Menurut Ahli, Ini Tempat Duduk Aman di Pesawat untuk Cegah Infeksi Corona

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 07 Apr 2020 18:30 WIB
Kabin pesawat CS100 Ilustrasi kabin pesawat. Foto: Michael Buholzer/AFP
Jakarta -

Pandemi virus corona telah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Hal itu membuat orang-orang menjadi lebih berhati-hati menjaga kesehatannya.

Walaupun saat ini pemerintah sudah mengimbau setiap orang untuk melakukan isolasi diri di rumah, namun beberapa mungkin masih ada yang harus bepergian menggunakan pesawat dikarenakan kepentingan mendesak. Bagi yang masih bepergian menggunakan pesawat, kalian perlu mengetahui posisi duduk yang aman agar terhindar dari COVID-19.

Seperti dilansir dari Daily Mail, menurut para ahli dari Emory University, orang yang terlalu banyak berpindah tempat, berjalan-jalan di lorong pesawat berisiko lebih tinggi untuk bersentuhan dengan penumpang lain yang mungkin sudah terinfeksi. Para ahli tersebut menyarankan untuk tetap diam di kursi penumpang masing-masing jika khawatir tertular virus corona selama perjalanan di pesawat.

Hal itu dikarenakan semakin sering kamu beranjak dari tempat duduk dan bergerak di sekitar pesawat maka semakin besar peluangmu untuk berada di samping orang yang terinfeksi.

tempat duduk aman di pesawatIlustrasi tempat duduk aman di pesawat. Foto: Daily Mail


Para ahli telah meneliti perilaku penumpang dalam penerbangan yang berlangsung antara 3-5 jam. Dari penelitian tersebut ditemukan sebanyak 38 persen penumpang pesawat beranjak dari kursi mereka sekali dan 24 persen lebih dari sekali. Tetapi penumpang yang berada di dekat jendela justru nyaris tidak pernah meninggalkan kursi mereka.

Hal itu tentunya akan mengurangi jumlah kontak dengan penumpang lainnya. Jika mereka yang duduk di lorong mendapat nilai 64, maka mereka yang duduk di samping jendela hanya 12.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Emory, para penumpang tidak hanya duduk diam selama penerbangan. Terkadang mereka harus pergi ke kamar mandi, meregangkan kaki, atau mengambil barang-barang dari tempat penyimpanan barang di kabin pesawat.

"Misalkan kamu duduk di kursi lorong atau di kursi tengah dan saya berjalan ke toilet. Kita akan melakukan kontak dekat, artinya kita akan berada dalam jarak satu meter. Jadi jika saya terinfeksi, saya bisa menularkannya kepadamu. Penelitian kami adalah penelitian pertama yang menghitung ini," kata Howard Weiss, penulis penelitian kepada National Geographic.


Walaupun orang yang duduk di kursi lorong lebih berpotensi melakukan kontak dengan penumpang lain, namun itu tidak berarti bahwa mereka sudah pasti akan terinfeksi. Bisa dibilang demikian karena setiap pertemuan atau kontak sangatlah singkat untuk virus bisa berpindah.

"Jika kamu duduk di kursi lorong, tentu akan ada beberapa orang yang bergerak melewatimu, tetapi mereka akan bergerak cepat," kata Weiss.

Namun kamu tidak perlu takut karena itu adalah kemungkinan risiko penularan yang sangat rendah bagi beberapa penumpang tertentu. Peneliti belum bisa mengetahui apa dampak pastinya dalam penerbangan.


COVID-19 ditularkan dari manusia ke manusia dan memiliki masa inkubasi sekitar 14 hari. Jadi mungkin saja orang-orang yang terinfeksi menyebarkan virus tersebut kepada orang lain sebelum gejala muncul.

Oleh karena itu peneliti menyarankan selain memilih tempat duduk dekat jendela, kamu juga tetap harus menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air secara rutin atau menggunakan hand sanitizer, serta hindari menyentuh wajah dan melakukan kontak dengan penumpang yang batuk atau bersin.



Simak Video "5 Tips Aman ala dr Reisa agar Terhindar COVID-19 Saat Terima Paket"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/hst)