Laporan dari Beijing

Belanja Online dengan Layanan Antar Kurir Tampan Populer di China

Hestianingsih - wolipop Kamis, 15 Nov 2018 17:39 WIB
Kurir tampan dan tinggi siap mengantar pesanan belanja online di China. Foto: Dok. JD.Com Kurir tampan dan tinggi siap mengantar pesanan belanja online di China. Foto: Dok. JD.Com

Beijing - Layanan jasa antar barang mewah kini makin populer di China. Saat membeli produk high-end lewat online, mereka tak lagi hanya mengharapkan paket datang dengan cepat, tapi juga bagaimana pesanannya diantarkan sampai ke depan rumah.

White Glove Delivery, merupakan jasa pengiriman premium yang dikembangkan perusahaan e-commerce Jingdong atau lebih dikenal dengan JD.Com untuk pembelian produk di TOPLIFE, aplikasi khusus produk-produk high-end dan mewah. Diluncurkan tahun lalu, belakangan permintaan terhadap layanan antar paket premium ini semakin meningkat.

"Toplife baru diluncurkan satu tahun dan semakin mendapat perhatian dari masyarakat di China. Karena kurir yang mengantarkan paket berwajah tampan dan tubuhnya tinggi. Mereka memakai setelan jas hitam, sarung tangan putih, dan mengendarai mobil bagus," jelas JD Fashion Business Development Director Danlu Liu, saat berbincang dengan sejumlah media dari Indonesia di kantor pusat JD.Com, Beijing, China, Selasa (13/11/2018).



Layanan Antar Kurir Tampan di China.Layanan Antar Kurir Tampan di China. Foto: Dok. JD.Com


Menurut Danlu, layanan antar premium ini sangat populer saat momen-momen spesial, di mana konsumen ingin mengirimkan hadiah untuk orang yang juga istimewa bagi mereka. Hadiah tersebut terasa makin istimewa saat diantarkan dengan cara yang juga berkelas.

"Layanan seperti ini sangat populer saat Valentine, hari ulang tahun, Natal atau Tahun Baru China," kata Danlu.

Tidak hanya berpenampilan menarik, para kurir di jasa layanan antar premium ini juga diharapkan yang berpendidikan tinggi.

Jika sebelumnya White Glove Delivery hanya diperuntukkan bagi konsumen yang memesan produk mewah lewat aplikasi TOPLIFE secara gratis, kini layanan antar premium itu juga bisa dinikmati untuk pemesanan lainnya. Sejak 16 Mei 2018, pelanggan bisa memilih jika paketnya ingin diantarkan dengan layanan JD Luxury Express dengan membayar biaya tambahan.

Dikutip dari blog korporat resmi JD, survei menunjukkan bahwa 41,5 persen konsumen menginginkan layanan White Glove Delivery atau JD Luxury Express, terutama ketika membeli produk mahal atau memesan barang untuk hadiah.

Masih dari data survei, banyak konsumen yang menginginkan layanan tersebut, bersedia membayar biaya tambahan jika produk yang mereka pesan tidak memenuhi persyaratan untuk mendapatkan White Glove Delivery secara gratis.

"Kami menciptakan JD Luxury Express untuk mereplikasi pengalaman berbelanja produk high-end mewah lewat e-commerce. Tapi kami melihat ada permintaan terhadap layanan tersebut di luar target pasar," kata Head of Strategy JD Logistics Bing Fu, dilansir jdcorporateblog.com.
(hst/eny)