Anak Korban Bullying Berisiko Lukai Diri Sendiri

- wolipop Senin, 14 Mei 2012 18:35 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Satu lagi dampak buruk bullying pada anak. Menurut penelitian terbaru, anak yang sering di-bully oleh teman-temannya berisiko melukai dirinya sendiri saat sudah besar.

Penelitian tersebut dilakukan King's College London. Ada 1.000 pasangan kembar berusia lima, tujuh, 10 dan 12 tahun yang diikutsertakan dalam penelitian itu.

Seperti dikutip Female First, penelitian menunjukkan setengah dari anak berusia 12 tahun yang suka melukai dirinya sendiri, dulunya sering mendapatkan bullying. Tak hanya itu, anak korban bullying yang memiliki problem kesehatan mental dan keluarganya bermasalah berisiko besar memiliki perilaku merusak di masa depan.

Dari temuan tersebut, peneliti di King's College pun berharap orangtua dan semua pihak lebih berperan aktif dalam mencegah terjadinya bullying ini. Menurut mereka, bullying yang dilakukan teman-teman sepermainan anak merupakan masalah paling utama di tahun pertama sekolah.

"Penelitian ini menemukan sebelum anak berusia 12 tahun, anak sering mendapatkan pelabelan ini yang bisa melukai dirinya sendirinya dan pada beberapa kasus anak jadi bunuh diri. Terlalu seringnya bullying dari teman sepermainan meningkatkan risiko anak melukai diri sendiri," begitu kata peneliti.

Dalam penelitian tersebut ditemukan juga faktor lainnya yang meningkatkan risiko anak korban bullying melukai dirinya sendiri. Faktor tersebut di antaranya, sejarah keluarga (apakah ada juga yang pernah melukai diri sendiri), masalah emosional dan perilaku, serta penganiayaan.

(eny/eny)