Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Shopping Queen

Tips Menjelajah Seoul dengan Subway

Amalia Sari Utomo - wolipop
Senin, 06 Jun 2011 18:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta - Subway adalah salah satu transportasi favorit penduduk Seoul dan para turis. Selain mencakupi seluruh penjuru Seoul, harga tiket subway juga cukup terjangkau. Perusahaan subway di sini dikenal dengan nama SMRT – Seoul Metropolitan Rapid Transit Corporation. Bentuknya hampir mirip dengan milik negara tetangga kita, Singapura.

Jangkauan subway di kota Seoul ini hampir mencakupi pelosok-pelosok, bahkan sekarang sudah ada jalur khusus dari airport. Sayangnya kami tidak sempat mencoba karena ketika kami tiba di Seoul, sudah larut malam. Kami tidak ingin tersasar atau ribet dalam perjalanan pertama kami (membawa koper pula).

Akhirnya di hari kedua (5/6/2011) ini kami memberanikan diri naik subway. Ini langkah pertamanya:
 
1. Semua jalur subway ditandai dengan nomor dan warna untuk setiap destinasi. Jadi, tentukan dulu kita mau ke mana dan keluar di pintu berapa. Lalu baru masukkan uang ke mesin tiket yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Mesin di stasiun subway ada dua: Ticket Machines (bukan langganan) danTransport Card Machine (Langganan).

3. Pilih menu berbahasa Inggris.

4. Harga subway terbagi dua: Biasa dan Anak-anak.

5. Perhatikan jika Anda perlu berganti kereta, jangan sampai salah jalur.

6. Di Seoul, naik subway ada etikanya, misalnya tidak boleh menduduki bangku khusus manula (kami sempat salah dan diperingatkan seorang nenek-nenek. Hehehe, maaf ya nek) atau jangan mendengarkan musik walau dengan headphone keras-keras karena akan mengganggu yang lain.

7. Jangan panik ketika pertama melihat peta subway yang sangat ribet (kami masih sih, tapi lama-lama belajar juga). Kalau diperhatikan baik-baik dan cermat semua jadi mudah kok, nyasar sedikit tidak apa-apa, hitung-hitung cuci mata di Seoul.

8. Stasiun subway di Seoul semua sangat bersih dan petugasnya informatif. Jika kita perlu bantuan, (walau dengan kalimat yang terbata-bata), petugas akan membantu kita.

“Kapan siih Jakarta punya subway?” tanya Yunita. Semoga suatu saat terealisasikan, jadi tidak akan semacet sekarang ya. Ah, seandainya saja ada subway di Jakarta...

(fer/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads