Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus

Risiko Bisnis Tas Branded Secara Online

Ferdy Thaeras - wolipop
Selasa, 17 Apr 2012 15:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta - Berbincang-bincang dengan Dewi Rezer seputar bisnisnya berjualan tas branded second milik artis, mengungkap banyak hal. Salah satunya adalah apa saja risiko menjual tas branded yang harganya super mahal.

Dewi mengakui sampai saat ini belum berani menjual tas Hermes milik artis. Hal ini dikarenakan situs Bebelian memiliki standar harga termahal yang dijual tidak melebihi Rp 20 jutaan, sedangkan tas Hermes bisa mencapai ratusan juta.

Faktor lainnya adalah tentang risiko saat pengiriman. Bisnis online erat kaitannya dengan pengiriman barang. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat pengiriman, harga dari tas Hermes tidak bisa tergantikan oleh pihak manapun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahaya lainnya adalah faktor penipuan. Dewi menjelaskan berdasarkan informasi mulut ke mulut yang diperoleh dari teman-teman sesama penjual tas branded, banyak penipuan yang dilakukan oleh calon pembeli. Misalnya saat tas sudah sampai di tangan pembeli, tas malah ditukar dengan tas palsu model yang sama lalu ia komplain karena tas yang diterima ternyata palsu. Adapula yang meminta dikirimkan dulu tasnya, namun setelah barang sampai, ia malah kabur dan tidak membayar.

Jadi untuk tas Hermes, menurut istri Marcellino Lefrandt itu sebaiknya transaksi dilakukan secara tatap muka. Pembeli dan penjual bertemu, saling melihat tas dan kondisinya. Jika tertarik, langsung transfer saat itu juga dan barang baru bisa berpindah tangan. Jika memiliki toko lebih bagus, karena pembeli bisa melihat dan membayar langsung.

Di situs online shop-nya, Dewi juga menerangkan bahwa tas second pasti memiliki banyak kekurangan karena telah digunakan oleh pemilik sebelumnya. Oleh sebab itu, wajib hukumnya untuk menampilkan foto secara detail dari fisik tas dan bagian-bagian yang terdapat kekurangan; mulai dari noda minyak, air, hingga kulit yang terkelupas.

Dalam wawancara yang dilakukan Wolipop kemarin di bilangan Kungan, Jakarta, Senin (16/4/2012), Dewi juga memberikan tips merawat tas branded:
1. Jangan pernah menyimpan tas di kotak yang tertutup rapat dalam waktu yang lama.
2. Secara rutin, keluarkan tas dari kotak pembungkus dan angin-anginkan.
3. Hilangkan debu dengan kemoceng dan bersihkan bagian dalam dengan lap kering.
4. Gunakan kapur barus di lemari untuk mencegah jamur akibat udara lembab.
5. Jika terkena noda, sebaiknya dibawa ke tempat laundry khusus tas.

(fer/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads