5 Cara Berkomunikasi Yang Tepat Pada Anak
wolipop
Senin, 27 Des 2010 10:01 WIB
Jakarta
-
Sebagai orang tua, Anda harus memilih kalimat yang tepat saat sedang berkomunikasi dengan si kecil. Terkadang komunikasi yang salah bisa berdampak buruk terhadap anak. Cobalah untuk menghindari cara bicara yang tidak dapat diterima.
Menurut Maggie Macaulay, MS ED pemilik Parenting Whole Heart, pemahaman yang tepat untuk berkomunikasi dengan anak adalah salah satu kunci sukses untuk menghindari kesalahan pengasuhan. Inilah beberapa hal yang harus dihindari dalam berkomunikasi dengan anak, seperti yang dikutip dari ezinearticle.
1. Jangan memberi harapan kosong kepada anak
Bila anak memberikan pertanyaan kepada Anda yang mengharuskan untuk menjawab pertanyaan tersebut, tunjukkan komitmen dalam menjawab pertanyaan. Hindari kata 'mungkin" untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anak. Berikanlah anak jawaban yang pasti yaitu dengan mengajukan batas waktu untuk memenuhi permintaan anak. Seperti "mama akan membelikan sepeda untuk kamu bulan depan ya", karena dengan jawaban yang pasti tersebut akan dicontoh oleh anak dalam mengambil keputusan.
2. Bersikap sopan terhadap anak
Jika Anda ingin meminta tolong kepada anak, sebaiknya komunikasikan dengan jelas dan sopan. Sebaiknya gunakan seperti kalimat "tolong, matikan televisinya". Meminta pertolongan kepada anak juga dapat dilakukan dengan memberikan sesuatu yang membuat mereka terpacu untuk melakukannya.
3. Menyelesaikan masalah dengan cara efektif
Jika Anda sudah mulai kehilangan kesabaran terhadap anak, sangat mudah untuk menyuruhnya pergi kembali ke kamarnya agar situasi tidak semakin memburuk. Tetapi menurut Macaulay, tindakan seperti itu tidak akan efektif karena anak Anda tidak akan merenungkan dan memperbaiki kesalahannya. Macaulay menyarankan sebaiknya menyelesaikan masalah tersebut dengan anak.
4. Hindari mengulang perintah kepada anak
Ketika Anda meminta pertolongan kepada anak, hindari memintanya berulang-ulang yang berakibat anak akan enggan untuk melakukan apa yang Anda perintahkan. Berilah peringatan kepada anak untuk melakukan perintah dengan satu kali ucapan agar anak merasa nyaman untuk melakukan perintah Anda
5. Membedakan perintah kepada setiap anak
jika Anda ingin memberikan perintah kepada anak untuk melakukan sesuatu dengan cepat, jangan menyamakan perintah tersebut pada semua golongan usia anak, karena yang akan terjadi mereka akan salah mengartikanya. Anda perlu mendefinisikan lebih jelas kepada anak diusia kurang dari 6 tahun untuk menyuruhnya lebih cepat, seperti "waktunya lima menit lagi ya".
(eya/eny)
Menurut Maggie Macaulay, MS ED pemilik Parenting Whole Heart, pemahaman yang tepat untuk berkomunikasi dengan anak adalah salah satu kunci sukses untuk menghindari kesalahan pengasuhan. Inilah beberapa hal yang harus dihindari dalam berkomunikasi dengan anak, seperti yang dikutip dari ezinearticle.
1. Jangan memberi harapan kosong kepada anak
Bila anak memberikan pertanyaan kepada Anda yang mengharuskan untuk menjawab pertanyaan tersebut, tunjukkan komitmen dalam menjawab pertanyaan. Hindari kata 'mungkin" untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anak. Berikanlah anak jawaban yang pasti yaitu dengan mengajukan batas waktu untuk memenuhi permintaan anak. Seperti "mama akan membelikan sepeda untuk kamu bulan depan ya", karena dengan jawaban yang pasti tersebut akan dicontoh oleh anak dalam mengambil keputusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda ingin meminta tolong kepada anak, sebaiknya komunikasikan dengan jelas dan sopan. Sebaiknya gunakan seperti kalimat "tolong, matikan televisinya". Meminta pertolongan kepada anak juga dapat dilakukan dengan memberikan sesuatu yang membuat mereka terpacu untuk melakukannya.
3. Menyelesaikan masalah dengan cara efektif
Jika Anda sudah mulai kehilangan kesabaran terhadap anak, sangat mudah untuk menyuruhnya pergi kembali ke kamarnya agar situasi tidak semakin memburuk. Tetapi menurut Macaulay, tindakan seperti itu tidak akan efektif karena anak Anda tidak akan merenungkan dan memperbaiki kesalahannya. Macaulay menyarankan sebaiknya menyelesaikan masalah tersebut dengan anak.
4. Hindari mengulang perintah kepada anak
Ketika Anda meminta pertolongan kepada anak, hindari memintanya berulang-ulang yang berakibat anak akan enggan untuk melakukan apa yang Anda perintahkan. Berilah peringatan kepada anak untuk melakukan perintah dengan satu kali ucapan agar anak merasa nyaman untuk melakukan perintah Anda
5. Membedakan perintah kepada setiap anak
jika Anda ingin memberikan perintah kepada anak untuk melakukan sesuatu dengan cepat, jangan menyamakan perintah tersebut pada semua golongan usia anak, karena yang akan terjadi mereka akan salah mengartikanya. Anda perlu mendefinisikan lebih jelas kepada anak diusia kurang dari 6 tahun untuk menyuruhnya lebih cepat, seperti "waktunya lima menit lagi ya".
(eya/eny)
Elektronik & Gadget
Dengerin Musik Pakai Kacamata? JBL Soundgear Frames Open Wireless Bluetooth!
Pakaian Pria
Rekomendasi Sepatu Running Pria, Siap Temani Lari Subuh dan Ngabuburit Selama Bulan Ramadhan 2026!
Pakaian Pria
Bitsnbobs76 Work Jacket Boxy Black Eyes Twill Oversized, Statement Outer yang Bikin Look Makin Bold & Stand Out!
Elektronik & Gadget
JBL Tune 520BT! Headphone Wireless Ringan dengan Bass Powerful
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto Ultah Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Dirayakan di Jet Pribadi-Tema Imlek
2
Foto: Gaya Berkebaya Sherly Tjoanda, Gubernur Terkaya di Indonesia
3
Sinopsis In Your Radiant Season, Drakor Lee Sung Kyung & Chae Jong Bikin Baper
4
Ramalan Zodiak 19 Februari: Aquarius Jangan Boros, Pisces Jangan Menyerah
5
30 Pantun Menyambut Ramadan 2026, Singkat, Lucu, dan Penuh Doa Baik
MOST COMMENTED











































