Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Perkuat Bonding, Astrid Tiar Ajak Anak Bicara Sejak di Kandungan

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 30 Apr 2014 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta -

Ikatan emosional yang kuat antara ibu dan anak sangat penting untuk perkembangan mental si buah hati. Hal itu juga yang disadari oleh Astrid Tiar. Meskipun sibuk, aktris sekaligus presenter ini tetap mementingkan kontak fisik dengan Annabel, sang putri yang kini berusia 1 tahun 4 bulan.

Komunikasi dengan Annabel bahkan telah dilakukan Astrid sejak dalam kandungan. Wanita berusia 27 tahun ini sering memberikan stimulasi dengan mengajak bicara dan mengelus perutnya. Setelah Annabel lahir, Astrid pun memilih merawat sendiri anaknya tanpa bantuan baby sitter hingga tujuh bulan.

"Aku ajak dia bicara tiap hari, ngomong, tertawa-tawa sendiri. Meski dia nggak nyahut dan respon yang aku lakukan tapi itu penting biar dia tahu bau aku seperti apa," tutur Astrid saat acara Smart Mums Media & Gathering di SHY Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (30/04/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Astrid pun tidak peduli dengan anggapan bahwa jika terlalu sering memegang anak, si anak akan terbiasa digendong ibu sehingga menolak diajak orang lain dan membuatnya manja. Justru ketika anak tergantung dengan ibunya saat kecil, kecerdasan mentalnya akan berkembang dengan lebih baik.

"Saat digendong ibu, anak akan merasa hangat. Dan mudah-mudahan sampai besar akan selalu merindukan pelukan ibunya," ujar Astrid.

Ditambahkan dokter spesialis anak dan konsultan laktasi Wiyarni Pambudi, saat anak menangis, banyak orangtua yang mendiamkannya dengan alasan agar anak mandiri dan tidak selalu tergantung. Namun cara ini justru bisa mengganggu perkembangan mentalnya dan bisa membuatnya jadi pribadi yang negatif saat dewasa.

"Bayi itu mudah stres. Semakin lama didiamkan, semakin lama juga dia merasa stres dan kerusakan pada mentalnya juga lebih parah. Bayi perlu segera didekap ketika menangis," terang dokter yang akrab disapa dr Oei ini.

(hst/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads