Bulan Madu Anti-mainstream, Pengantin Baru Backpacking ke 60 Negara

Hestianingsih, Hestianingsih - wolipop Senin, 01 Okt 2018 19:31 WIB
Caleb dan Teneale Rybalka. Foto: Dok. calebandtenealesexcellentadventure
Jakarta - Pasangan pengantin baru asal Australia ini punya cara yang tidak biasa untuk menikmati momen bulan madunya. Jika kebanyakan pengantin akan memilih bulan madu di hotel mewah atau resort nyaman tepi pantai, Caleb dan Teneale Rybalka justru sebaliknya.

Caleb dan Teneale berencana menikmati bulan madu, yang mungkin bisa dibilang paling epik, yang pernah dilakukan pengantin baru. Mereka akan berbulan madu ke 60 negara dalam 500 hari, atau 1,5 tahun lamanya.

Kepada Daily Mail, Teneale mengatakan bahwa sebelumnya mereka hanya ingin berbulan madu selama tiga bulan, untuk menikmati suasan musim panas di Eropa. Namun ternyata sang suami, Caleb, terus saja menemukan daftar kegiatan yang ingin dia lakukan bersama Teneale.
Bulan Madu Anti-mainstream, Pengantin Baru Backpacking ke 60 NegaraCaleb dan Teneale saat menikah di Maret 2018. Foto: Dok. calebandtenealesexcellentadventure

Dari rencana hanya tiga bulan, bertambah menjadi enam bulan. Kemudian 12 tahun, dan akhirnya berakhir di 18 bulan. Akan ke mana saja mereka selama 1,5 tahun?

"Oktoberfest di September, lalu Natal di New York, musim dingin di Alaska, Anzac Day di Gallipoli dan ke Ashesh di Inggris," kata Teneale.

Caleb dan Teneale akan mendokumentasikan perjalanan bulan madu mereka di Instagram juga blog pribadinya. Plesiran sejak Agustus 2018, keduanya kini baru sampai di negara ketujuh dari keseluruhan itinerary perjalanan mereka, yakni Skotlandia. Mereka mengunjungi Istana Edinburgh, Holyrood Palace & Holyrood Abbey, juga Orkney Island.
Bulan Madu Anti-mainstream, Pengantin Baru Backpacking ke 60 NegaraCaleb dan Teneale berbulan madu keliling dunia ke 60 negara. Foto: Dok. calebandtenealesexcellentadventure

Pasangan yang menikah pada Maret 2018 ini sama-sama bekerja sebagai agen travel. Maka tak heran jika bulan madu mereka pun tak jauh-jauh dari profesi dan hobi, yakni jalan-jalan keliling dunia.

Negara pertama yang mereka datangi untuk bulan madu adalah Hong Kong. Namun baru sampai di destinasi pertama, keduanya sudah menemui kendala. Saat berada di Hong Kong, Caleb terserang influenza, bronchitis dan pneumonia sehingga harus dirawat di rumah sakit.
Bulan Madu Anti-mainstream, Pengantin Baru Backpacking ke 60 NegaraCaleb dan Teneale akan menghabiskan waktu sekitar 1,5 tahun untuk menyelesaikan perjalanan bulan madu mereka. Foto: Dok. calebandtenealesexcellentadventure

Rencana perjalanan pun harus sedikit diubah, tapi itu tak menurunkan semangat mereka untuk bulan madu keliling dunia. Setelah Caleb sembuh, keduanya pun melanjutkan bulan madu di Kamboja, Vietnam hingga Irlandia Utara.

Pada Januari 2019, Caleb dan Teneale berencana meneruskan bulan madu mereka ke negara-negara Nordik di Eropa Timur dan Atlantik Utara seperti Denmark, Finlandia, juga Islandia. Dilanjutkan pada Februari, keduanya akan terbang ke Amerika Serikat. (hst/hst)