Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Atasan Mengajak Kencan, Bagaimana Menolaknya?

wolipop
Rabu, 11 Agu 2010 14:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Atasan yang baik memang penuh wibawa dan ramah terhadap semua karyawan. Tipe pemimpin seperti ini tentu akan disukai bawahan.

Ditunjang jika atasan mudah bergaul dan suka membantu karyawan sedang mengalami kesusahan atau dalam masalah. Atasan yang seperti ini, sering kalimempunyai perasaan khusus pada bawahannya.

Bagaimana jika bawahan yang cantik dan menarik ditaksir oleh atasan yang masih lajang? Bila ini terjadi pada Anda, menghadapi atasan yang memiliki perasaan suka memang tidak muda. Jika Anda ingin menolaknya, simak beberapa tips berikut ini, jangan salah langkah akan menjadi bumerang pada karier Anda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Batasi Interaksi
Pria yang jatuh cinta biasanya akan mengeluarkan segala jurus agar bisa lebih dekat dengan wanita pujaan. Mulai dari mengajak ngobrol masalah pribadi, mengajak makan berdua hingga membuat jadwal dinas bersama. Jangan ragu untuk segera membatasi interaksi dengan atasan Anda. Usahakan membatasi hubungan hanya sebatas rekan kerja. Upayakan selalu
bersikap sopan saat menolak ajakan agar tidak tersinggung.

2. Jangan beri harapan atau peluang
Jika atasan Anda mengutarakan hal yang menjurus pada perasaannya terhadap Anda, alihkan pembicaraan atau abaikan. Jangan berikan harapan. Sekali Anda memberinya harapan, maka Anda akan terjerumus.

3. Jelaskan penolakan dengan tepat
Komunikasi yang baik dapat menyelesaikan masalah Anda seberat apapun. Pilihlah waktu yang tepat untuk mengutarakan kepada atasan bahwa Anda hanya ingin menjadi karyawannya. Berikan pengertian sebaik mungkin, agar ia dapat memahami keputusan itu adalah yang terbaik bagi Anda dan dirinya.

4. Siapkan dengan risiko
Jika Anda sudah menolak tetapi respon nya tidak baik, Anda akan mendapat risiko yang membuat karier Anda meredup. Siapkan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi seperti diturunkan jabatan atau dikeluarkan. Atasan yang bijaksana akan tahu bersikap, bukannya bertindak seenaknya. Jika ya, berarti dia memang pemimpin yang tidak benar.

5. Jangan pamer
Hindari mengumbar Atasan yang menyukai Anda kepada rekan kantor. Belum tentu atasan akan senang bila berita ini tersebar ke mana-mana.

6 Tetap profesional
Profesionalisme harus Anda pertahankan meskipun Anda sudah menolak atasan. Lakukan segala pekerjaan yang diberikan atasan sesuai dengan perintahnya dan kumpulkan tepat pada waktunya.

(kik/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads