Tips Bebas Stres Saat Mengurus Anak Balita
wolipop
Sabtu, 16 Jul 2011 11:51 WIB
Jakarta
-
Memiliki anak balita tentu punya tantangan tersendiri. Meski baru berusia 2 atau 3 tahun, tingkah lakunya yang seperti penguasa rumah bisa benar-benar melelahkan. Apalagi bila Anda memiliki dua anak batita.
Berikut ini, ada beberapa tips untuk melewati masa pengasuhan batita tanpa rasa stres, seperti dikutip dari She Knows.
1. Masa 'Polusi Suara'
Balita cenderung menyuarakan opininya atas apapun dan merasa perlu mengatakan segala hal yang ada di otaknya. Satu saja sudah ribut, apalagi banyak? Mungkin Anda berpikir untuk membeli penyumbat telinga. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya anak-anak ini hanya ingin didengar? Mereka tidak peduli apa yang mereka katakan, ataupun apakah Anda setuju dengannya. Yang mereka mau adalah Anda mendengar semua yang mereka katakan. Sebelum mereka menerima respon bahwa Anda mendengarkan, mereka akan tetap mengulang kalimat mereka. Jadi, sebaiknya dengarkan saja ucapan mereka dan berusaha berinteraksi dengannya.
2. Keamanan Ditingkatkan
Rasa ingin tahu balita sangat tinggi dan mereka senang eksplorasi, bahkan melebihi bayangan Anda. Pastikan benda-benda tajam, barang pecah belah, cairan pestisida, deterjen dan racun serangga ditaruh ditempat yang sulit dijangkau anak-anak. Ingat, suasana tenang dirumah tidak selalu karena mereka tidur. Mungkin juga karena mereka sedang sibuk mengamati dan membongkar-bongkar 'mainan' baru. Selalu awasi batita Anda, atau minta bantuan orang lain untuk menjaganya bila perlu.
3. Toilet Training
Saat latihan menggunakan toilet untuk anak pertama, Anda akan memahami caranya dan akan terasa lebih mudah untuk anak kedua dan selanjutnya. Pada akhirnya jika Anda tekun melatihnya dan sabar, batita akan menggunakan toilet sendiri, seperti ketika Anda mengajarnya tidur ketika berusia 6 bulan. Langkah-langkah melatih anak buang air kecil/ besar, bisa disimak di sini
4. Rewel dan Banyak Mau
Balita gampang sekali berubah pikiran. Jika awalnya ia ingin A, tidak sampai 5 menit ia akan minta ganti B. Saat-saat seperti ini Anda haruslah tegas. Pisahkan apa saja keinginannya yang masih bisa dituruti dan apa yang tidak bisa ditoleransi. Anda bisa mulai dengan memberinya pilihan untuk makan siang dan memberi waktu 5 menit untuknya berpikir ulang, jika ingin ditukar sebelum Anda memasaknya.
(hst/hst)
Berikut ini, ada beberapa tips untuk melewati masa pengasuhan batita tanpa rasa stres, seperti dikutip dari She Knows.
1. Masa 'Polusi Suara'
Balita cenderung menyuarakan opininya atas apapun dan merasa perlu mengatakan segala hal yang ada di otaknya. Satu saja sudah ribut, apalagi banyak? Mungkin Anda berpikir untuk membeli penyumbat telinga. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya anak-anak ini hanya ingin didengar? Mereka tidak peduli apa yang mereka katakan, ataupun apakah Anda setuju dengannya. Yang mereka mau adalah Anda mendengar semua yang mereka katakan. Sebelum mereka menerima respon bahwa Anda mendengarkan, mereka akan tetap mengulang kalimat mereka. Jadi, sebaiknya dengarkan saja ucapan mereka dan berusaha berinteraksi dengannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasa ingin tahu balita sangat tinggi dan mereka senang eksplorasi, bahkan melebihi bayangan Anda. Pastikan benda-benda tajam, barang pecah belah, cairan pestisida, deterjen dan racun serangga ditaruh ditempat yang sulit dijangkau anak-anak. Ingat, suasana tenang dirumah tidak selalu karena mereka tidur. Mungkin juga karena mereka sedang sibuk mengamati dan membongkar-bongkar 'mainan' baru. Selalu awasi batita Anda, atau minta bantuan orang lain untuk menjaganya bila perlu.
3. Toilet Training
Saat latihan menggunakan toilet untuk anak pertama, Anda akan memahami caranya dan akan terasa lebih mudah untuk anak kedua dan selanjutnya. Pada akhirnya jika Anda tekun melatihnya dan sabar, batita akan menggunakan toilet sendiri, seperti ketika Anda mengajarnya tidur ketika berusia 6 bulan. Langkah-langkah melatih anak buang air kecil/ besar, bisa disimak di sini
4. Rewel dan Banyak Mau
Balita gampang sekali berubah pikiran. Jika awalnya ia ingin A, tidak sampai 5 menit ia akan minta ganti B. Saat-saat seperti ini Anda haruslah tegas. Pisahkan apa saja keinginannya yang masih bisa dituruti dan apa yang tidak bisa ditoleransi. Anda bisa mulai dengan memberinya pilihan untuk makan siang dan memberi waktu 5 menit untuknya berpikir ulang, jika ingin ditukar sebelum Anda memasaknya.
(hst/hst)
Olahraga
Rahasia Perut Kencang Tanpa Harus ke Gym! Cukup Pakai 2 Alat Ini di Rumah
Makanan & Minuman
Bikin Salad Saat Lebaran Bikin Semua Orang Nambah! Saus Ini Ternyata Jadi Kuncinya
Health & Beauty
Kulit Kusam? Blackmores Ultimate Radiance Skin Bantu Rawat Kulit dari Dalam
Elektronik & Gadget
Cari TWS Baru? AirPods Pro 3 Tawarkan Audio Adaptif dan ANC Lebih Canggih
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Pasangan Artis Ini Mencuri Ratusan Barang di Supermarket, Kini Ditangkap
2
Kejam! Mantan Ratu Kecantikan Buang Bayi yang Masih Hidup ke Kantung Sampah
3
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
4
Mantan Idol Berharap Setenar BLACKPINK, Dark Jokes-nya Viral Bikin Ngakak
5
Istri Tyson Fury Tak Siap Jadi Nenek di Usia 37, Putrinya Dinikahkan Usia 17
MOST COMMENTED











































