Shopping Queen
Melihat Seoul dari Ketinggian Jelang ke Jakarta
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 09 Jun 2011 16:44 WIB
Jakarta
-
Finalis Shopping Queen Korea Selatan mengakhiri perjalanan mereka di Seoul, Rabu (8/6/2011) dengan mendatangi N-Seoul Tower. Keduanya ingin melihat Seoul dari ketinggian.
Untuk menuju N-Seoul Tower yang ada di kawasan Namsan Park, Yunita dan Lia memilih naik taksi. Awalnya mereka ingin mencoba naik cable car atau kereta gantung, namun khawatir waktu yang tersisa di Seoul tidak akan cukup.
Dari hotel, perjalanan keduanya ke N-Seoul Tower tidak sampai 20 menit. Taksi berhenti di area parkir dan menunggu mereka sampai 1,5 jam berikutnya. Supir taksi itu menawarkan menunggu karena menurutnya tidak ada taksi atau kendaraan umum lainnya di daerah tersebut. Setelah menyepakati harga yaitu 48 ribu Won, keduanya pun turun dari taksi dan mulai berjalan kaki ke arah N-Seoul Tower.
Sesuai ucapan supir taksi, untuk mencapai N-Seoul Tower dari area parkir, dengan berjalan kaki, tidak sampai 10 menit. Selama perjalanan, keduanya pun cukup senang meski harus berjalan menanjak. Mereka asyik berfoto-foto, mengabadikan keindahan kawasan yang dipenuhi pepohonan itu.
Begitu sampai di halaman N-Seoul Tower terlihat beberapa toko souvenir. Ada dua toko souvenir yang keduanya datangi yaitu 'Love N-Seoul Tower' dan toko souvenir Teddy Bear Museum. Teddy Bear?
Ya, di N-Seoul Tower, selain bisa menikmati Seoul dari ketinggian, Anda juga dapat mengunjungi Teddy Bear Museum. Di kawasan itu ada juga Gembok Cinta.
Setelah membeli beberapa souvenir, Yunita dan Lia membeli tiket masuk N-Seoul Tower seharga 9 ribu Won (Rp 72 ribu) per orang. Keduanya kemudian naik lift untuk mencapai lantai teratas.
Begitu pintu lift dibuka, terlihat deretan kaca dengan tulisan nama berbagai kota di dunia. "Di sini katanya ada tulisan Jakarta lho," kata Yunita.
Keduanya pun kemudian mencari kaca bertuliskan 'Jakarta' dan berfoto-foto di sana. Selain foto-foto, Yunita juga sempat menulis kartu pos untuk kekasihnya. Kebetulan N-Seoul Tower memang mempromosikan tempatnya sebagai tempat untuk para pasangan yang tengah dimabuk asmara. Di lantai teratas, pengunjung bisa menuliskan surat cinta untuk orang yang dikasihinya.
Setelah selesai menulis kartu pos, Yunita dan Lia meninggalkan lantai atas N-Seoul Tower. Mereka turun ke bawah untuk melihat 'Gembok Cinta'.
Gembok Cinta ini adalah tempat untuk para pasangan menaruh gembok sebagai tanda mengikat cinta mereka. Konon jika sudah digembok, cinta pasangan itu akan langgeng. Ada banyak sekali gembok yang sudah terpasang. Yunita pun tidak mau ketinggalan ikut menaruh gembok di tempat tersebut. Sebelumnya dia sudah membeli sebuah gembok di toko souvenir.
Puas berpetualangan di menara dengan tinggi 236,7 meter, Yunita dan Lia menutup perjalanan mereka di Seoul dengan berbelanja di Myeong-dong. Di pusat belanja favorit turis tersebut, keduanya kembali mendatangi toko H&M. Kali ini toko yang didatangi lebih besar dari toko H&M yang mereka kunjungi di hari pertama di Seoul.
Selain ke H&M, Yunita dan Lia juga mendatangi dua toko kosmetik yaitu Face Shop dan Etude. Di kedua toko itu mereka membeli hadiah untuk voters.
Petualangan belanja Yunita dan Lia baru benar-benar berakhir saat mereka tiba di Bandara Incheon. Sebelum pulang, keduanya menyempatkan membeli oleh-oleh di Duty Free bandara tersebut.
Pada pukul 22.40 waktu setempat, keduanya memasuki pesawat Air Asia yang akan membawa mereka meninggalkan Seoul. Meski sedih karena harus meninggalkan Seoul, keduanya senang akan bertemu keluarga tercinta lagi.
"Mudah-mudahan kita bisa ke sini lagi ya," harap Lia yang diamini Yunita. Tto Manayo, Sampai jumpa lagi Seoul.
(eny/hst)
Untuk menuju N-Seoul Tower yang ada di kawasan Namsan Park, Yunita dan Lia memilih naik taksi. Awalnya mereka ingin mencoba naik cable car atau kereta gantung, namun khawatir waktu yang tersisa di Seoul tidak akan cukup.
Dari hotel, perjalanan keduanya ke N-Seoul Tower tidak sampai 20 menit. Taksi berhenti di area parkir dan menunggu mereka sampai 1,5 jam berikutnya. Supir taksi itu menawarkan menunggu karena menurutnya tidak ada taksi atau kendaraan umum lainnya di daerah tersebut. Setelah menyepakati harga yaitu 48 ribu Won, keduanya pun turun dari taksi dan mulai berjalan kaki ke arah N-Seoul Tower.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu sampai di halaman N-Seoul Tower terlihat beberapa toko souvenir. Ada dua toko souvenir yang keduanya datangi yaitu 'Love N-Seoul Tower' dan toko souvenir Teddy Bear Museum. Teddy Bear?
Ya, di N-Seoul Tower, selain bisa menikmati Seoul dari ketinggian, Anda juga dapat mengunjungi Teddy Bear Museum. Di kawasan itu ada juga Gembok Cinta.
Setelah membeli beberapa souvenir, Yunita dan Lia membeli tiket masuk N-Seoul Tower seharga 9 ribu Won (Rp 72 ribu) per orang. Keduanya kemudian naik lift untuk mencapai lantai teratas.
Begitu pintu lift dibuka, terlihat deretan kaca dengan tulisan nama berbagai kota di dunia. "Di sini katanya ada tulisan Jakarta lho," kata Yunita.
Keduanya pun kemudian mencari kaca bertuliskan 'Jakarta' dan berfoto-foto di sana. Selain foto-foto, Yunita juga sempat menulis kartu pos untuk kekasihnya. Kebetulan N-Seoul Tower memang mempromosikan tempatnya sebagai tempat untuk para pasangan yang tengah dimabuk asmara. Di lantai teratas, pengunjung bisa menuliskan surat cinta untuk orang yang dikasihinya.
Setelah selesai menulis kartu pos, Yunita dan Lia meninggalkan lantai atas N-Seoul Tower. Mereka turun ke bawah untuk melihat 'Gembok Cinta'.
Gembok Cinta ini adalah tempat untuk para pasangan menaruh gembok sebagai tanda mengikat cinta mereka. Konon jika sudah digembok, cinta pasangan itu akan langgeng. Ada banyak sekali gembok yang sudah terpasang. Yunita pun tidak mau ketinggalan ikut menaruh gembok di tempat tersebut. Sebelumnya dia sudah membeli sebuah gembok di toko souvenir.
Puas berpetualangan di menara dengan tinggi 236,7 meter, Yunita dan Lia menutup perjalanan mereka di Seoul dengan berbelanja di Myeong-dong. Di pusat belanja favorit turis tersebut, keduanya kembali mendatangi toko H&M. Kali ini toko yang didatangi lebih besar dari toko H&M yang mereka kunjungi di hari pertama di Seoul.
Selain ke H&M, Yunita dan Lia juga mendatangi dua toko kosmetik yaitu Face Shop dan Etude. Di kedua toko itu mereka membeli hadiah untuk voters.
Petualangan belanja Yunita dan Lia baru benar-benar berakhir saat mereka tiba di Bandara Incheon. Sebelum pulang, keduanya menyempatkan membeli oleh-oleh di Duty Free bandara tersebut.
Pada pukul 22.40 waktu setempat, keduanya memasuki pesawat Air Asia yang akan membawa mereka meninggalkan Seoul. Meski sedih karena harus meninggalkan Seoul, keduanya senang akan bertemu keluarga tercinta lagi.
"Mudah-mudahan kita bisa ke sini lagi ya," harap Lia yang diamini Yunita. Tto Manayo, Sampai jumpa lagi Seoul.
(eny/hst)










































