Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Duh! 2 dari 3 Remaja 13 Tahun Khawatir Alami Kenaikan Berat Badan

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 19 Des 2013 08:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Bombardir media dan industri hiburan akan sosok wanita ideal adalah yang bertubuh langsing tidak hanya tertanam kuat di kalangan wanita dewasa. Remaja pun ikut terpengaruh sehingga riset terbaru menunjukkan 2 dari 3 anak berusia 13 tahun sudah merasa khawatir pada kenaikan berat badan.

Riset yang dilakukan oleh Univesity of College London dan London School of Hygiene and Tropical Medicine itu juga mengungkapkan satu dari tiga remaja 13 tahun tidak puas atau kecewa dengan berat badan dan bentuk tubuh mereka. Para remaja ini sangat takut mengalami overweight.

Dalam penelitiannya, para peneliti mengumpulkan data dari 7.000 anak di Inggris yang terlibat sebagai responden. Para anak ini terlibat dalam penelitian yang disebut 'Children of the '90s. Para responden dan ibu mereka terus diikuti pertumbuhan dan kesehatannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip Huffington Post, hal lainnya yang juga diketahui dari riset tersebut adalah satu dari empat anak perempuan dan satu dari tujuh anak laki-laki, sudah mulai menjaga pola makan mereka. Dalam tiga bulan pertama, para responden tersebut membatasi asupan makan dengan berpuasa, melewati salah satu waktu makan atau memuntahkannya. Memprihatinnya ada kurang dari 1% anak perempuan dan laki-laki yang menggunakan obat pencahar atau membuat diri mereka memuntahakan makanan sebagai upaya menurunkan berat badan.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam riset ini, Nadia Micali sangat terkejut dengan hasil penelitiannya. Nadia yang berprofesi sebagai psikiatris dan dosen senior di University College London's Institute of Child Health mengaku tidak menyangka ada banyak orangtua yang melaporkan soal perilaku makan salah anak-anak berusia 13 tahun.

Hasil riset terhadap anak-anak di Inggris ini sejalan dengan apa yang terjadi di Amerika Serikat. Berdasarkan data yang dikumpulkan National Eating Disorders Association, lebih dari 50% anak remaja perempuan dan hampir 1/3 anak remaja laki-laki memiliki perilaku tidak sehat dalam menjaga berat badan. Mereka melakukan metode puasa yang salah, mengonsumsi obat pencahar atau melewatkan salah satu jam makan.

(eny/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads