Liputan Khusus Persiapan Pernikahan

Menikah di Hotel, Gedung, atau Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 14 Okt 2016 12:45 WIB
Foto: dok. Pinterest
Jakarta - Menentukan lokasi pernikahan adalah salah satu hal yang harus dipikirkan matang-matang. Karena nantinya, tamu yang diundang akan berkumpul dalam satu tempat dan menikmati jalannya pesta yang berlangsung. Sebagai pemangku hajat, masih banyak pasangan yang merasa bingung di mana harus menggelar pesta pernikahan.

Putri Arinda, founder The Bride Dept menjelaskan, ada tiga lokasi yang bisa dipilih untuk menggelar pernikahan. Yakni hotel, gedung, dan rumah. Namun setiap lokasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih lokasi resepsi. Seperti apa?

1. Hotel
Jika Anda memilih untuk menikah di hotel, biasanya waktu yang diberikan lebih fleksibel sehingga persiapan pernikahan pun lebih matang. Di hotel juga tidak memiliki rekanan vendor sehingga memungkinkan Anda untuk memilih vendor impian yang bisa mewujudkan pernikahan Anda.

"Di hotel nggak ada rekanan jadi bisa pilih vendor mana aja. Tapi kekurangannya biayanya lebih mahal dibandingkan venue lainnya. Dan kalau jumlah tamunya banyak, biasanya pilihan hotel yang ada nggak terlalu banyak," kata wanita yang biasa disapa Inda dalam acara Wolipop Women's Lounge di Largo Bistrot, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2016).

2. Gedung
Lokasi yang umumnya dipilih pasangan untuk menikah adalah gedung pertemuan. Kelebihannya, harganya relatif rendah dibandingkan hotel serta kapasitasnya mampu menampung tamu dalam jumlah besar. Namun gedung memiliki beberapa rekanan vendor sehingga agak sulit untuk menggunakan jasa vendor impian. Selain itu, waktu sewanya tidak fleksibel sehingga acara tidak bisa digelar terlalu lama.

3. Rumah
Saat ini banyak rumah-rumah yang disewakan untuk menggelar pesta pernikahan daripada menggelar di rumah sendiri. Namun masih banyak pula pasangan yang memilih untuk menggelar pernikahan di rumah salah satu pengantin.

"Kalau di rumah lebih nyaman ya enak, nggak ada batasan waktu. Tapi banyak hal yang harus diurus sendiri mulai dari tenda, parkir, izin, dan keamanannya," papar wanita 28 tahun itu.

Inda mengungkapkan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan The Bride Dept pada 2015 lalu, ada beberapa faktor yang menjadi penentu dalam memilih lokasi pernikahan. 37 persen responden menjawab bahwa lokasi yang mudah diakses menjadi faktor utama. Disusul dengan 23 persen responden yang mengatakan bahwa kapasitas ruangan dapat mempengaruhi berjalannya acara.

Sedangkan 18 persen responden menjawab bahwa harga sewa menjadi faktor yang harus dipertimbangan. Dan 16 persen sisanya menginginkan lokasi yang unik. (itn/itn)