Alasan Tidak Boleh Terlalu Sering Memberikan Anak Hadiah
wolipop
Senin, 20 Des 2010 10:07 WIB
Jakarta
-
Seperti yang dikutip dari sheknows, memberikan hadiah untuk si kecil terutama di hari-hari spesial seperti natal, ulang tahun, dan lainnya memang sangatlah menyenangkan. Melihat ia gembira dengan hadiah yang Anda berikan adalah suatu yang berharga.
Namun terlalu sering memberikan hadiah juga bukanlah hal yang tepat. Berikut lima alasan mengapa Anda tidak boleh terlalu sering memberikan hadiah untuk si kecil.
1. Ekonomi
Masalah ekonomi merupakan masalah yang paling mendasar dari semua alasan mengapa Anda sebaiknya tidak membelikan si kecil terlalu banyak hadiah. Jangan sampai hanya karena ingin melihat si kecil bahagia, Anda memberikan hadiah yang tidak bisa Anda bayar. Kebahagiaan tidak harus berarti hadiah yang banyak.
2. Arti dibalik hari spesial
Hari spesial seperti natal dan ulang tahun tidak selalu berarti tentang hadiah, mainan atau konsumerisme. Ingat kembali makna dibalik hari natal adalah agama, kebaikan dan rasa kasih. Begitu juga dengan arti di balik hari ulang tahun yang mengenai pencapaian, kedewasaan, cita-cita dan hal lain. Oleh karena itu, lebih baik ajarkan kembali si kecil makna di balik hari-hari spesial tersebut dan kurangi memberikan hadiah terlalu banyak untuknya.
3. Anak menjadi manja
Tidak ada satupun orang tua menginginkan anaknya memiliki sifat manja. Sayangnya, memberikan terlalu banyak hadiah bisa membuat si kecil menjadi manja dan mau melakukan sesuatu dengan pamrih.
4. Kasih sayang orang tua bukan berarti hadiah
Memberikan hadiah untuk si kecil tentu saja akan membuatnya senang, dan kebahagiannya tersebutlah yang selalu ingin Anda liat tiap harinya. Namun, cinta orangtua bukan berarti banyaknya hadiah yang diberikan kepada si kecil. Tunjukan kasih sayang Anda dengan memberikan hadiah seperti pujian, pelukan, ciuman atau memberikan hari khusus untuk si kecil agar bisa bermain dengan Anda yang biasanya sibuk.
5. Ajarkan si kecil untuk memberi
Seperti yang dikatakan pepatah, 'memberi lebih baik daripada menerima'. Alangkah baiknya bila Anda mengajarkan si kecil agar selalu memberi ketimbang selalu menerima hadiah. Momen seperti natal ini bisa dijadikan alasan tepat untuk mengajarkan si kecil memberikan sebagian mainannya kepada anak-anak lain yang membutuhkan.
(eya/eya)
Namun terlalu sering memberikan hadiah juga bukanlah hal yang tepat. Berikut lima alasan mengapa Anda tidak boleh terlalu sering memberikan hadiah untuk si kecil.
1. Ekonomi
Masalah ekonomi merupakan masalah yang paling mendasar dari semua alasan mengapa Anda sebaiknya tidak membelikan si kecil terlalu banyak hadiah. Jangan sampai hanya karena ingin melihat si kecil bahagia, Anda memberikan hadiah yang tidak bisa Anda bayar. Kebahagiaan tidak harus berarti hadiah yang banyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari spesial seperti natal dan ulang tahun tidak selalu berarti tentang hadiah, mainan atau konsumerisme. Ingat kembali makna dibalik hari natal adalah agama, kebaikan dan rasa kasih. Begitu juga dengan arti di balik hari ulang tahun yang mengenai pencapaian, kedewasaan, cita-cita dan hal lain. Oleh karena itu, lebih baik ajarkan kembali si kecil makna di balik hari-hari spesial tersebut dan kurangi memberikan hadiah terlalu banyak untuknya.
3. Anak menjadi manja
Tidak ada satupun orang tua menginginkan anaknya memiliki sifat manja. Sayangnya, memberikan terlalu banyak hadiah bisa membuat si kecil menjadi manja dan mau melakukan sesuatu dengan pamrih.
4. Kasih sayang orang tua bukan berarti hadiah
Memberikan hadiah untuk si kecil tentu saja akan membuatnya senang, dan kebahagiannya tersebutlah yang selalu ingin Anda liat tiap harinya. Namun, cinta orangtua bukan berarti banyaknya hadiah yang diberikan kepada si kecil. Tunjukan kasih sayang Anda dengan memberikan hadiah seperti pujian, pelukan, ciuman atau memberikan hari khusus untuk si kecil agar bisa bermain dengan Anda yang biasanya sibuk.
5. Ajarkan si kecil untuk memberi
Seperti yang dikatakan pepatah, 'memberi lebih baik daripada menerima'. Alangkah baiknya bila Anda mengajarkan si kecil agar selalu memberi ketimbang selalu menerima hadiah. Momen seperti natal ini bisa dijadikan alasan tepat untuk mengajarkan si kecil memberikan sebagian mainannya kepada anak-anak lain yang membutuhkan.
(eya/eya)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
2
Gaya Zahwa Massaid yang Digosipkan Pacaran Dengan Jefri Nichol
3
Hilary Duff Pamer Tak Pernah Bertengkar dengan Suami, Dicap Nyebelin
4
Ramalan Zodiak 27 Februari: Libra Banyak Peluang, Sagitarius Hubungan Membaik
5
Ramalan Zodiak 27 Februari: Leo Introspeksi Diri, Virgo Lebih Rileks
MOST COMMENTED











































