Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Cara Atasi Anak yang Dimanjakan Kakek & Neneknya

wolipop
Selasa, 20 Des 2011 18:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Cukup banyak pasangan yang meminta bantuan orangtua untuk menjaga anak saat mereka bekerja. Orangtua jadi pilihan karena di zaman sekarang ini cukup sulit mencari babysitter yang dapat dipercaya.

Mempercayakan anak-anak dalam pengasuhan kakek dan neneknya membuat orangtua jadi lebih tenang. Namun bukan berarti tidak ada masalah yang muncul dengan pilihan tersebut.

Beberapa orangtua mengeluh anak mereka menjadi manja. Hal itu terjadi karenan sang kakek dan nenek kerap selalu mengikuti semua kemauan cucunya. Apakah Anda mengalami masalah serupa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikolog yang juga menulis buku 'Parenting Without Power Struggles', Susan Stiffelman, mencoba memberikan beberapa sarannya untuk Anda. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar anak tak terus dimanjakan kakek dan neneknya, seperti dikutip dari Huffington Post:

1. Diskusikan dengan orangtua Anda soal apa yang memang Anda harapkan dan inginkan. Kalau memang perlu, bahas dengan detail segala sesuatunya. Misalnya saja, kapan anak harus tidur, mengerjakan PR, bermain, dan lain-lain. Jika memang anak sudah cukup besar dan mengerti, tidak ada salahnya mereka ikut diajak dalam diskusi tersebut. Katakan pada anak, kalau Anda berharap dia mau mengikuti apa perkataan kakek dan neneknya, tanpa marah-marah ataupun menangis.

2. Buat orangtua paham kalau mereka mendapat izin Anda untuk bertindak tegas pada anak-anak jika memang dibutuhkan. Ketegasan ini perlu Anda katakan, karena kakek dan nenek kerap terlalu baik pada cucu-cucunya. Orangtua Anda sangat memuja anak-anak Anda dan mereka ingin hal sebaliknya juga terjadi. Katakan pada orangtua Anda, mereka boleh bersikap lembut dan baik pada anak-anak, saat Anda ada juga di sana. Tapi kalau Anda sedang bekerja atau tidak ada, minta mereka untuk jangan terlalu memanjakan.

3. Realistis. Anda harus paham kalau kakek dan nenek merasa punya hubungan istimewa dengan cucunya. Mereka senang memanjakan dan mengizinkan anak melakukan hal yang Anda tidak perbolehkan. Sang kakek dan nenek menganggap itu sebagai bagian dari bersenang-senang. Jadi cobalah bicara dengan orangtua Anda untuk mencari solusi bagaimana agar mereka bisa lebih tidak mudah menyerah saat menghadapi anak-anak.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads