5 Kesalahan yang Sering Dilakuan Saat Mengepak Isi Koper Kabin
Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 22 Agu 2016 19:15 WIB
Jakarta
-
Koper kabin atau koper bagasi? Bagi Anda yang mementingkan kepraktisan, mungkin Akan memilih koper kabin. Meski isinya terbatas, koper kabin memiliki keuntungan tersendiri. Selain ringan, koper kabin juga tidak perlu Anda masukkan ke dalam bagasi pesawat. Jadi waktu Anda tidak terbuang percuma hanya untuk menunggu koper bagasi muncul di conveyor belt atau ban berjalan.
Namun Steph Korey dan Jen Rubio, pendiri brand koper Away, mengamati sejumlah kesalahan yang sering dilakukan traveller saat mengepak koper kabinnya. Apa saja?
1. Menggulung Pakaian
Menurut Jen, Anda keliru jika menggulung pakaian adalah cara untuk memaksimalkan isi koper yang terbatas. "Lebih efisien bila pakaian dilipat rata. Jika digulung, pakaian akan kusut. Aku biasanya melipat pakaian dalam plastik yang terpisah," ungkap Jen kepada Vogue.
2. Melebihi Kapasitas
Banyak orang mengepak barang kelewat dari kapasitas bagasi. Untuk meminimalisir hal tersebut, Jen biasanya membawa pakaian berwarna senada. "Sepatu cukup memakan tempat, jadi aku bawa sepatu yang serba guna sehingga bisa dipakai kapanpun. Contohnya flat sandals," tutur Jen.
3. Tidak Memanfaatkan Kompresor
Saat ini sudah tersedia kompresor untuk memompa udara dalam wadah penyimpanan. Sarah sangat menyarankan alat tersebut demi efesiensi isi koper sekaligus menjaga pakaian agar tidak kusut. "Anda bisa saja duduk di atas koper untuk menutupnya secara paksa, tapi beban koper tetap bertambah dan Anda terpaksa memasukkannya ke dalam bagasi," kata Steph.
4. Sembarang Menumpuk Isi Koper
"Sangat menjijikan melihat sepatu ditaruh langsung di atas pakaian tanpa dibungkus," ujar Steph. Ia biasanya memisahkan setiap barang sesuai jenis dalam wadah yang terpisah. Pakaian, sepatu, dan peralatan mandi diletakkan di sisi kanan koper, lalu sisanya di sebelah kiri.
5. Memakai Baju Berlapis untuk Mengurangi Beban Koper
Cara ini kerap menjadi solusi di saat kapasitas koper terbatas. Namun Jen tidak menyarankan cara tersebut karena faktor kenyamanan. "Berpakaianlah yang nyaman dan pak sisanya. Aku kadang pakai baju berlapis untuk mengantisipasi suhu di pesawat namun aku menaruh selimut dan scarf di dalam tas tenteng," katanya. (dng/dng)
![]() |
Namun Steph Korey dan Jen Rubio, pendiri brand koper Away, mengamati sejumlah kesalahan yang sering dilakukan traveller saat mengepak koper kabinnya. Apa saja?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jen, Anda keliru jika menggulung pakaian adalah cara untuk memaksimalkan isi koper yang terbatas. "Lebih efisien bila pakaian dilipat rata. Jika digulung, pakaian akan kusut. Aku biasanya melipat pakaian dalam plastik yang terpisah," ungkap Jen kepada Vogue.
2. Melebihi Kapasitas
Banyak orang mengepak barang kelewat dari kapasitas bagasi. Untuk meminimalisir hal tersebut, Jen biasanya membawa pakaian berwarna senada. "Sepatu cukup memakan tempat, jadi aku bawa sepatu yang serba guna sehingga bisa dipakai kapanpun. Contohnya flat sandals," tutur Jen.
3. Tidak Memanfaatkan Kompresor
Saat ini sudah tersedia kompresor untuk memompa udara dalam wadah penyimpanan. Sarah sangat menyarankan alat tersebut demi efesiensi isi koper sekaligus menjaga pakaian agar tidak kusut. "Anda bisa saja duduk di atas koper untuk menutupnya secara paksa, tapi beban koper tetap bertambah dan Anda terpaksa memasukkannya ke dalam bagasi," kata Steph.
4. Sembarang Menumpuk Isi Koper
"Sangat menjijikan melihat sepatu ditaruh langsung di atas pakaian tanpa dibungkus," ujar Steph. Ia biasanya memisahkan setiap barang sesuai jenis dalam wadah yang terpisah. Pakaian, sepatu, dan peralatan mandi diletakkan di sisi kanan koper, lalu sisanya di sebelah kiri.
5. Memakai Baju Berlapis untuk Mengurangi Beban Koper
Cara ini kerap menjadi solusi di saat kapasitas koper terbatas. Namun Jen tidak menyarankan cara tersebut karena faktor kenyamanan. "Berpakaianlah yang nyaman dan pak sisanya. Aku kadang pakai baju berlapis untuk mengantisipasi suhu di pesawat namun aku menaruh selimut dan scarf di dalam tas tenteng," katanya. (dng/dng)
Elektronik & Gadget
Bikin Sejuk Dimanapun Kamu! Intip 3 Rekomendasi Kipas Mini Portable Di Bawah 200 Ribu
Hobbies & Activities
4 Novel Ini Menggugah Rasa dan Pikiran, Layak Dibaca Sekali Seumur Hidup
Elektronik & Gadget
Vivo iQOO 15: Flagship Baru Super Kencang dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 & Layar 144Hz
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless EW56: Power Bank Magnetik yang Bikin Hidup Lebih Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara, Indonesia Hingga Palestina
Jarang Terpikirkan, 10 Barang Ini Ternyata Bermanfaat Saat Traveling
Most Popular
1
9 Potret Thalia 'Rosalinda' Tak Menua Bak Vampir, Ini Rahasia Awet Mudanya
2
9 Aktor Drama China Pendek yang Wajah Gantengnya Sering Muncul di HP
3
8 Cara Menyadarkan Teman yang Cinta Buta, Tanpa Merusak Persahabatan
4
Gelar Miss Universe Finland 2025 Dicopot Usai Unggahan Rasis
5
Gaya Sederhana Prilly Latuconsina Hadiri Pernikahan Fans, Anting Rp 35 Ribu
MOST COMMENTED












































