Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Amkc Atelier Plaza Indonesia, Bersantap Cantik di Kafe ala Prancis

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 17 Mar 2016 13:23 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung
Jakarta - Apa yang terbersit di benak ketika mendengar kata 'atelier'?  Dalam bahasa Prancis, kata 'atelier' berarti sebuah studio atau bengkel tempat para artisan berkreasi. Kata ini jamak dipakai di kalangan elit fashion untuk melabelkan sebuah rumah mode yang fokus pada adibusana.  

Namun atelier yang satu ini sama sekali jauh hubungannya dari jahit-menjahit. Amkc Atelier adalah tempat bagi mereka yang ingin memanjakan lidahnya dengan sajian eksklusif.

Amkc Atelier adalah pendatang baru di jajaran restoran Plaza Indonesia (PI). Restoran berkonsep fine-dining gourmet itu berada di lantai dasar PI, berseberangan dengan restoran Socieaty dan Baron Bistro.

Simpel, elegan, dan chic. Begitu kesan yang pertamakali menyeruak di benak saat masuk ke restoran berkapasitas sekitar 70 seat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Interiornya bergaya kontemporer klasik-minimalis dalam sapuan monokromatik hitam-putih yang neat dengan sedikit sentuhan emas pada bingkai-bingkai kaca yang menghiasi dindingnya. Pengunjung seolah diajak menikmati santap 'cantik' di kafe Prancis di kawasan elit Upper East Side, New York City, AS.

Daya tarik Amkc tidak sebatas kemolekan tampang luarnya saja. Dari segi kualitas hidangan pun, restoran ini punya tawaran menarik.

Amkc merupakan akronim dari dua pemiliknya, pasangan suami-istri chef Adhika Maxi dan Karen Carlotta. Di kalangan sosialita pegiat kuliner, nama mereka bukan sosok yang asing. Merekalah pasangan di balik kesuksesan restoran Union Jakarta.

Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan

Di Amkc, Adhika fokus pada menu-menu hot kitchen gourmet bergaya Amerika-Prancis. Sementara istrinya menggarap menu pastry dan dessert.

"Dengan kapasitas restoran yang tidak terlalu besar, kami lebih fokus mengembangkan menu-menu di sini," ujar Adhika yang kebetulan sedang berada di restoran saat Wolipop berkunjung. Meski sibuk 'membesarkan' Amkc, ia masih terlibat aktif mengurusi Union.

Sebagaimana desainer menciptakan sebuah busana mahakarya secara mendetail di sebuah atelier, begitu pun Adhika di Amkc. Seluruh menu ia gubah secara khusus demi kesempurnaan rasa. Tidak mengherankan jika pilihan menu di sini tidak terlalu banyak.

Black Truffle Choux adalah salah satu menu yang mendapat perhatian khusus dari sang chef. Menu appetizer yang satu ini merupakan interpretasi baru Adhika terhadap kue sus dengan isian yang lebih mewah, yakni truffle hitam.

"Butuh lima tahun bereksperimen untuk mendapatkan bentuk dan rasa yang sempurna," ujar Adhika.

Sesuai anjurannya, lebih nikmat bila langsung melahap satu potong kue sus sekaligus untuk merasakan sensasi kenikmatan truffle secara utuh. Jangan khawatir, kue sus ala Chef Adhika hadir dengan ukuran yang lebih mini dari kue sus biasanya sehingga mudah dilahap di mulut. Per porsinya, Black Truffle Choux terdiri dari lima potong sus mini.

Selain lidah, Black Truffle Choux juga memanjakan mata berkat presentasinya yang unik. Menu yang satu ini dihidangkan di atas hot plate bundar hitam dengan daun cemara yang mengelilinginya sebagai garnish.  

Sup New England Clam Chowder adalah menu pembuka kami yang kedua. Disajikan di sebuah wadah berbentuk panci mungil berwarna emas, menu sup yang satu ini terbuat dari jagung tumbuk dengan campuran perasan minyak kerang dan lobter yang meninggalkan rasa gurih di lidah.

Menu pembuka, berlanjut ke menu utama. Berdasarkan rekomendasi Adhika, pilihan jatuh kepada Truffled Angel Hair. Maksud hati ingin menyicip Sea Urchin Angel Hair, tapi menu tersebut sudah tidak tersedia untuk saat itu. Menurut pramusaji, restoran kehabisan pasokan sea urchin atau bulu babi saking begitu diminatinya oleh pelanggan.

Beruntung Truffled Angel Hair tidak mengecewakan. Kombinasi tekstur rasa secara utuh bisa didapatkan dalam sekali gigitan. Selain tekstur kenyal dari pasta tipis, ada sensasi renyah dari taburan remah roti panggang atau biasa disebut crouton.

Usai menu utama, saatnya menikmati menu pencuci mulut. Pilihan dessert di Amkc Atelier cukup bervariasi. Satu yang mencuri perhatian adalah martabak cake. Seperti namanya, martabak muncul dalam rupa cake yang berlapis-lapis dengan krim keju dan taburan butiran cokelat. Selain Martabak Cake, hadir pula Choco Banana Rum, Double Chocolate Crunch, dan Lapis Strawberry.

Di jajaran menu minuman, tidak banyak yang ditawarkan. Hanya pilihan kopi, wine, dan soft drink. Tapi dengan begitu, Anda dapat lebih fokus menikmati menu makanan. Menu makanan di Amkc akan berganti setiap sebulan sekali agar pelanggan tidak cepat jenuh. Oleh karena itu, jangan terlalu lama menunggu bila Anda penasaran dengan menu-menu yang Wolipop cicipi. Harga makanan dibanderol mulai dari Rp 45.000. Sementara minuman hadir dari harga Rp 30.000. (dng/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads