Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kecanduan Hamil, Wanita Ini Melahirkan Anak ke-12

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 03 Nov 2016 10:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. TLC
Jakarta - Seorang wanita asal Inggris baru saja melahirkan anaknya yang ke-12. Punya anak sejak usia remaja, wanita ini mengidap kecanduan yang tak biasa. Dia kecanduan hamil.

Mandy asal Worthing, Inggris, melahirkan anak pertamanya saat usianya 16 tahun. Bayi tersebut menjadi anak perempuan ketujuh dalam keluarga mereka. Bayi yang lahir dengan berat 3,2 kg itu memiliki 11 kakak, yaitu enam kakak perempuan dan lima kakak laki-laki. Usia anak-anak tersebut selain yang baru lahir, yaitu mulai satu tahun sampai 23 tahun.

"Aku kecanduan memiliki bayi? Ya bisa dikatakan begitu," kata wanita 39 tahun itu yang berbagi mengenai kisah 'kecanduannya' dalam program My Extraordinary Pregnancy produksi stasiun televisi TLC Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mandy cukup beruntung karena kecanduannya ini didukung oleh suaminya, Nathan. "Nathan memang ingin punya keluarga besar. Malah dia ingin punya 20 anak kalau aku memang mau. Tapi aku harus berhenti sampai 12 anak," ujarnya lagi.

Kecanduan Hamil, Wanita Ini Melahirkan Anak ke-12Foto: Dok. TLC


Bagi Mandy, memiliki anak dirasakannya sebagai anugerah. Dia sangat menikmati momen ketika sang bayi lahir. "Menggendong bayimu untuk pertamakalinya itu rasanya sangat magis. Bertemu dengan sosok yang selama ini ada di perutmu selama sembilan bulan, aku sangat menyukainya," begitu katanya.

Mandy yang sudah belasan kali hamil ternyata tetap merasa grogi setiap jelang melahirkan, termasuk ketika melahirkan anaknya yang ke-12. Jika orang berpikir semakin sering melahirkan rasa takut atau khawatir itu akan sirna, pikiran tersebut salah.

Kecanduan Hamil, Wanita Ini Melahirkan Anak ke-12Foto: Dok. TLC


"Setiap momen berbeda dan tidak dapat diprediksi. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, jadi itu yang membuatku khawatir," ucapnya.

Kesulitan lainnya yang dialami Mandy selain rasa khawatir itu adalah saat dia dan bayinya pulang ke rumah. Segala sesuatunya menjadi tidak mudah karena dia juga punya anak-anak lain yang harus diurus.

"12 minggu pertama rasanya sangat berat karena aku sangat lelah. Kesibukanku seperti tidak pernah berhenti. Pekerjaan rumah setidaknya baru selesai di pukul 1 atau 2 dini hari," curhat Mandy.

(eny/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads