Ingin Punya Anak, Wanita Ini Justru Divonis Meninggal
wolipop
Kamis, 26 Jul 2012 15:36 WIB
Jakarta
-
Kebanyakan pasangan yang sudah lama menikah ingin memiliki keturunan. Begitu juga pasangan Vicki Bone dan Jamie Beckwith yang berkonsultasi dengan seorang dokter untuk segera mendapatkan keturunan. Malangnya, setelah berkonsultasi, bukan keturunan yang didapat melainkan vonis meninggal di usia 40 tahun yang diterima Vicki.
Vicki divonis dokter akan meninggal di usianya yang ke 40 apabila ia tidak menurunkan berat badannya. Ukuran badannya yang lebih besar dari sang kekasih membuatnya sulit mendapatkan keturunan. Pernyataan ini membuatnya terkejut karena selama ini dia merasa nyaman dan sehat dengan tubuhnya yang sekarang.
Wanita berusia 20 tahun ini mengaku telah melakukan banyak cara untuk menurunkan berat badannya, seperti ikut program pelangsingan di Slimming World, Weight Watchers dan yang lebih ekstrem lagi mengonsumsi obat pelangsing. Tetapi dengan berat badannya yang mencapai 157,5 kg, tidak ada satu carapun yang berhasil.
Permasalahan berat badan ini telah berlangsung sejak Vicki remaja. Masa-masa remaja yang sulit membuatnya mengonsumsi banyak makanan untuk mendapatkan kenyamanan. Dengan semakin bertambahnya berat badan, Vicki merasa diacuhkan oleh lingkungan pergaulannya. Ia memutuskan untuk keluar dari rumah dan mencari lingkungan baru.
Namun, itu tidak menjadi pemecahan masalah baginya. Tidak sedikit cemoohan orang yang membuatnya tidak pernah meninggalkan rumah barunya. Keadaan mulai membaik sejak dia berkenalan dengan Jamie. Vicki mulai bisa menerima bentuk tubuhnya yang dua kali lebih besar dari tubuh sang kekasih. Walaupun sang kekasih khawatir akan kesehatannya, tetapi Jamie tidak pernah mempermasalahkan beran badan Vicki. Menurutnya kepribadian Vickilah yang menarik perhatiannya.
Berbeda dengan Vicki dan Jamie yang dapat menerima tubuhnya yang sekarang, seorang dokter sangat tidak setuju dengan hal itu. Menurutnya Vicki harus berusaha keras untuk menurunkan berat badannya, karena bukan hanya mempengaruhi kesuburan tapi juga kesehatannya, seperti penyakit diabetes atau jantung yang mungkin dialaminya kelak.
Menurut dokter Elli Canon dalam acara TV 'This Morning', kegemukan yang dialami Vicki tidak hanya berpengaruh pada pra-kehamilan tetapi juga selama kehamilan.
"Risikonya sangat tinggi bila si ibu mengalami obesitas, mungkin saja bayinya lahir prematur, dan komplikasi kesehatan lainnya," ungkapnya dalam acara tersebut, seperti dikutip dari Dailymail.
(hst/hst)
Vicki divonis dokter akan meninggal di usianya yang ke 40 apabila ia tidak menurunkan berat badannya. Ukuran badannya yang lebih besar dari sang kekasih membuatnya sulit mendapatkan keturunan. Pernyataan ini membuatnya terkejut karena selama ini dia merasa nyaman dan sehat dengan tubuhnya yang sekarang.
Wanita berusia 20 tahun ini mengaku telah melakukan banyak cara untuk menurunkan berat badannya, seperti ikut program pelangsingan di Slimming World, Weight Watchers dan yang lebih ekstrem lagi mengonsumsi obat pelangsing. Tetapi dengan berat badannya yang mencapai 157,5 kg, tidak ada satu carapun yang berhasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, itu tidak menjadi pemecahan masalah baginya. Tidak sedikit cemoohan orang yang membuatnya tidak pernah meninggalkan rumah barunya. Keadaan mulai membaik sejak dia berkenalan dengan Jamie. Vicki mulai bisa menerima bentuk tubuhnya yang dua kali lebih besar dari tubuh sang kekasih. Walaupun sang kekasih khawatir akan kesehatannya, tetapi Jamie tidak pernah mempermasalahkan beran badan Vicki. Menurutnya kepribadian Vickilah yang menarik perhatiannya.
Berbeda dengan Vicki dan Jamie yang dapat menerima tubuhnya yang sekarang, seorang dokter sangat tidak setuju dengan hal itu. Menurutnya Vicki harus berusaha keras untuk menurunkan berat badannya, karena bukan hanya mempengaruhi kesuburan tapi juga kesehatannya, seperti penyakit diabetes atau jantung yang mungkin dialaminya kelak.
Menurut dokter Elli Canon dalam acara TV 'This Morning', kegemukan yang dialami Vicki tidak hanya berpengaruh pada pra-kehamilan tetapi juga selama kehamilan.
"Risikonya sangat tinggi bila si ibu mengalami obesitas, mungkin saja bayinya lahir prematur, dan komplikasi kesehatan lainnya," ungkapnya dalam acara tersebut, seperti dikutip dari Dailymail.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
2
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
3
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
4
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
5
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
MOST COMMENTED











































