Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

8 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Merencanakan Kehamilan

wolipop
Senin, 19 Mar 2012 13:13 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

1. Ketahui Sejarah Kesehatan Keluarga

Dok. Thinkstock

Sebelum memiliki bayi, Anda harus mengetahui bagaimana sejarah kesehatan dalam keluarga Anda dan pasangan. Apakah ada sejarah kelahiran prematur, penyakit jantung, kelainan genetik atau penyakit mental yang diderita. Meskipun informasi ini tidak begitu berpengaruh dengan keputusan Anda untuk hamil, namun hal ini akan berguna bagi dokter Anda untuk medeteksi adanya masalah pada Anda atau bayi sejak awal.

2. Lakukan Check-up

Dok. Thinkstock

Kesehatan sangatlah penting sebelum dimulainya kehamilan. Jadi ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan Anda cukup sehat untuk mengandung bayi. Alangkah baiknya Anda mengetahui adanya masalah lebih awal daripada setelah minggu-minggu awal kehamilan Anda.

3. Memperbanyak Konsumsi Asam Folat

Dok. Thinkstock

Asam folat sangatlah penting dalam mencegah cacat lahir pada bayi. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Asam Folat harus sudah terkandung dalam tubuh Anda sebelum terjadinya kehamilan.

4. Tinggalkan Kebiasaan Buruk

Dok. Thinkstock

Mempersiapkan tubuh Anda untuk kehamilan berarti juga membersihkan sistem tubuh Anda dari kemungkinan racun yang ada. Anda harus berhenti merokok sebelum hamil, dan jangan gunakan obat-obatan dan alkohol. Periode yang paling penting untuk kandungan Anda bahkan terjadi sebelum Anda tahu sudah hamil. Itulah mengapa memiliki gaya hidup sehat adalah tahap pertama yang harus Anda lakukan sebelum Anda mencoba untuk hamil.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Dok. Thinkstock

Saat hamil, tubuh Anda membutuhkan vitamin dan nutrisi lebih banyak dari sebelumnya. Daripada memikirkan apa yang bayi butuhkan untuk tumbuh sehat, sebaiknya Anda mengonsumsi vitamin dan mineral sebanyak yang tubuh Anda butuhkan untuk tetap sehat.

6. Berhenti Mengonsumsi Pil KB

Dok. Thinkstock

Yang satu ini mungkin sangat jelas, namun Anda harus benar-benar berhenti mengonsumsi pil KB beberapa bulan sebelumnya. Mengonsumsi pil KB dapat membahayakan bayi dan Anda pastinya ingin efek hormonalnya hilang dari sistem tubuh. Biasanya, wanita membutuhkan beberapa bulan untuk hamil setelah mereka menghentikan pemakaian pil KB beberapa bulan setelahnya.

7. Cek Lagi Asuransi Anda atau Suami

Dok. Thinkstock

Pastikan dan lihat kembali polis asuransi Anda atau suami sebelum hamil untuk mengetahui apa biaya yang akan ditanggung dan apa yang harus bayar sendiri. Anda juga harus mencari tahu apakah dokter kandungan, bidan, dan rumah sakit yang ditunjuk menerima asuransi Anda. Tidak ada salahnya Anda mengetahui jenis pertanggungan yang Anda miliki jika sesuatu terjadi.

8. Komunikasi adalah Kuncinya

Dok. Thinkstock

Bicaralah kepada suami sebelum Anda merencanakan kehamilan. Pastikan Anda berdua setuju untuk memulai kehamilan. Pertimbangkan kemampuan keuangan, faktor umur, dan tujuan Anda dalam hidup. Ini untuk menghindari konflik dan masalah di kemudian hari.
(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads