Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Fisher Price Luncurkan 'Play IQ...Lebih dari Main' untuk Mudahkan Ortu Pilih Mainan

wolipop
Jumat, 04 Jul 2014 08:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Eny Kartikawati/Wolipop
Jakarta -

Pernahkah Anda kebingungan saat hendak membelikan bayi mainan dan bertanya-tanya mana yang sebenarnya dia sukai dan butuhkan? Menjawab kebingungan orangtua tersebut, brand mainan anak Fisher Price meluncurkan Play IQ...Lebih dari Main.

Play IQ...Lebih dari Main merupakan konsep baru yang kini disematkan di setiap mainan produksi Fisher Price. Dengan konsep tersebut orangtua bisa lebih memahami mana mainan yang diperlukan anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

Konsep dasar dari Play IQ...Lebih dari Main ini adalah tiga pilar perkembangan utama anak yaitu, fisik, kognitif dan sosial & emosional. Dengan dasar pilar tersebut, Play IQ...Lebih dari Main memperkenalkan 7 persona Play IQ yang menunjukkan ragam kepribadian anak-anak berdasarkan bakat unik masing-masing anak. Persona Play IQ ini bertujuan memberikan orangtua gambaran dasar mengenai bakat unik anak mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan adanya Play IQ...Lebih dari Main, Fisher Price ingin memperkenalkan ilmu perkembangan anak ke masyarakat luar dengan cara yang jelas, ringkas dan mudah dimengerti," ujar Country Sales Manager Mattel Southeast Asia Pte Ltd. Rueben Sivalingam dalam peluncuran Play IQ...Lebih dari Main di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Kamis (3/7/2014).

Dengan hadirnya Play IQ...Lebih dari Main ini, kini pada setiap mainan Fisher Price terdapat indikator visual yang mempermudah orangtua untuk memilih mainan. Indikator visual ini menunjukkan tahap perkembangan apa yang seharusnya bisa dilalui atau dicapai anak ketika memainkan mainan tersebut.

Misalnya saat anak main dengan mainan Fisher Price Infant Learning Phone. Indikator visual yang tertera di bungkus mainan tersebut selain untuk usia berapa mainan itu, ada juga tahapan perkembangan yang bisa dicapai yaitu fisik, merangsang panca indera dan motorik halus dan kognitif, merangsang kemampuan akademis.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads