketika kakak laki-laki satu-satunya menolak untuk menjadi wali nikah. Kakaknya menolak seminggu sebelum pernikahannya.
Wanita yang telah lama menyandang status yatim piatu ini sempat kehilangan arah, apalagi di tengah duka mendalam karena baru saja ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya. Kekecewaan dan kesedihan melingkupi persiapan hari bahagianya, mengingat dalam ajaran Islam, kehadiran seorang wali sangat krusial bagi sahnya sebuah pernikahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Viral kisah haru pengantin wanita yatim piatu yang temukan pamannya lewat Google untuk jadi wali nikah pada H-4 acara, usai ditolak oleh kakak kandungnya. Foto: Dok. Instagram @intencaw |
"Qodarullah, ini takdir Allah, lewat google kita dipertemukan," tulis akun Instagram @intencaw.
Keajaiban terjadi ketika sang pengantin wanita tiba-tiba terpikir untuk mencari nama salah satu pamannya yang sudah lama tidak terdengar kabarnya, yaitu Asep Ahmad Rosidin, di Google. Dengan harapan yang sangat tipis, ia mengetikkan nama tersebut.
Tak disangka, Google menampilkan beberapa hasil yang mengarahkan pada akun media sosial sang paman, lengkap dengan alamat kantor tempatnya bekerja di Jawa Barat. Tanpa membuang waktu, ia segera bergegas menuju alamat tersebut dan setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, ia akhirnya berhasil bertemu kembali dengan paman Asep.
Viral kisah haru pengantin wanita yatim piatu yang temukan pamannya lewat Google untuk jadi wali nikah pada H-4 acara, usai ditolak oleh kakak kandungnya. Foto: Dok. Instagram @intencaw |
Setelah sempat kebingungan mencari alamat di daerah Cihanjuang hingga sempat pasrah karena tidak membuahkan hasil, titik terang akhirnya muncul berkat bantuan seorang rekan bernama Ruchimat Seha yang membantu mencarikan nomor kontak bisnis sang paman melalui asosiasi properti.
Rasa haru dan gugup bercampur aduk saat wanita bernama Inten ini memberanikan diri mengirimkan pesan singkat untuk memperkenalkan diri kepada pamannya, yang akrab disapa A Asep. Berawal dari obrolan via chat yang kemudian berlanjut melalui panggilan telepon, Inten akhirnya dapat bertatap muka langsung di kediaman sang paman.
Viral kisah haru pengantin wanita yatim piatu yang temukan pamannya lewat Google untuk jadi wali nikah pada H-4 acara, usai ditolak oleh kakak kandungnya. Foto: Dok. Instagram @intencaw |
Plot twist yang membahagiakan pun tercipta tepat di hari pernikahan, Asep Ahmad Rosidin tidak hanya hadir, tetapi dengan penuh keikhlasan bertindak sebagai wali nikah yang sah, membuat Inten tak henti-hentinya bersyukur dan berseloroh ingin terima kasih ke Google, karena berkat mesin pencari itulah ia tersadar bahwa dirinya tidak lah sebatang kara dan masih memiliki saudara sedarah di dunia ini.
Postingan perjalanan mencari wali nikah tersebut langsung viral dan sudah mendapatkan lebih dari 473 ribu Likes. Rata-rata warganet ikut terharu dan bahagia karena pengantin wanita bisa menjalin hubungan kembali dengan saudaranya.
"aaaa ontyyy makasih udah udah bikin tali silaturahmi kita nyambung lagiii yaaa 🥹💓 sehat sehat dan bahagia selaluuuu ontyyy😽🤗," ujar @raiamiraaa.
"Dari awal baca deg²an 😢 sampai akhirnya terharu banget 😭 bahagianya sampai sini kak 😍😍," ucap haru @ratna_yanuarini.
"Part bikin nangis pas H-3 Neng cerita nyari a asep keliling cihanjuang tp gak ketemu🥹 tapi di hari yang sama malah ketemu di Google, masyaAllah Allah Maha Baik 😇 dan abis nikah nambah keluarganya makin banyak yaa🤗🥰," timpal akun @srirustiani.
"Walaupun seringkali datangnya di penghujung waktu Dan disaat kita nyaris putus asa...tapi janji Allah itu pasti dan pertolonganNYA selalu ada. Selamat ya teeh... barakallah fii kum..." saut akun @rinarahayu_makeup.
Kemudian paman, Asep membalas postingan perjalanan akun Instagram @intencaw yang mencari wali nikah."Alhamdulillah Allah maha baik , sudah mempertemukan kembali A Asep & Neng Inten , ( jadi pengganti almarhumah Teh Neng Sri karena Covid ), sekarang jadi Uwa yah... Alhamdulillah banyak ponakan..❤️❤️❤️ ," balas akun Instagram @asepahmadrosidin.
Konfirmasi Wolipop
Viral kisah haru pengantin wanita yatim piatu yang temukan pamannya lewat Google untuk jadi wali nikah pada H-4 acara, usai ditolak oleh kakak kandungnya. Foto: Dok. Instagram @intencaw |
Wolipop sudah menghubungi pengantin wanita yang bernama lengkap Inten Suryaningsih. Wanita asal Bandung Barat yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai BUMN sekaligus pelaku UMKM kuliner ini menceritakan bahwa unggahannya murni untuk berbagi pengalaman hidup yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Sebagai seorang yatim piatu, Inten awalnya berharap kakak laki-laki satu-satunya bisa berdiri sebagai wali. Namun, badai ujian justru datang mendekati hari bahagianya.
"Postingan tersebut pure aku berbagi pengalaman aja kalau apa yang aku alami ini sama sekali nggak pernah aku bayangin," ungkap Inten kepada Wolipop.
Viral kisah haru pengantin wanita yatim piatu yang temukan pamannya lewat Google untuk jadi wali nikah pada H-4 acara, usai ditolak oleh kakak kandungnya. Foto: Dok. Instagram @intencaw |
"Aku yatim piatu, punya kakak 1 dan menjelang aku nikah mungkin ini ujian mau ibadah panjang, tiba-tiba aku denger kabar kalau kakak aku berhalangan untuk jadi wali nikah. Sebenernya nggak papa tapi yang bikin hancur itu H-6, andai dari jauh hari mungkin aku bisa ke pengadilan agama buat pengajuan wali hakim," kisahnya lagi.
Di tengah tangis dan rasa kalut, titik terang mulai muncul dari cerita pengasuh masa kecilnya. Pengasuh tersebut membeberkan sebuah rahasia keluarga, almarhum ayah Inten ternyata memiliki dua anak, satu laki-laki dan satu perempuan dari pernikahan sebelum bertemu dengan ibunya. Namun, petunjuk yang dimiliki sangatlah minim.
"Kabar itu bikin aku nangis nggak tahu harus gimana sampai akhirnya pengasuh ku waktu kecil cerita kalau almarhum ayahku dulu sebelum ketemu mamah sudah ada keluarga dan punya dua anak, saran dari pengasuh aku sebaiknya cari kakak ku itu, tapi yang bersangkutan cuman hafal nama dan kerjaan nya aja, jadi untuk nama jelas alamat dan wajahnya sama sekali tidak tahu," lanjutnya.
Pencarian pun dimulai secara kilat. Pernikahan Inten dijadwalkan pada 21 Juni 2026, dan ia baru mengetahui keberadaan saudara tiri tersebut pada 15 Juni. Keesokan harinya, ia langsung bergerak melakukan pencarian fisik yang sempat berakhir buntu.
"Tanggal 16 karena tanggal merah juga aku libur kerja aku langsung cari alamatnya ke daerah Cihanjuang dari jam 8 pagi sampe jam 1 siang tapi nggak ketemu akhirnya menyerah pasrah dan pulang kerumah," kenang Inten.
Namun, keajaiban justru datang saat ia pulang ke rumah dalam kondisi berserah diri. Kalimat pertanyaan yang terus-menerus diucapkan oleh pengasuhnya saat mencari rumah sang kakak rupanya melekat erat di ingatan Inten.
"Sampai di rumah mau sholat dzuhur tapi air mata masih netes tuh kaya hati masih berantakan tapi telinga berisik, terngiang-ngiang ketika yang ngasuh aku sebut aja bapak (w) dan ibu (u) itu tiap berhenti dan nanya ke orang selalu nanya nya 'punten terang bumina pak Asep nu damelna di properti?' Nah kata-kata 'asep properti' itu yang akhirnya bikin aku penasaran terus aku search di Google," tuturnya.
Melalui kata kunci itu lah, Google mengarahkan Inten pada sosok Asep Ahmad Rosidin. Kendati demikian, keraguan sempat melanda karena pengasuhnya sendiri sudah lupa dengan wajah sang kakak.
"Pas aku tau dan sedikit yakin ini orangnya, aku tanya ke pengasuh tapi beliau jawabnya 'nggak tahu nggak inget muka nya'," tambahnya.
Setelah berhasil memverifikasi kontak dan bertemu langsung, pernikahan Inten akhirnya sukses digelar pada 21 Juni 2026 secara khidmat. Karena merupakan pernikahan kedua dan statusnya yang yatim piatu, Inten memilih konsep yang intim.
"Acaranya di rumah karena itu tadi aku nggak bikin acara besar karena ini pernikahan kedua ku dan aku sudah yatim piatu jadi yang aku undang hanya teman dekat aja," ujarnya.
Lewat kisah hidupnya yang sempat viral ini, Inten ingin memberikan pesan penguat bagi siapa saja yang sedang menghadapi jalan buntu dalam hidup untuk tidak pernah kehilangan harapan pada Sang Pencipta.
"Meski seringkali datangnya di akhir waktu tapi pertolongan Allah itu selalu ada saat memang urusannya sudah kita serahkan yang penting usaha dulu. Dan dari kejadian ini, aku percaya kalau ujian itu bisa jadi jalan untuk Allah kasih keberkahan," pungkas Inten dengan penuh rasa syukur.
(gaf/eny)















































