Kebiasaan Belanja yang Perlu Ditinggalkan di Usia 30-an
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 12 Okt 2015 11:45 WIB
Jakarta
-
Kebiasaan berbelanja yang salah sering 'mengganggu' kondisi finansial. Misalnya dengan membeli produk yang kurang dibutuhkan hanya karena potongan harga atau mengikuti tren yang berkembang. Jika diteruskan hingga usia 30an, kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut bisa mengancam keadaan keuangan masa depan. Apa saja cara-cara belanja yang harus ditinggalkan di usia 30?
1. Berhutang
Berdasarkan penelitian, manusia memang selalu menginginkan apa yang tidak bisa mereka punya. Untuk itu, tak sedikit orang-orang yang gemar membeli barang mahal walaupun penghasilan tidak mencukupinya. Akhirnya, banyak dari mereka yang membeli dengan cara mencicil. Kebiasaan belanja ini sebaiknya ditinggalkan sebelum usia 30 karena akan 'membahayakan' situasi keuangan, terlebih bila produknya tidak terlalu dibutuhkan.
"Di titik ini, Anda tidak ingin mengambil lebih banyak hutang atau memasuki kehidupan pernikahan dengan hutang. Saat ini, hutang mencegah orang-orang mencapai kesuksesan di usia 30 mereka. seperti memiliki rumah," ungkap ahli keuangan Michael McCall kepada Huffington Post.
2. Tergoda Sale
Menolak penawaran potongan harga memang tidak mudah. Apalagi ketika Anda sedang menjelajahi gerai fashion di pusat perbelanjaan. Jika tidak sesuai dengan kebutuhan dan selera, sebaiknya jangan membeli barang hanya karena diskon. Selain membuat Anda tidak bisa menabung secara maksimal, hal tersebut bisa menimbulkan perasaan tidak percaya diri. "Jika barang tidak pas, Anda akan merasa bersalah karena tidak digunakan atau tidak merasa percaya diri," ungkap pemilik Sociology Style, Anna Akbari.
3. Tidak Belanja Produk Investasi
Di usia 30an biasanya orang akan memilih untuk berbusana dengan lebih elegan. Untuk itu, hindari membeli pakaian yang terlalu berjiwa muda sehingga kurang pantas dikenakan. Mulailah mengumpulkan busana berkualitas yang dengan warna dan potongan basic sehingga bisa digunakan hingga 10 tahun mendatang. Salah satu produk fashion yang disarankan Anna adalah boots warna hitam. "Anda akan menggunakannya lebih sering. Jika Anda bisa merawatnya dengan benar, sepatu itu bisa bertahan cukup lama. Coba cari saat musim sale," saran Anna.
4. Beli dengan Emosi
Belanja terbukti bisa meredakan rasa sakit hati. Namun jangan menjadikan hal tersebut alasan untuk membeli banyak barang saat baru putus cinta atau gagal dalam pencapaian kerja. Kebiasaan impulsif ini perlu diperhatikan karena tantangan dan problema di usia 30 biasanya semakin meningkat dan bisa membuat Anda jadi keranjingan belanja.
"Sembuhkan kebiasaan belanja impulsif sama dengan ngidam camilan atau makanan penutup ketika diet. Yakni dengan menghindar dari item yang diinginkan, lalu pikirkan apakah Anda benar-benar menginginkannya setelah satu atau dua jam berikutnya," kata Michael.
(ami/ami)
1. Berhutang
Berdasarkan penelitian, manusia memang selalu menginginkan apa yang tidak bisa mereka punya. Untuk itu, tak sedikit orang-orang yang gemar membeli barang mahal walaupun penghasilan tidak mencukupinya. Akhirnya, banyak dari mereka yang membeli dengan cara mencicil. Kebiasaan belanja ini sebaiknya ditinggalkan sebelum usia 30 karena akan 'membahayakan' situasi keuangan, terlebih bila produknya tidak terlalu dibutuhkan.
"Di titik ini, Anda tidak ingin mengambil lebih banyak hutang atau memasuki kehidupan pernikahan dengan hutang. Saat ini, hutang mencegah orang-orang mencapai kesuksesan di usia 30 mereka. seperti memiliki rumah," ungkap ahli keuangan Michael McCall kepada Huffington Post.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menolak penawaran potongan harga memang tidak mudah. Apalagi ketika Anda sedang menjelajahi gerai fashion di pusat perbelanjaan. Jika tidak sesuai dengan kebutuhan dan selera, sebaiknya jangan membeli barang hanya karena diskon. Selain membuat Anda tidak bisa menabung secara maksimal, hal tersebut bisa menimbulkan perasaan tidak percaya diri. "Jika barang tidak pas, Anda akan merasa bersalah karena tidak digunakan atau tidak merasa percaya diri," ungkap pemilik Sociology Style, Anna Akbari.
3. Tidak Belanja Produk Investasi
Di usia 30an biasanya orang akan memilih untuk berbusana dengan lebih elegan. Untuk itu, hindari membeli pakaian yang terlalu berjiwa muda sehingga kurang pantas dikenakan. Mulailah mengumpulkan busana berkualitas yang dengan warna dan potongan basic sehingga bisa digunakan hingga 10 tahun mendatang. Salah satu produk fashion yang disarankan Anna adalah boots warna hitam. "Anda akan menggunakannya lebih sering. Jika Anda bisa merawatnya dengan benar, sepatu itu bisa bertahan cukup lama. Coba cari saat musim sale," saran Anna.
4. Beli dengan Emosi
Belanja terbukti bisa meredakan rasa sakit hati. Namun jangan menjadikan hal tersebut alasan untuk membeli banyak barang saat baru putus cinta atau gagal dalam pencapaian kerja. Kebiasaan impulsif ini perlu diperhatikan karena tantangan dan problema di usia 30 biasanya semakin meningkat dan bisa membuat Anda jadi keranjingan belanja.
"Sembuhkan kebiasaan belanja impulsif sama dengan ngidam camilan atau makanan penutup ketika diet. Yakni dengan menghindar dari item yang diinginkan, lalu pikirkan apakah Anda benar-benar menginginkannya setelah satu atau dua jam berikutnya," kata Michael.
(ami/ami)










































