Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Do's & Dont's yang Paling Sering Ditanyakan Ibu Hamil

wolipop
Selasa, 03 Apr 2012 15:47 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

1. Minum Vitamin

Untuk mengoptimalkan perkembangan janin dan kesehatan ibu hamil, Anda harus mengonsumsi banyak vitamin dan mineral. Jika Anda adalah seorang penganut pola makan sehat, vitamin dari dokter sebenarnya tidak diperlukan. Namun, dari sebuah penelitian di Amerika, kebanyakan wanita tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka. Makanya para dokter kandungan memberikan vitamin pada ibu hamil.

2. Berhati-hatilah Pada Minuman Beralkohol

Tidak ada minuman alkohol jenis apapun yang aman untuk kehamilan. Alkohol pun bisa mempengaruhi plasenta. Data juga menunjukkan janin akan kena dampaknya jika sang ibu seorang pecandu alkohol (minum empat kali dalam sehari). Minum alkohol meski hanya sesekali juga bisa menyebabkan efek yang tidak diketahui pada bayi.

3. Jangan Minum Kopi Terlalu Banyak

Kafein memiliki efek simultan yang dapat meningkatkan denyut jantung, sedikit meningkatkan tekanan darah. Efek tersebut membuat ibu hamil merasa gelisah dan insomnia serta merangsang sekresi asam lambung. Kondisi-kondisi tersebut tentu saja berpengaruh terhadap perkembangan janin yang dikandung. Terlalu banyak minum kopi seringkali dihubungkan dengan menyebabkan keguguran, bayi lahir kecil dan kelahiran prematur.

4. Stop Merokok

Merokok sama sekali tidak menghasilkan hal yang baik untuk tubuh. Apalagi pada ibu hamil, hal ini bisa berefek pada janin. Merokok bisa menurunkan kandungan oksigen dalam darah janin, menghambat pertumbuhannya, kelahiran prematur, anak menjadi penderita asma, bayi bisa menderita Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Jadi, berhenti merokok adalah hal terbaik yang harus Anda lakukan untuk diri sendiri maupun bayi Anda.

5. Mengecat Rambut

Bahan kimia yang digunakan untuk mengecat, mengeriting dan perawatan rambut lainnya yang menyerap ke dalam kulit kepala dipercaya mempengaruhi cacat lahir. Oleh karena itu, hindari perawatan rambut yang berbahaya bagi janin tersebut.

6. Manikur & Pedikur

Jika Anda merawat kuku ketika hamil, pastikan ruangan memiliki ventilasi udara yang baik. Bahan kimia yang terdapat pada cat kuku, top coat, basecoat dan aseton dipercaya dapat berpengaruh pada kandungan jika terhirup. Sebuah studi menyatakan, pekerja salon yang bekerja di salon kuku rentan terhadap masalah kesehatan seperti bayi lahir meninggal, cacat lahir dan perkembangan yang terhambat. Jadi, pastikan ketika menggunakan produk-produk kuku tersebut Anda berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

7. Jangan Terlalu Banyak Khawatir

Selain empat hal di atas, mungkin ada banyak do's and dont's lainnya yang pernah Anda dengar dan membuat bingung. Jika ini terjadi, Anda bisa stres sendiri. Dokter Joel menyarankan percayalah pada kemampuan Anda. Jangan terlalu banyak khawatir. Tetaplah rileks selama menjalani kehamilan. Penelitian menunjukkan, ibu hamil yang tenang akan melahirkan bayi yang juga lebih tenang.
(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads