Viral, Aksi Anak Difabel Nge-Shoot di Pertandingan Basket

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 06 Feb 2017 17:07 WIB
Foto: ist
Oklahoma - Lainy Fredrickson mungkin akan selalu mengenang pertandingan basket antar SMA di Norman, Oklahoma, AS, Kamis (3/2/2017). Anak berkebutuhan khusus itu menjadi sorotan setelah berhasil membawa tim basket sekolahnya kepada kemenangan.

Pertandingan itu mempertemukan sekolah Lainy, The Norman High School Lady Tigers, dengan rivalnya, the Timberwolves of Norman North. Menjelang menit-menit akhir, Norman High sudah memimpin dengan skor 57-35.

Saat itulah, pelatih tim tersebut memberi kesempatan kepada Lainy menembakkan bola ke keranjang (shooting) sebagai lemparan terakhir untuk merampungkan laga tersebut. Lainy diketahui menderita tumor otak sehingga mengganggu kemampuan kognitif dan pertumbuhan fisiknya.

Aksi tersebut sempat terekam dalam sebuah video yang beredar di Facebook. Tampak Lainy, mengenakan seragam tim basketnya yang serba putih, berusaha berulang kali melempar sambil dibantu kawan setimnya. Para penonton pun berusaha memberi semengat dengan mengelu-elukan namanya.

Viral, Aksi Anak Difabel <i>Nge-Shoot</i> di Pertandingan BasketFoto: ist

Setelah berkali-kali gagal, akhirnya Lainy berhasil memasukkan bola ke keranjang. Keberhasilan tersebut langsung disambut oleh sorakan meriah penonton. Video tersebut sempat menjadi viral setelah disaksikan 887.000 kali dan mendapat hampir 9.000 likes.

Di mata Detrick Watts, asisten guru pendidikan khusus dan pelatih basket tim tersebut, Lainy adalah pelajar periang yang selalu membawa keceriaan.

"Dia selalu tersenyum. Rasanya hari Anda akan menjadi baik ketika berada di dekatnya," kata Detrick kepada Today.

Selain itu, Lainy juga dikenal sangat menyukai olahraga dan kompetitif saat bertanding di olimpiade khusus antar sekolah. Diungkapkan Detrcik, Lainy sempat iseng bertanya dengan nada candaan kepada pelatih jika ia diperbolehkan main bersama timnya di laga tersebut.

Tim basket Norman, kata Detrick, sangat menyayangi Lainy terlepas dari kondisi fisiknya yang terbatas. "Anak-anak selalu menyambut Lainy dengan tangan terbuka. Mereka selalu ngobrol bersama, makan bersama," ungkap Detrick.

Bagi Michael Vanderburg, alumnus Norman High, yang merekam momen tersebut, kejadian tersebut melambangkan sebuah harapan dan optimisme pada kebaikan umat manusia.

"Jika kita fokus pada hal yang baik bukan buruk, kita bisa bergandengan tangan bersama dan membuat sebuah perbedaan," katanya.



(dtg/dtg)