Penelitian: Kebahagiaan Anak Tergantung Pada Ibunya
wolipop
Selasa, 05 Apr 2011 10:00 WIB
Jakarta
-
Para peneliti di Inggris mencari tahu apa yang membuat anak-anak bahagia dengan kehidupan mereka. Temuan penelitian tersebut anak bahagia jika ibu mereka bahagia. Sedangkan kebahagiaan ayah tidak terlalu menentukan kepuasaan hidup anak.
'The Understanding Society' itulah nama penelitian yang melibatkan 40 ribu rumah tangga di Inggris. Ada 6.441 wanita, 5.384 pria dan 1.268 anak yang jadi responden penelitian tersebut.
Dilansir Daily Mail, 60% anak-anak dalam penelitian itu yang ibunya bahagia dengan hidup mereka, merasa sangat puas dengan kehidupan keluarga sekarang. Sebaliknya, 55% anak yang ibunya tidak bahagia, merasa hidupnya kurang membahagiakan.
Penelitian yang melibatkan anak berusia 10-15 tahun itu mencari tahu bagaimana hubungan antara pasangan menikah dan hubungan antara orangtua dengan anak. Tiga peneliti dalam penelitian tersebut yang berasal dari Institute for Social and Economic Research, Professor John Ermisch, Dr Maria Iacovou dan Dr Alexandra Skew mengungkapkan, anak yang paling bahagia adalah mereka yang tinggal dengan kedua orangtua, tanpa adik, tidak sering bertengkar dengan orangtua, makan malam bersama setidaknya tiga kali dalam seminggu dan sang ibu bahagia dengan keluarganya.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan keluarga dan orangtua yang bahagia adalah kunci kebahagiaan anak. Hal ini bertolak belakang dengan anggapan yang ada selama ini kalau anak-anak hanya mau menghabiskan waktu dengan bermain videogame atau menonton televisi. Yang kami temukan anak-anak justru merasa bahagia jika bisa berinteraksi dengan orangtua atau saudara mereka," urai Dr Maria Iacovou.
(eny/eny)
'The Understanding Society' itulah nama penelitian yang melibatkan 40 ribu rumah tangga di Inggris. Ada 6.441 wanita, 5.384 pria dan 1.268 anak yang jadi responden penelitian tersebut.
Dilansir Daily Mail, 60% anak-anak dalam penelitian itu yang ibunya bahagia dengan hidup mereka, merasa sangat puas dengan kehidupan keluarga sekarang. Sebaliknya, 55% anak yang ibunya tidak bahagia, merasa hidupnya kurang membahagiakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan keluarga dan orangtua yang bahagia adalah kunci kebahagiaan anak. Hal ini bertolak belakang dengan anggapan yang ada selama ini kalau anak-anak hanya mau menghabiskan waktu dengan bermain videogame atau menonton televisi. Yang kami temukan anak-anak justru merasa bahagia jika bisa berinteraksi dengan orangtua atau saudara mereka," urai Dr Maria Iacovou.
(eny/eny)
Home & Living
5 Rekomendasi Rice Cooker Multifungsi! Masak Nasi, Sup, Hingga Dessert dalam Satu Alat
Home & Living
Cara Menggunakan French Press untuk Membuat Kopi di Rumah Senikmat di Cafe
Elektronik & Gadget
5 Rekomendasi Power Bank PISEN Ini Bikin Mudik Bebas Drama Lowbatt
Olahraga
Dunlop Gecko Tac Overgrip: Grip Anti Licin untuk Tingkatkan Performa
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto: Adu Gaya Seksi Para Bintang di Karpet Merah Oscars After Party 2026
2
Makin Panas, Keluarga Kim Sae Ron Diduga Alami Tekanan Akibat Kim Soo Hyun
3
Pesona Son Ye Jin dengan Otot Perut Kencang, Tak Disangka Sudah Jadi Ibu
4
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
5
Terungkap Ucapan Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Sebelum Kalah di Oscar 2026
MOST COMMENTED











































