Waduh! Program Diskon Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan Mental
Tak sedikit pusat perbelanjaan yang sering mengadakan program potongan harga besar-besaran. Tentunya ini selalu membuat para penggila belanja senang menikmati diskon tersebut. Namun, tahukah Anda bahwa program diskon bisa berdampak buruk bagi kesehatan?
Dikutip dari My Health News Daily, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa penjualan barang yang diberikan potongan harga besar-besaran, bisa membuat pembelinya mengalami gejala serius terhadap mental mereka, seperti kecemasan, serta kehilangan realitas.
Peneliti dari Long Island University telah melakukan pengamatan dari perilaku beberapa orang yang belanja di midnight sale. Lalu, mereka menemukan sebanyak 20% pengunjung mengalami tingkat kecemasan yang tinggi saat berbelanja. Kemudian 23% lainnya seolah-olah hilang kesadaran dari dunia nyata. Sedangkan 50% sisanya merasa kurangnya empati pada orang lain yang juga sama-sama sedang berbelanja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil pertanyaan yang diberikannya, ternyata program diskon belanja itu memang mempengaruhi kesehatan mental pembelinya. "Ketika sedang belanja, hal-hal di sekitar tampak tak nyata," ujar Tutu salah seorang responden yang juga sebagai pelaku yang belanja saat diskon besar-besaran berlangsung. "Rasanya seperti saya berjalan dalam mimpi," ungkap responden lainnya.
Tak hanya itu saja, sebanyak 25% partisipan juga mengaku bahwa mereka akan merasa cemas jika tidak mendapatkan barang incarannya. Bahkan 50% dari mereka juga mengatakan rasanya seperti dikalahkan ketika gagal membeli barang yang didiskon.
Namun kabar baiknya, ada beberapa cara untuk mengurangi efek buruk pada kesehatan mental yang terjadi terhadap program diskon belanja seperti ini. Hunter menyarankan agar Anda sebaiknya berlatih teknik relaksasi terlebih dahulu sebelum pergi berbelanja. Misalnya mengambil napas dalam-dalam dan menentukan tujuan yang realistis saat belanja.
(eny/rma)











































