Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pria Ini Habiskan Rp 437 Juta Hanya untuk Lamar Kekasih

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 21 Mar 2013 07:25 WIB
...
Josh & Natalia (ist.)
Jakarta -

Menghabiskan uang hingga ribuan bahkan jutaan dollar untuk melamar kekasih sedang tren di Amerika Serikat. Tren ini terjadi setelah semakin banyaknya pasangan yang merekam kemudian mengupload momen bahagia itu ke internet.

Salah satu orang yang mengikuti tren ini adalah Josh Ogle. Ogle menghabiskan US$ 45 ribu atau sekitar Rp 437 juta hanya untuk melamar kekasihnya Nataliya Lavryshyn.

Ogle melamar kekasihnya di atas gedung Hotel McKittrick, New York. Sebaris puisi dari Pablo Neruda dibacakannya saat bersimpuh dihadapan Lavaryshyn dan kemudian menyematkan cincin berlian seharga US$ 21 ribu di jari manis kekasihnya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Romantisme lamaran itu dilanjutkan Ogle dengan mengajak tunangannya itu makan malam di restoran mewah Daniel di Manhattan. Di sana, mereka makan malam di sebuah ruangan eksklusif yang hanya bisa ditempati dengan permintaan khusus. Sang pemilik restoran yang juga chef eksekutif langsung menyajikan makanan untuk mereka. Sebelumnya untuk menuju ke restoran itu, Ogle membawa Lavryshyn dengan mobil kuno 1932 Hupmobile.

Kemewahan yang ditawarkan Ogle ketika melamar sang wanita pujaan tidak sampai di situ. Keesokan harinya dia mengajak Lavaryshyn terbang ke Yunani dan Prancis untuk berlibur selama dua minggu. Mereka menginap di vila pribadi. Tak mengherankan jika biaya yang dikeluarkan hanya untuk sebuah lamaran mencapai US$ 45 ribu.

Seperti dikutip dari New York Post, calon pengantin di New York kini banyak yang menghabiskan ribuan dollar hanya untuk momen lamaran. Tren melamar dengan bermewah-mewah ini menumbuhkan bisnis baru. Jika sebelumnya ada wedding planner, kini banyak calon pelamar yang menggunakan jasa proposal planner. Ogle termasuk yang menggunakan jasa proposal planner ini. Dia membayar US$ 3.500 untuk merencanakan lamarannya pada sang kekasih.

"Orang-orang dan bukan hanya pria, menjadi semakin serius dengan lamaran mereka," ujar Stacy Tasman, pendiri dan CEO situs HowHeAsked yang berbasis di Manhattan. "Media ikut berperan serta. Ada banyak sekali cerita lamaran yang beredar di internet," tambahnya.

Kehadiran YouTube mempengaruhi perkembangan tren melamar dengan menghabiskan biaya ribuan dollar ini. Pria atau mungkin wanita jadi merasa perlu untuk memvideokan momen bahagia mereka itu, entah dalam bentuk trailer film atau flas mobs. Survei yang dibuat HowHeAsked.com belum lama ini mengungkapkan 75% wanita inin direkam saat mereka dilamar.

Ogle mengatakan dia tidak merasa menyesal menghabiskan puluhan ribu dollar untuk melamar wanita yang dicintainya. "Aku ingin dia terpesona dan punya hal untuk diceritakan, sesuatu yang membuat kami resmi bersama dan bisa diceritakan kembali pada anak kami," kata pria 27 tahun yang mengelola sebuah agensi itu.

Bagaimana perasaan Lavryshyn saat tahu kalau lamaran mewah dan super romantis dari Ogle ternyata bukan kreasi pujaan hatinya seorang, tapi dibantu profesional? "Sebelum ini, aku tidak tahu soal keberadaan proposal planners," katanya. "Aku berpikir itu kreatifitasnya. Tapi ini semua luar biasa," ujar wanita yang pacaran selama beberapa bulan dengan Ogle sebelum akhirnya dilamar itu.

(eny/eny)
...
Hide Ads