Konflik Pernikahan Yang Menyehatkan
wolipop
Rabu, 11 Agu 2010 12:48 WIB
Jakarta
-
Tak selamanya konflik dalam pernikahan berakibat buruk. Adanya konflik-konflik dalam pernikahan akan membuat hubungan Anda berdua lebih sehat.
Hal tersebut dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli dari Universitas Michigan, Amerika Serikat. Penelitian itu dipimpin oleh Ernest Harburg. Harburg dan tim menjadikan 192 pasangan sebagai objek penelitian mereka.
Pasangan-pasangan itu dibagi menjadi empat kategori. Kategori pertama adalah pasangan yang keduanya berkomunikasi dengan amarah. Kategori kedua dan ketiga adalah pasangan yang salah satu pihak berkomunikasi dengan kemarahan, sedangkan kategori keempat adalah pasangan yang menahan amarahnya.
Yang menarik, pasangan yang menyembunyikan kemarahan mereka memiliki risiko kematian dua kali lebih besar dari yang lain.
Hamburg pun menjelaskan fenomena tersebut. Menyimpan amarah ternyata dapat menimbulkan risiko fisik juga mental terhadap pasangan suami istri. Sedangkan kemarahan terkadang justru akan mengatasi stres yang dialami tiap pasangan.
Hamburg juga menggarisbawahi, konflik dalam pernikahan akan memancing kemarahan tiap pasangan. Hal ini berarti pelepasan stres. Namun ia mengingatkan, konflik itutimbul untuk diselesaikan. Bukannya jadi ajang pelampiasan stres.
Jadi menurutnya, tiap pasangan pun perlu belajar cara mengkomunikasikan kemarahan, hingga berakibat positif bagi hubungannya.
(kee/fer)
Hal tersebut dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli dari Universitas Michigan, Amerika Serikat. Penelitian itu dipimpin oleh Ernest Harburg. Harburg dan tim menjadikan 192 pasangan sebagai objek penelitian mereka.
Pasangan-pasangan itu dibagi menjadi empat kategori. Kategori pertama adalah pasangan yang keduanya berkomunikasi dengan amarah. Kategori kedua dan ketiga adalah pasangan yang salah satu pihak berkomunikasi dengan kemarahan, sedangkan kategori keempat adalah pasangan yang menahan amarahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamburg pun menjelaskan fenomena tersebut. Menyimpan amarah ternyata dapat menimbulkan risiko fisik juga mental terhadap pasangan suami istri. Sedangkan kemarahan terkadang justru akan mengatasi stres yang dialami tiap pasangan.
Hamburg juga menggarisbawahi, konflik dalam pernikahan akan memancing kemarahan tiap pasangan. Hal ini berarti pelepasan stres. Namun ia mengingatkan, konflik itutimbul untuk diselesaikan. Bukannya jadi ajang pelampiasan stres.
Jadi menurutnya, tiap pasangan pun perlu belajar cara mengkomunikasikan kemarahan, hingga berakibat positif bagi hubungannya.
(kee/fer)
Pakaian Pria
Review Footstep Footwear Apollo Black Sneakers, Sepatu Pria Hitam yang Simpel, Clean, dan Siap Dipakai ke Mana Saja!
Pakaian Pria
GIO CARDIN Enzo Triple Back, Sandal Santai Pria yang Siap Temani Berburu Takjil Selama Bulan Ramadan!
Hobi dan Mainan
Ide Ngabuburit Kreatif, Tanah Liat Modeling Andalan untuk Anak & Dewasa yang Seru dan Produktif!
Home & Living
Upgrade Sarung Tarawih yang Lebih Rapi & Nyaman! Intip Pilihan Berikut Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Disney Rilis Gaun Pengantin Bercahaya, 500 Lampu Dijahit di Dalam Baju
TikTok Viral Verificator
Viral Berawal dari 'Photobomb' Saat Umrah, Pasangan Ini Berakhir Menikah
Viral Verificator
Viral Pernikahan Sederhana Gen Z, Tanpa Musik & Jamuan Mi Instan Jadi Sorotan
Viral! Tradisi Sangon Manten, Uang Kondangan Diberi Terang-terangan
Viral Normalisasi Souvenir Sayur di Pernikahan, Bikin Emak-emak Jadi Happy
Most Popular
1
Potret Wulan Guritno Liburan ke Korea, Kompak Tampil Stylish Bareng Anak
2
7 Drama China Terbaru 2026 yang Seru, Fantasi hingga Menguras Emosi
3
Raja Charles III Hadiri London Fashion Week pada Hari Penangkapan Andrew
4
Ramalan Zodiak 20 Februari: Taurus Kontrol Pengeluaran, Gemini Jangan Maksa
5
Ramalan Zodiak 20 Februari: Aquarius Ada Kejutan, Pisces Jangan Cepat Puas
MOST COMMENTED











































