Trauma Pasca Keguguran Buat Wanita Ini Kapok Punya Bayi
wolipop
Rabu, 17 Okt 2012 17:52 WIB
Jakarta
-
Jika biasanya wanita melakukan aborsi karena tidak menginginkan anak, kisah dari wanita bernama Charlotte Arnold ini sangatlah berbeda. Charlotte menderita phobia ekstrem terhadap kehamilan akibat keguguran sehingga dirinya tidak berani untuk mengandung.
Phobia kehamilan atau biasa disebut tokophobia dialami wanita berusia 24 tahun tersebut karena kehamilan pertamanya yang menyeramkan. Saat itu, usia kandungan Charlotte sudah 34 minggu ketika mendadak ia merasakan bahwa bayi dalam janinnya yang biasanya aktif tidak bergerak. Karena khawatir, Charlotte dan kekasihnya Mario segera memeriksakan kandungan Charlotte ke dokter.
Ternyata bayi laki-laki yang dikandung Charlotte meninggal di dalam kandungan karena komplikasi berbahaya bernama pre-eclampsia. Charlotte pun terpaksa melakukan terminasi untuk mengeluarkan bayinya tersebut yang kemudian dimakamkan.
Sebagai pengobatan, Charlotte diberikan obat anti-depresi namun beberapa bulan kemudian ia berhenti mengkonsumsi obat tersebut karena ingin mencoba mengalahkan phobia yang dialaminya.
Setelah kejadian pada tahun 2007 tersebut, Mario terus mendukung Charlotte walaupun ia sangat ingin segera membangun keluarga. Kondisi Charlotte yang seringkali merasa panik dan resah jika mengingat kejadian yang pernah menimpanya membuatnya sulit untuk kembali mengandung dan membangun keluarga walaupun ia sangat ingin menjadi seorang ibu.
"Saya ingin mengatasi phobia ini dengan sepenuh hati dan saya tahu saya akan melakukannya. Pertanyaannya hanya kapan itu terjadi," tuturnya kepada The Sun.
(fer/fer)
Phobia kehamilan atau biasa disebut tokophobia dialami wanita berusia 24 tahun tersebut karena kehamilan pertamanya yang menyeramkan. Saat itu, usia kandungan Charlotte sudah 34 minggu ketika mendadak ia merasakan bahwa bayi dalam janinnya yang biasanya aktif tidak bergerak. Karena khawatir, Charlotte dan kekasihnya Mario segera memeriksakan kandungan Charlotte ke dokter.
Ternyata bayi laki-laki yang dikandung Charlotte meninggal di dalam kandungan karena komplikasi berbahaya bernama pre-eclampsia. Charlotte pun terpaksa melakukan terminasi untuk mengeluarkan bayinya tersebut yang kemudian dimakamkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kejadian pada tahun 2007 tersebut, Mario terus mendukung Charlotte walaupun ia sangat ingin segera membangun keluarga. Kondisi Charlotte yang seringkali merasa panik dan resah jika mengingat kejadian yang pernah menimpanya membuatnya sulit untuk kembali mengandung dan membangun keluarga walaupun ia sangat ingin menjadi seorang ibu.
"Saya ingin mengatasi phobia ini dengan sepenuh hati dan saya tahu saya akan melakukannya. Pertanyaannya hanya kapan itu terjadi," tuturnya kepada The Sun.
(fer/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
2
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
3
Pesona Natural Steffi Zamora Usai Lewati Flamingo Era, Makin Glowing & Fresh
4
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
5
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
MOST COMMENTED











































