Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

10 Aturan Dalam Pernikahan yang Boleh Dilanggar (Bag. 2)

wolipop
Senin, 31 Okt 2011 17:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Setelah menikah, orang kerap merasa ada banyak aturan yang harus mereka ikuti. Misalnya saja, Anda dan suami harus selalu melakukan segalanya bersama-sama, menyelesaikan perselisihan tanpa bertengkar, tidak boleh tidur dalam keadaan marah, dan masih banyak lagi.

Dalam bukunya, 'Why Did I Marry You Anyway', psikoterapis Barbara Bartlein mengungkapkan tidak selamanya Anda harus mengikuti seluruha aturan yang ada. Melanggar aturan tersebut justru bisa berdampak baik pada pernikahan Anda.

Setelah sebelumnya sudah dijelaskan dalam bagian pertama, berikut ini bagian kedua dari 10 aturan pernikahan yang dapat dilanggar seperti dikutip dari Womans Day:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6. Tidak Boleh Tidur di Ranjang Terpisah

Pasangan Anda kerap tidur dengan suara mendengkur yang keras? Tentu dengkurannya itu bisa mengganggu tidur Anda. Namun karena anggapan suami-istri harus selalu tidur satu ranjang, Anda pun mau tidak mau bertahan.

Alhasil karena ada suara dengkuran yang keras, tidur Anda pun kurang nyenyak. Orang yang kurang tidur biasanya akan cenderung lebih moody keesokan harinya.

Oleh karena itu Dr. Lombardo percaya, anggap suami-istri harus selalu tidur satu ranjang tidak perlu diikuti. "Mendapatkan tidur yang cukup itu sangat penting untuk kesehatan pikiran, tubuh dan pernikahan," ujarnya. Hanya saja kalau memang Anda memilih tidur terpisah, Lombardo menyarankan, jangan lupa untuk tetap menjaga keintiman dengan pasangan.

7. Berhenti Melakukan Hobi yang Disukai

Setelah menikah, bukan berarti Anda harus berhenti melakukan hobi yang disukai hanya karena suami tak punya hobi sama. Menurut Bartlein, melepaskan hobi tersebut bisa membuat Anda merasa kehilangan kebebasan. "Tanpa kebebasan itu orang-orang yang menikah bisa merasa terjebak," jelasnya.

Hanya saja dalam melakukan hobi itu, jangan sampai juga melupakan waktu bersama-sama keluarga. Bartlein mengatakan, tetaplah jalani apa yang Anda suka dan kalau bisa temukan kegiatan yang memang bisa Anda lakukan bersama-sama dengan pasangan.

8. Saat Tidak Ada Lagi Getaran = Pernikahan Retak

Cukup banyak pasangan menikah yang percaya mereka tidak akan selamanya dimabuk cinta saat sudah menjalin hubungan bertahun-tahun lamanya. "Tapi banyak juga yang percaya, saat getaran itu hilang, mereka merasa berada dalam hubungan yang salah dan berusaha mencari yang baru," ujar Bartlein. Pernikahan atau sebuah hubungan jangka panjang bisa bertahan karena adanya komitmen dan kepercayaan. Seiring waktu, cinta yang ada pun tumbuh.

9. Bosan Itu Buruk untuk Pernikahan

Beberapa orang kerap merasa bosan saat hal-hal yang mereka jalani, seperti pernikahan sudah dapat diprediksi setiap harinya. Orang-orang ini biasanya haus akan drama. Sedikit drama dalam pernikahan memang mengasyikan, namun kalau terjadi terus tentu bisa berdampak kurang baik pada hubungan Anda dan pasangan.

"Lebih baik memiliki kehidupan yang aman, rileks dan membosankan setiap harinya bersama pasangan," ujar Bartlein. Untuk menambahkan bumbu dalam hubungan itu, Anda bisa pergi berlibur bersama atau melakukan suatu aktivitas yang belum pernah dilakoni sebelumnya.

10. Agar Pasangan Bahagia, Tidak Boleh Menolak untuk Bercinta

Masalah di atas biasanya dialami para wanita, khususnya ibu. "Seks berada dalam daftar hal-hal yang harus dilakukan. Wanita khususnya para ibu berpikir, mereka harus melakukannya demi keutuhan pernikahan dan kebahagiaan suami," jelas Dr. Lombardo.

Kedua alasan tersebut memang tidak salah. Tapi seharusnya bukan dua alasan itu saja yang membuat wanita bercinta dengan suaminya. "Seks itu untuk kepentingan Anda dan pasangan," tegas Dr. Lombardo. Jadi lakukan hubungan intim tersebut karena memang Anda mau dan senang melakukannya.

Kalau Anda sedang tidak merasa mood atau lelah, beritahu pasangan. Komunikasi bisa jadi kunci untuk mengatasi masalah tersebut.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads