4 Kesalahan Orangtua Ketika Pilihkan Sekolah untuk Anak
wolipop
Senin, 16 Mar 2015 07:03 WIB
Jakarta
-
Pendidikan anak akan berpengaruh terhadap masa depan mereka. Oleh sebab itu setiap orangtua disarankan untuk menyekolahkan anak ke lembaga yang memang sesuai minat dan bakat si kecil. Menurut konsultan parenting profesional, Edy Wiyono atau yang lebih akrab disapa Ayah Edy, hampir semua orangtua mewajibkan anaknya untuk masuk ke sekolah formal yang dianggap terbaik dalam pandangan mereka.
Beberapa juga memaksakan anak untuk mengikuti beragam kursus pelajaran akademis agar buah hati semakin pintar. Padahal tidak semua anak bisa mengikutinya dengan baik. Tak sedikit pula yang menjadi pemberontak karena terlalu banyak diatur oleh orangtuanya.
Maka dari itu, Edy menyarankan agar para orangtua tidak menuruti ego saat mendidik buah hati tercinta, termasuk ketika memilihkan sekolah untuknya. Ada beberapa kesalahan yang perlu diperhatikan demi masa depan si kecil. Berikut kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan orangtua saat menentukan pendidikan anak.
1. Tak Bisa Ambil Keputusan
Pria 45 tahun itu mengatakan banyak orangtua yang tidak bisa mengambil keputusan ketika menentukan pendidikan anak. Mereka lebih menuruti saran-saran dari teman atau kerabat dekat untuk menyekolahkan anak ke lembaga terbaik dan memiliki popularitas tinggi. Begitu juga ketika memilihkan perguruan tinggi.
Edy menuturkan bahwa orangtua seharusnya lebih mengutamakan minat anak bukan menuruti kemauan orang lain. "Salah satu kendalanya orangtua nggak ada nyali buat mengambil keputusan sendiri tanpa masukan orang lain," tutur Edy saat berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
2. Gengsi
Banyak dari Anda yang masih saja mendahulukan gengsi daripada impian anaknya. Sebagai contoh, kedua orangtua bekerja sebagai pimpinan perusahaan di bidang ekonomi. Sementara anaknya memiliki bakat di bidang seni, tari misalnya. Kemudian orangtua tidak ingin anaknya menjadi penari harus dalam lingkup ekonomi seperti mereka. Ini seharusnya tidak lakukan.
Edy mengatakan ketika anak memiliki bakat di bidang seni cobalah untuk mendukung mereka. Berikan jalan dan permudah mereka untuk meraih impiannya. Bahkan bila mungkin masukkan mereka ke sekolah terbaik di bidang tersebut.
3. Tidak Ikhlas
"Banyak orangtua yang tidak ikhlas kalau cita-cita anaknya tidak sesuai impian mereka. Ini akan menyulitkan anak meraih mimpinya sendiri," tutur praktisi multiple intelligence & holistic learning itu.
Ketika orangtua tidak ikhlas dengan impian anak maka mereka tak akan memberikan dukungan baik secara moril maupun materiil. Bagaimana anak bisa memeroleh masa depan terbaik bila terpaksa mengikuti kemauan Anda padahal punya impian besar yang justru akan membuatnya sukses. Oleh karena itu, tetap berikan dukungan kepada anak saat mereka sudah mempunyai impian.
4. Tak Sadar Kalau Anak Hanya Titipan
Edy mengatakan kalau orangtua seharusnya sadar bahwa anak hanya titipan Tuhan bukan milik kita. Maka dari itu, jangan memaksakan kehendak Anda agar anak menurutinya termasuk saat memilihkan sekolah. Berikan anak pilihan dan biarkan mereka yang menentukan sendiri.
Edy menambahkan, untuk mengetahui bakat anak, penting menggali potensinya sejak dini agar lebih mudah menentukan sekolahnya. Ketika anak sudah tahu mimpinya seperti apa berikan dukungan dengan memasukkannya ke dalam sekolah terbaik yang sesuai minat dan bakat buah hati tercinta.
"Kalau mau anak jadi yang terbaik di bidangnya harus dididik dengan guru terbaik juga. Misalnya anak sudah ketahuan cita-citanya jadi pesepakbola internasional, sayang kalau nanti sekolahnya hanya sekolah bola biasa saja, kalau bisa diterbangkan ke sekolah bola terbaik di luar negeri," tambah penulis buku-buku bestseller dengan topik parenting yang penjualannya sudah sampai ke Malaysia itu.
(aln/aln)
Beberapa juga memaksakan anak untuk mengikuti beragam kursus pelajaran akademis agar buah hati semakin pintar. Padahal tidak semua anak bisa mengikutinya dengan baik. Tak sedikit pula yang menjadi pemberontak karena terlalu banyak diatur oleh orangtuanya.
Maka dari itu, Edy menyarankan agar para orangtua tidak menuruti ego saat mendidik buah hati tercinta, termasuk ketika memilihkan sekolah untuknya. Ada beberapa kesalahan yang perlu diperhatikan demi masa depan si kecil. Berikut kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan orangtua saat menentukan pendidikan anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria 45 tahun itu mengatakan banyak orangtua yang tidak bisa mengambil keputusan ketika menentukan pendidikan anak. Mereka lebih menuruti saran-saran dari teman atau kerabat dekat untuk menyekolahkan anak ke lembaga terbaik dan memiliki popularitas tinggi. Begitu juga ketika memilihkan perguruan tinggi.
Edy menuturkan bahwa orangtua seharusnya lebih mengutamakan minat anak bukan menuruti kemauan orang lain. "Salah satu kendalanya orangtua nggak ada nyali buat mengambil keputusan sendiri tanpa masukan orang lain," tutur Edy saat berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
2. Gengsi
Banyak dari Anda yang masih saja mendahulukan gengsi daripada impian anaknya. Sebagai contoh, kedua orangtua bekerja sebagai pimpinan perusahaan di bidang ekonomi. Sementara anaknya memiliki bakat di bidang seni, tari misalnya. Kemudian orangtua tidak ingin anaknya menjadi penari harus dalam lingkup ekonomi seperti mereka. Ini seharusnya tidak lakukan.
Edy mengatakan ketika anak memiliki bakat di bidang seni cobalah untuk mendukung mereka. Berikan jalan dan permudah mereka untuk meraih impiannya. Bahkan bila mungkin masukkan mereka ke sekolah terbaik di bidang tersebut.
3. Tidak Ikhlas
"Banyak orangtua yang tidak ikhlas kalau cita-cita anaknya tidak sesuai impian mereka. Ini akan menyulitkan anak meraih mimpinya sendiri," tutur praktisi multiple intelligence & holistic learning itu.
Ketika orangtua tidak ikhlas dengan impian anak maka mereka tak akan memberikan dukungan baik secara moril maupun materiil. Bagaimana anak bisa memeroleh masa depan terbaik bila terpaksa mengikuti kemauan Anda padahal punya impian besar yang justru akan membuatnya sukses. Oleh karena itu, tetap berikan dukungan kepada anak saat mereka sudah mempunyai impian.
4. Tak Sadar Kalau Anak Hanya Titipan
Edy mengatakan kalau orangtua seharusnya sadar bahwa anak hanya titipan Tuhan bukan milik kita. Maka dari itu, jangan memaksakan kehendak Anda agar anak menurutinya termasuk saat memilihkan sekolah. Berikan anak pilihan dan biarkan mereka yang menentukan sendiri.
Edy menambahkan, untuk mengetahui bakat anak, penting menggali potensinya sejak dini agar lebih mudah menentukan sekolahnya. Ketika anak sudah tahu mimpinya seperti apa berikan dukungan dengan memasukkannya ke dalam sekolah terbaik yang sesuai minat dan bakat buah hati tercinta.
"Kalau mau anak jadi yang terbaik di bidangnya harus dididik dengan guru terbaik juga. Misalnya anak sudah ketahuan cita-citanya jadi pesepakbola internasional, sayang kalau nanti sekolahnya hanya sekolah bola biasa saja, kalau bisa diterbangkan ke sekolah bola terbaik di luar negeri," tambah penulis buku-buku bestseller dengan topik parenting yang penjualannya sudah sampai ke Malaysia itu.
(aln/aln)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
4
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
5
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
MOST COMMENTED











































