Shopping Queen
Bertemu Dengan Pemberi Devisa Negara di Causeway Bay
Syisyi Siti Asyiah - wolipop
Rabu, 25 Mei 2011 11:48 WIB
Jakarta
-
Sebelum keberangkatan saya ke Hong Kong, di stasiun TV swasta yang ada di Indonesia menayangkan fim berjudul 'Minggu Pagi di Victoria Park'. Film yang diperankan oleh Titi Sjuman dan Lola Amaria itu secara keseluruhan menceritakan tentang para pekerja Indonesia (TKW) yang bekerja di Hong Kong.
Selain itu, saya juga pernah membaca, pergilah ke Causeway Bay terutama di hari Minggu jika ingin bertemu orang-orang Indonesia. Causeway Bay disebut sebagai kampungnya orang Indonesia di Hong Kong.
Berbekal dari film dan artikel tersebut, maka kami memutuskan untuk menelusuri Causeway Bay di hari Minggu. Kami memulai petualangan pukul 08.00 waktu Hong Kong. Sesampainya di Causeway Bay, ternyata benar ini kampungnya orang Indonesia. Berada di sini, seperti berada di Tanah Air.
Causeway Bay adalah untuk urusan belanja, mirip dengan Mong Kok. Di sini ada mal dan pasar di sepanjang jalan. Bedanya, di sini kehadiran orang-orang Indonesia cukup mendominasi.
Saat berada di Causeway Bay, saya sempat ngobrol-ngobrol singkat dengaan salah satu pekerja di sini. Dia cerita bahwa hari Minggu adalah hari mereka berlibur dan berkumpul. Karena jarang pulang mereka sangat update dengan berita di Indonesia.
Mereka biasanya selalu berkumpul setiap hari Minggu di Victoria Park. Terkadang di Victoria Park ada penampilan artis dari Indonesia yang didatangkan khusus untuk melepas kerinduan mereka terhadap kampung halaman.
Para TKW ini biasanya datang dengan pakaian yang tak kalah fashionable-nya dengan wanita-wanita Hong Kong. "Iya mbak, sekalian cari jodoh di sini, hehehe," ucap salah satu dari mereka. Hihihi lucu ya.
Dari obrolan dengan mereka juga, saya paham kalau sebelum berangkat ke sini mereka harus mengikuti semacam training. Di dalam training ini mereka diajarkan mulai dari bahasa hingga cara membersihkan kamar mandi yang benar. Jadi memang sangat dipersiapkan terlebih dahulu.
Kebanyakan dari mereka adalah orang Jawa. Lucunya mereka lebih fasih berbahasa Kanton dan Jawa daripada Indonesia.
O'iya, bukannya narsis, tapi ini memang sunguh lucu. Mereka menganggap kami adalah artis dari Jakarta karena kami menggunakan kaos Shopping Queen. Mereka sampai minta foto bareng berulang-ulang.
Saya salut dengan mereka, hidup sendiri di negeri orang demi membahagiakan keluarga di negerinya. Yang membuat saya senang mereka bilang bahwa mereka sangat bahagia tinggal di sini. Nice...
Akhirnya saya dan mereka harus berpisah karena mereka ingin menonton konser artis dari Philipina. Dan kami tentu saja meneruskan berbelanja di sepanjang Causeway Bay ini. Baik-baik ya mba. Have fun.
(eny/eny)
Selain itu, saya juga pernah membaca, pergilah ke Causeway Bay terutama di hari Minggu jika ingin bertemu orang-orang Indonesia. Causeway Bay disebut sebagai kampungnya orang Indonesia di Hong Kong.
Berbekal dari film dan artikel tersebut, maka kami memutuskan untuk menelusuri Causeway Bay di hari Minggu. Kami memulai petualangan pukul 08.00 waktu Hong Kong. Sesampainya di Causeway Bay, ternyata benar ini kampungnya orang Indonesia. Berada di sini, seperti berada di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berada di Causeway Bay, saya sempat ngobrol-ngobrol singkat dengaan salah satu pekerja di sini. Dia cerita bahwa hari Minggu adalah hari mereka berlibur dan berkumpul. Karena jarang pulang mereka sangat update dengan berita di Indonesia.
Mereka biasanya selalu berkumpul setiap hari Minggu di Victoria Park. Terkadang di Victoria Park ada penampilan artis dari Indonesia yang didatangkan khusus untuk melepas kerinduan mereka terhadap kampung halaman.
Para TKW ini biasanya datang dengan pakaian yang tak kalah fashionable-nya dengan wanita-wanita Hong Kong. "Iya mbak, sekalian cari jodoh di sini, hehehe," ucap salah satu dari mereka. Hihihi lucu ya.
Dari obrolan dengan mereka juga, saya paham kalau sebelum berangkat ke sini mereka harus mengikuti semacam training. Di dalam training ini mereka diajarkan mulai dari bahasa hingga cara membersihkan kamar mandi yang benar. Jadi memang sangat dipersiapkan terlebih dahulu.
Kebanyakan dari mereka adalah orang Jawa. Lucunya mereka lebih fasih berbahasa Kanton dan Jawa daripada Indonesia.
O'iya, bukannya narsis, tapi ini memang sunguh lucu. Mereka menganggap kami adalah artis dari Jakarta karena kami menggunakan kaos Shopping Queen. Mereka sampai minta foto bareng berulang-ulang.
Saya salut dengan mereka, hidup sendiri di negeri orang demi membahagiakan keluarga di negerinya. Yang membuat saya senang mereka bilang bahwa mereka sangat bahagia tinggal di sini. Nice...
Akhirnya saya dan mereka harus berpisah karena mereka ingin menonton konser artis dari Philipina. Dan kami tentu saja meneruskan berbelanja di sepanjang Causeway Bay ini. Baik-baik ya mba. Have fun.
(eny/eny)
Olahraga
Siap Main Basket Lebih Serius? Lengkapi Outfit dan Bola yang Berkualitas & Tahan Lama
Elektronik & Gadget
Speaker Party Portable Biar Momen Kumpul Ramadan Lebih Seru dengan JBL PartyBox Encore
Home & Living
Cucian Nggak Perlu Numpuk, Mesin Cuci 2 Tabung 8 Kg Ini Bikin Urusan Rumah Lebih Ringan
Pakaian Wanita
Kaos Basic Katun Breathable, Anti Gerah Dipakai di Rumah Saat Cuaca Panas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Boneka Oranmama Sold Out karena Monyet Punch, Harganya Melonjak di E-commerce
7 Sampo Non SLS dari Brand Lokal untuk Mencegah Rambut Rontok
5 Serum PDRN Terbaik dari Brand Korea, Bikin Wajah Glowing Sebelum Lebaran
Imlek 2026, Senayan City Hadirkan Instalasi Instagramable Hingga Barongsai
Beli Perhiasan Elegan Adelle Jewellery Kini Makin Mudah dengan Promo BRI
Most Popular
1
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
2
Boneka Oranmama Sold Out karena Monyet Punch, Harganya Melonjak di E-commerce
3
Lily Collins akan Perankan Audrey Hepburn dalam Biopik Penuh Drama
4
Drakor The Art of Sarah Heboh Mirip Skandal Penipuan dari Kisah Nyata
5
Sinopsis Wonder Woman di Bioskop Trans TV Hari Ini
MOST COMMENTED











































