Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ini Tanda Anda Kecanduan Belanja (Bag.2)

Dona Rema - wolipop
Rabu, 11 Apr 2012 11:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta -

Seseorang yang kecanduan belanja atau disebut sebagai 'shopaholic', memiliki perilaku berbelanja yang berlebihan. Hal tersebut dapat menimbulkan dampak yang tidak baik, misalnya depresi, bahkan dapat berpengaruh buruk dengan hubungan terhadap pasangan, karena shopaholic biasanya berbohong kepada pasangan tentang barang yang telah dibelinya.

Menurut Donald Black, MD, Profesor Psikolog di Uneversity of Iowa College of Medicine, “Perilaku belanja kompulsif didefinisikan sebagai tindakan mengeluarkan uang yang tidak tepat, berlebihan dan di luar kendali. Seperti gejala kecanduan lainnya, kecanduan belanja pada dasarnya berkaitan dengan sifat yang impulsif dan tak akan pernah puas.”

Apakah Anda termasuk orang yang kecanduan belanja? Sebelumnya Wolipop pernah menulis artikel tentang 10 tanda Anda kecanduan belanja bagian pertama. Untuk mengetahui selanjutnya, simak berikut ini, seperti dilansir oleh WebMD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tidak Memikirkan Konsekuensi
Rick Zehr, seorang Wakil Presiden bagian Addiction dan Behavioral di Rumah Sakit Proctor, Illinois Institute for Addiction Recovery mengatakan bahwa kecanduan belanja, tidak selalu berkaitan dengan seberapa banyak barang yang dibelanjakan dan uang yang telah dikeluarkan. Lantas, apakah orang yang selalu menghabiskan uang lebih dari budget yang telah ditentukan disebut sebagai pecandu belanja? “Belum tentu,” papar Rick.

Seseorang bisa dijuluki sebagai pecandu belanja apabila orang tersebut tidak memikirkan konsekuensi yang nantinya akan diterima, jika membelanjakan uangnya tanpa terkontrol. Apa pun yang diinginkannya, harus dipenuhi tanpa memikirkan terlebih dulu apakah uangnya cukup untuk membayar tagihan di akhir bulan. “Jika dia tak bisa mengontrol belanjaan, tapi justru hasrat belanja yang mengontrolnya, itu tandanya sudah di luar batas,” tambahnya.

2. Belanja Karena Marah dan Kesepian
Rick Zehr juga mengatakan bahwa belanja karena emosi merupakan tanda lain dari seseorang yang kecanduan belanja. Misalnya, ia berbelanja setiap kali merasa marah, depresi, gelisah atau kesepian.

3. Ketergantungan dengan Kartu Kredit
Seseorang yang shopaholic akan terus ketergantungan dengan kartu kredit. Ibaratnya mereka tidak bisa hidup tanpa kartu kredit tersebut. Terutama saat dia berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, mereka memilih membayar barang yang dibelinya dengan menggunakan kartu kredit ketimbang uang tunai.

4. 'Feeling Guilty'
Terkadang pecandu belanja memiliki emosi yang labil saat berbelanja. Saat melihat barang-barang di toko, seorang shopaholic merasa bersemangat dan senang yang luar biasa sehingga tidak sabar untuk membelinya. Namun setelah membayar belanjaan tersebut, timbul rasa bersalah dan malu. Hal ini juga bukan hanya sekali atau dua kali dilakukan, tapi sering dan tidak membuat dirinya kapok untuk berbelanja lagi.

5. Berbohong
Seorang shopaholic biasanya menutup-nutupi barang yang dibelinya dari kekasih, keluarga atau teman. Ia akan berbohong soal harga barang yang dibelinya, karena takut menerima kritikan. Umumnya mereka akan menyebut harganya lebih rendah dari harga aslinya.

(kik/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads