Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Shopping Queen

Membeli Kain Sari & Bangles di Little India

Anggit Dina Vyatra - wolipop
Senin, 23 Mei 2011 12:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta -

Hal yang menarik dari Kuala Lumpur adalah adanya 3 ras bangsa, Melayu, India, dan Cina. Berbelanja barang-barang khas India menjadi pilihan kami untuk perjalanan di hari keempat.

Dari KLCC, kami naik LRT Kelana Jaya Line menuju KL Sentral. Dengan sedikit berjalan kaki, kami pun sampai di Little India, Brickfields.

Semangat shopping di perkampungan India Kuala Lumpur makin membara. Apalagi melihat sari India berwarna-warni. Pilihan saya segera jatuh pada sebuah toko. Soalnya ada tulisan 'SALE' nya sih. Hehehe... Tokonya sih kecil, tapi isinya meriah banget.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat sedang melihat-lihat jejeran baju India, ada satu set baju yang seolah memanggil saya untuk membeli. Baju berwarna tosca berhiaskan payet dipasangkan celana harem dan selendang emas dipatok dengan harga RM120 (Rp 360 ribuan). Kok mahal ya? Katanya diskon?

Saya pun mencoba menawar setengahnya ke angka RM60. Berlangsunglah tawar menawar yang sangat alot. Sampai akhirnya sang penjual bersedia melepas baju tersebut dengan harga RM80 (Rp 240 ribu). Buat saya harga segitu masih masuk akal. Karena payet-payetnya sangat rapih, pastinya dijahit tangan. Seperti seorang pemenang, saya pun keluar toko tersebut dengan rasa bangga.

Selang beberapa toko, kami menemukan satu toko yang isinya cukup lengkap. Mulai dari baju India yang ready-to-wear, sari India, hingga aksesori seperti bangles, kalung, dan anting. Yang mengejutkan, harga bangles di sini jauh lebih murah dibanding di Central Market.



Partner saya Mega, yang memang mau banget beli bangles India langsung loncat kegirangan melihat harga yang berkisar antara RM9,80 - RM15,90 (Rp 30 ribu - Rp 48 ribu). Dan terjadilah sebuah transaksi untuk 2 set bangles India dan 1 kalung India dengan total RM52 (Rp 150 ribuan). Coba kalau belinya di Jakarta, Rp 100 ribu mungkin baru dapat setengah set bangles.

Menjelajah ke toko-toko lainnya, ada kesamaan untuk harga sari. Yaitu sama-sama diskon sampai menyentuh harga RM39,90 (Rp 120 ribu) untuk pola sari sederhana. Sedangkan untuk sari yang lebih cantik dengan payet minimal bisa dibeli dengan harga RM500 (Rp 1,5 juta). Dan yang menarik, kita bisa jahitkan sari India menjadi rok yang siap pakai di lantai 2. Bisa ditunggu selama 2 jam!! Cocok banget buat kamu yang tidak bisa memakai sari India dari lilitan kain sari.

Petualangan kami di Little India setelah 2 jam terpaksa diakhiri setelah perut kami mulai keroncongan. Apalagi waktu setempat sudah menunjukkan pukul 12 siang. Mumpung lagi di Little India, tidak ada salahnya kami mencoba makanan India asli di sini.

Kelezatan chicken curry, sayur manis India, kuah fish curry, tofu curry, dan sup India yang disebut rasem pun kami santap dengan lahap. Benar-benar enak, kaya rempah. Ditutup dengan segelas teh tarik, makan untuk berdua kami merogoh kocek RM14 (Rp 42 ribu).

Dengan perut penuh dan jinjingan kantong belanja, kami pun berjalan kaki dengan semangat ke stasiun KL Sentral ke tujuan kami berikutnya, Damansara. Buat kamu yang ingin berbelanja di Kuala Lumpur, saya sarankan sempatkan untuk mengunjungi Little India di Brickfields. Dijamin nggak bakalan nyesel. Saya nitip sarinya satu ya :).

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads