Amankah untuk Ibu Hamil Berpuasa?
wolipop
Rabu, 03 Agu 2011 18:13 WIB
Jakarta
-
Penelitian di Amerika menunjukkan wanita hamil yang berpuasa berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Apakah memang ibu hamil tidak boleh berpuasa?
Sebuah penelitian dilakukan oleh Universita Columbia, Amerika Serikat pada ibu hamil yang tengah berpuasa. Seperti dikutip BBC, penelitian tersebut mengambil data sensus dari Amerika, Irak dan Uganda.
Dari penelitian itu terungkap, wanita hamil yang berpuasa berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Bayi tersebut juga berisiko memiliki masalah belajar di usia dewasa.
Kasus tersebut, menurut para peneliti, terjadi jika si ibu berpuasa di awal kehamilan. Hal yang sama juga dialami ibu yang waktu berpuasanya sangat panjang (di musim panas).
Benarkah puasa berbahaya bagi bayi?
Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM mengatakan wanita hamil sebenarnya aman untuk berpuasa saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua atau sekitar bulan keempat sampai awal-awal bulan ketujuh atau kedelapan.
Sedangkan pada trimester pertama sangat rawan, karena menurut Dr Ari, pada masa trimester pertama, ibu hamil biasanya akan mengalami morning sickness berupa mual atau muntah. Saat itu terjadi perubahan selera makan dan berat badan yang tidak disadari.
Dalam kondisi ini, ibu hamil biasanya akan kehilangan nafsu makan atau makan dengan porsi lebih sedikit dari biasanya. Hal ini akan berakibat buruk bagi ibu dan janin bila tetap memaksakan berpuasa.
"Sedangkan pada trimester ketiga, ditakutkan ibu hamil sewaktu-waktu mengalami persalinan. Kalau dia puasa, maka tenaganya kurang untuk melahirkan," lanjut dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia), seperti dikutip dari detikHealth.
Oleh karena itu, ibu hamil yang berpuasa harus memperhatikan asupan gizinya. Asupan gizi dan kalori harus tetap sama dengan kondisi normal atau pada saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 10-20 persen lemak. Ibu hamil juga harus mempertimbangkan usia kandungannya saat menjalankan ibadah puasa.
(eny/eya)
Sebuah penelitian dilakukan oleh Universita Columbia, Amerika Serikat pada ibu hamil yang tengah berpuasa. Seperti dikutip BBC, penelitian tersebut mengambil data sensus dari Amerika, Irak dan Uganda.
Dari penelitian itu terungkap, wanita hamil yang berpuasa berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Bayi tersebut juga berisiko memiliki masalah belajar di usia dewasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah puasa berbahaya bagi bayi?
Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM mengatakan wanita hamil sebenarnya aman untuk berpuasa saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua atau sekitar bulan keempat sampai awal-awal bulan ketujuh atau kedelapan.
Sedangkan pada trimester pertama sangat rawan, karena menurut Dr Ari, pada masa trimester pertama, ibu hamil biasanya akan mengalami morning sickness berupa mual atau muntah. Saat itu terjadi perubahan selera makan dan berat badan yang tidak disadari.
Dalam kondisi ini, ibu hamil biasanya akan kehilangan nafsu makan atau makan dengan porsi lebih sedikit dari biasanya. Hal ini akan berakibat buruk bagi ibu dan janin bila tetap memaksakan berpuasa.
"Sedangkan pada trimester ketiga, ditakutkan ibu hamil sewaktu-waktu mengalami persalinan. Kalau dia puasa, maka tenaganya kurang untuk melahirkan," lanjut dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia), seperti dikutip dari detikHealth.
Oleh karena itu, ibu hamil yang berpuasa harus memperhatikan asupan gizinya. Asupan gizi dan kalori harus tetap sama dengan kondisi normal atau pada saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 10-20 persen lemak. Ibu hamil juga harus mempertimbangkan usia kandungannya saat menjalankan ibadah puasa.
(eny/eya)
Pakaian Wanita
Takut Gerah Pakai Tunik? Yang Satu Ini Justru Adem Sepanjang Hari!
Kesehatan
Jangan Asal Makan Gula Saat Buka Puasa! Pakai Stevia untuk Alternatif yang Lebih Aman
Perawatan dan Kecantikan
Sat-Set Tanpa Keramas! Ini Rahasia Rambut Fresh dalam 1 Menit
Perawatan dan Kecantikan
Kurang Tidur Saat Ramadan? 2 Eye Serum Ini Bikin Mata Tetap Fresh Sampai Lebaran
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral Pernikahan Sederhana Gen Z, Tanpa Musik & Jamuan Mi Instan Jadi Sorotan
2
Ramalan Zodiak 15 Februari: Aquarius Tetap Fokus, Pisces Singkirkan Keraguan
3
Ke Manapun Bawa Tumbler, Rossa Kolaborasi dengan Frank Green
4
Romantis! 8 Maternity Shoot Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda ala Film Ghost
5
Baru Sebulan Cerai, Nicole Kidman Rayakan Galentine's Day
MOST COMMENTED











































