Ketika Balita Anda Bertengkar dengan Temannya Saat Main Bersama
wolipop
Rabu, 02 Mei 2012 18:43 WIB
Jakarta
-
Bermain merupakan kesempatan besar bagi anak usia pra-sekolah untuk belajar mengenai keterampilan sosial. Tetapi terkadang aktivitas tersebut tidak bisa berjalan baik karena anak kerap tidak sabaran dan kurang memiliki rasa toleransi. Dari bermain bersama temanlah anak bisa melatih kedua hal tersebut.
Lantas apa yang harus dilakukan orangtua ketika anak bertengkar dengan temannya saat bermain bersama? Saat anak Anda merebut mainan dari teman bermainnya, tahan keinginan untuk marah, mengambil mainan, atau menghukumnya. Pendekatan negatif seperti ini akan mengekang perilaku hanya pada saat itu, namun anak tidak akan belajar apa-apa mengenai bagaimana bergaul di masa depan nanti. Menurut Myrna Sure, seorang psikolog perkembangan mental dan pendidik, seperti dikutip dari Baby Center, sebaiknya gunakan pendekatan positif sehingga mendorong anak untuk berpikir sendiri dan belajar untuk memecahkan masalah di masa depan.
Ketika anak merebut mainan, menolak untuk berbagi, atau berteriak atau memukul temannya, biarkan dia tenang terlebih dahulu lalu mulai selidiki penyebab perkelahiannya. Katakan kepadanya, "Menurutmu perbuatanmu ini akan membuat (nama temannya) merasa senang atau sedih?". Hal ini membantu balita Anda mengakui perasaan terluka temannya dan mendorong tumbuhnya rasa empati. Anda akhirnya akan mengajarkan ia untuk membuat pilihan dengan konsekuensi positif baginya dan teman-temannya. Tujuannya, tentu saja, untuk melatihnya menahan diri untuk tidak memukul, bukan karena takut ia terlibat masalah, tetapi karena ia memahami bahwa hal itu menyebabkan rasa sakit bagi orang lain.
Anak balita yang lebih tua atau yang lebih verbal akan lebih mudah untuk diberi dorongan. Misalnya setelah Anda bertanya bagaimana perasaan temannya, tanyakan padanya, "Kalau kamu rebut mainan dia, nanti bagaimana?". Bimbing ia untuk mengerti bahwa kalau temannya merasa sedih, mereka tidak akan menyukainya atau tidak ingin bermain dengannya lagi. Setelah itu tanyakan balita Anda, "Gimana kalau mainan kamu juga direbut?". Hal ini memungkinkan anak Anda tahu bahwa perasaannya juga penting.
Terakhir, dorong balita Anda untuk menemukan pemecahan masalah dengan bertanya mengenai apa yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki keadaan. Terkadang anak-anak memiliki penyelesaian mereka sendiri. Ia mungkin akan mengizinkan temannya bermain dengan mainan yang direbutnya tadi sementara ia mencari kesibukan lain. Saat anak Anda menemukan cara untuk berkompromi jangan lupa untuk memujinya. Anak kecil sangat suka dipuji, jadi jangan sungkan untuk berkata "Anak pintar!"
Gunakan cara yang sama ketika ternyata teman anak Anda yang juga suka bertindak agresif, seperti merebut mainan. Tanyakan kepadanya persis seperti apa yang Anda lakukan pada anak kalau dia melakukan hal tersebut. Atau Anda juga bisa mendorong anak Anda dan temannya untuk mencari penyelesaian masalah bersama-sama.
(eny/hst)
Lantas apa yang harus dilakukan orangtua ketika anak bertengkar dengan temannya saat bermain bersama? Saat anak Anda merebut mainan dari teman bermainnya, tahan keinginan untuk marah, mengambil mainan, atau menghukumnya. Pendekatan negatif seperti ini akan mengekang perilaku hanya pada saat itu, namun anak tidak akan belajar apa-apa mengenai bagaimana bergaul di masa depan nanti. Menurut Myrna Sure, seorang psikolog perkembangan mental dan pendidik, seperti dikutip dari Baby Center, sebaiknya gunakan pendekatan positif sehingga mendorong anak untuk berpikir sendiri dan belajar untuk memecahkan masalah di masa depan.
Ketika anak merebut mainan, menolak untuk berbagi, atau berteriak atau memukul temannya, biarkan dia tenang terlebih dahulu lalu mulai selidiki penyebab perkelahiannya. Katakan kepadanya, "Menurutmu perbuatanmu ini akan membuat (nama temannya) merasa senang atau sedih?". Hal ini membantu balita Anda mengakui perasaan terluka temannya dan mendorong tumbuhnya rasa empati. Anda akhirnya akan mengajarkan ia untuk membuat pilihan dengan konsekuensi positif baginya dan teman-temannya. Tujuannya, tentu saja, untuk melatihnya menahan diri untuk tidak memukul, bukan karena takut ia terlibat masalah, tetapi karena ia memahami bahwa hal itu menyebabkan rasa sakit bagi orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, dorong balita Anda untuk menemukan pemecahan masalah dengan bertanya mengenai apa yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki keadaan. Terkadang anak-anak memiliki penyelesaian mereka sendiri. Ia mungkin akan mengizinkan temannya bermain dengan mainan yang direbutnya tadi sementara ia mencari kesibukan lain. Saat anak Anda menemukan cara untuk berkompromi jangan lupa untuk memujinya. Anak kecil sangat suka dipuji, jadi jangan sungkan untuk berkata "Anak pintar!"
Gunakan cara yang sama ketika ternyata teman anak Anda yang juga suka bertindak agresif, seperti merebut mainan. Tanyakan kepadanya persis seperti apa yang Anda lakukan pada anak kalau dia melakukan hal tersebut. Atau Anda juga bisa mendorong anak Anda dan temannya untuk mencari penyelesaian masalah bersama-sama.
(eny/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Make Up Ringan yang Tetap Bikin Wajah Glowing
Kesehatan
Mau Mulut Tetap Fresh Saat Puasa? 3 Oral Care Ini Bisa Jadi Penyelamat Bau Mulut dan Sariawan
Kesehatan
Kulit Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare? Ini Rahasia yang Banyak Orang Lewatkan
Kesehatan
Kenapa Saat Puasa Banyak Orang Butuh Tablet Tambah Darah? Ini Penjelasannya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Jun Ji Hyun Punya Body Goals di Usia 44, Menu Diet dan Olahraga Terungkap
2
Gaya Abadi Carolyn Bassette-Kennedy Setelah Meninggal Tragis 30 Tahun Lalu
3
Evolusi Tumi Alpha, Tas Travel Standar Militer Kini Desainnya Gen-Z Friendly
4
Most Pop: Foto Inul Daratista Pakai dan Tanpa Makeup, Kulitnya Jadi Sorotan
5
Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal
MOST COMMENTED











































