Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menurut Pengacara Perceraian Ini 4 Tanda yang Memicu Pernikahan Tak Awet

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 27 Jun 2016 19:28 WIB
...
Foto: thinkstock
Jakarta - Tidak ada yang tahu secara pasti apa yang membuat pernikahan awet atau berujung ke perceraian. Namun sejumlah pakar yakni mereka yang telah bertahun-tahun bergelut menjadi pengacara yang menangani perceraian melihat beberapa tren yang menjadi pemicu perceraian. Menurut mereka, berikut ini beberapa faktor yang mungkin jadi pemicunya.

1. Biaya dari Pertunangan
Aneh tapi nyata. Menurut penelitian dari Universitas Emory di Georgia, Amerika Serikat, orang yang membayar lebih dari US$ 20 ribu atau sekitar Rp 268 juta untuk cincin pertunangan tiga kali lebih banyak mengalami perceraian dibanding mereka yang mengeluarkan biaya cincin kurang dari US$ 10 ribu (Rp 133 juta). Mantan pengacara perceraian, Michelle Crosby pun melihat hal tersebut dari klien yang pernah ia tangani.

"Calon pengantin hanya fokus melihat cincin, gaun dan pestanya saja dibanding makna hubungan itu sendiri. Yang mengeluarkan biaya pernikahan mahal dan cincin yang mewah umumnya akan menjual cincin tersebut untuk biaya perceraian mereka," ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

James J. Sexton, pengacara perceraian lainnya pun setuju dengan Michelle. "Di kalangan pengacara perceraian ada lelucon bahwa biaya perceraian umumnya sebanding dengan biaya pernikahan," ungkap James.

2. Usia Pernikahan
Data dari biro sensus di Amerika menunjukkan pasangan biasanya bercerai di pernikahan mereka menginjak tahun ketujuh. Pada titik tersebut hubungan memang lebih sering goyah. "Biasanya pasangan tidak lagi bersemangat dengan hubungan mereka. Pasangan yang tadinya istimewa menjadi orang yang paling tidak bisa ditoleransi seiring bertambahnya usia pernikahan," jelas Michelle. Tapi semakin lama Anda menikah, hubungan Anda pun semakin kuat.

3. Perbedaan Usia
Saat ini semakin banyak wanita yang menikah dengan pria yang lebih muda. Michelle mengungkapkan, tingkat perceraian semakin tinggi ketika usia wanita lebih tua lebih dari lima tahun dari usia si pria. James menyarankan, sebelum menikah dengan pasangan yang memiliki perbedaan usia yang cukup jauh sebaiknya pikirkan berkali-kali. "Saat orang dengan rentang umur yang berbeda, mereka harus memikirkan bagaimana perbedaan yang akan terjadi 10 hingga 20 tahun lagi," saran James.

4. Pendapatan
Sejumlah studi menemukan bahwa uang menjadi salah satu hal terbesar yang memicu stres hingga konflik dalam rumah tangga. Tak heran, banyak pasangan yang bercerai ketika pendapatan pasangan sedikit. James mengatakan bahwa ketika dua orang berbeda secara pendapatan dan latar belakang sosial serta ekonomi seringkali menjadi beban dalam pernikahan. "Kamu mungkin sudah melihat banyak tren, satu orang yang dibesarkan di rumah mewah dan satunya lagi dibesarkan dengan kekurangan," ungkap James. (kik/kik)
...
Hide Ads