Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ini Cara Tepat Ajarkan Kebiasaan Sikat Gigi Pada Anak

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 30 Jul 2015 10:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Mengajarkan kebiasaan baik pada anak memang harus dimulai sejak kecil, termasuk menyikat gigi. Dengan terbiasa membersihkan mulut dengan baik dan benar, anak akan terhindar berbagai penyakit ketika dewasa. Memperkenalkan aktivitas tersebut kepada si kecil tentu tidak mudah. Sebagian orangtua takut anaknya belum bisa berkumur sehingga menelan pasta gigi.

Prof. Dr. ‎Drg. Tri Erri Astoeti, Mkes pun memberikan sarannya. Ia menyatakan jika hal pertama yang harus orangtua lakukan adalah memperkenalkan anak pada sikat gigi itu sendiri. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti tersebut menganjurkan agar ayah dan ibu membiarkan anak memegang dan mengetahui fungsinya terlebih dahulu. Kemudian baru mengajarkan cara menyikat gigi yang benar.

Untuk anak yang masih batita tentu belum bisa menyikat dengan tepat. Untuk itu, orangtua lah yang berperan untuk membersihkan giginya. Caranya adalah dengan menggunakan kapas. ‎Menurutnya orangtua bisa mengaplikasikan kapas yang sudah dibasahi pasta gigi ke gigi anak. Sebelumnya, campurkan pasta gigi tersebut dengan air terlebih dahulu sehingga cair.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Airnya jangan panas atau mentah. Harus mateng. Kapas itu bisa digosokkan oleh ibunya. Kalau usianya satu tahun, nggak apa-apa kita bersihkan saja pakai (cara) ini," kata Tri ketika berbicara di acara Tantangan 21 Hari Listerine di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Inspirasi 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

Mengapa pasta giginya harus cair? Tri mengatakan jika kandungan flouride dalam produk pembersih mulut dan gigi rentan berbahaya pada anak kecil. Bila terpapar terlalu banyak, gigi buah hati bisa terkena flourosis yang menyebabkannya jadi berbintik putih atau cokelat. Bintik-bintik tersebut tidak akan menyerang gigi yang sudah tumbuh tapi gigi yang belum tumbuh.

Tri pun menambahkan jika kesehatan gigi pada anak harus dijaga ketika dia masih dalam kandungan. Anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) itu mengungkapkan jika ibu yang perilaku membersihkan giginya kurang tepat menyebabkan bayi lahir prematur dan mempengaruhi masa depan gigi anak.

"‎Makanya di trimester pertama dalam kehamilan jaga banget kesehatan mulut dan gigi. Itu karena saat itu lah tumbuh benih-benih gigi pada si anak. Padahal nanti begitu dia lahir tumbuhnya gigi memang baru pada usia enam bulan," tambah Tri.

Selain menyikat gigi, kebiasan berkumur dengan mouthwash juga disarankan para ahli agar mulut bersih maksimal. Apakah cara ini juga bisa diterapkan pada anak? "‎Pertama yakinkan dulu kalau anak itu sudah bisa kumur-kumur. Kalau sudah bisa, ya sudah." tutupnya. ‎

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads