×
Ad

Semprot Parfum di Bagian Mana Agar Tahan Lama? Ini 5 Titik Rahasianya!

Adinda Salma - wolipop
Kamis, 17 Sep 2026 09:30 WIB
Foto: dok. Freepik
Jakarta -

Pernahkah kamu merasa aroma parfum favorit mendadak hilang hanya beberapa jam setelah disemprotkan, padahal kamu sudah memakainya dalam jumlah banyak?

Fenomena aroma yang cepat memudar ini bukan hanya disebabkan oleh kualitas parfum saja, tetapi bisa juga karena teknik pengaplikasiannya kurang tepat. Banyak orang mengira cukup berjalan melewati semprotan parfum atau menyemprotkannya secara asal agar tercium harum. Padahal, ada titik khusus agar jejak aroma atau sillage wewangian kamu terpancar lebih kuat dan bertahan seharian.

Pada bagian mana perlu disemprot parfum agar tahan lama? Untuk memahami cara kerja keharuman parfum pada tubuh, mari kita bahas panduan praktis menyemprotkan parfum tahan lama yang direkomendasikan langsung oleh para ahli parfum.

1. Semprotkan pada Titik Nadi Tubuh

Kunci utama agar parfum dapat bertahan lama hingga meninggalkan jejak adalah dengan memanfaatkan area panas tubuh seperti titik-titik nadi. "Parfum-baik alkohol, minyak, dan sebagainya-bekerja melalui penguapan, jadi panas tubuh kamu di titik nadi selalu menjadi pilihan yang aman untuk pemakaian," ucap Michael Nordstrand, seorang pemilik dan pembuat parfum dari Mythologist Studio.

"Cobalah di belakang telinga, tengkuk, dan pergelangan tangan bagian dalam," jelasnya lagi.

Area ideal lainnya untuk menyemprotkan parfum adalah pada lekukan siku bagian dalam. Ia juga mengingatkan agar tidak menggosok kedua pergelangan tangan setelah menyemprot parfum, sebab kebiasaan tersebut dapat merusak aroma awal parfum dan membuat aromanya cepat hilang.

2. Semprotkan pada Pakaian dan Rambut

Selain kulit, serat kain dan rambut memiliki kemampuan yang baik dalam mengunci molekul aroma. "Serat lebih baik dalam memerangkap aroma dan memiliki keunggulan karena tidak bersifat hangat seperti tubuh manusia, jadi itu selalu menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal dari sebuah parfum," Ucap Michael.

Panas tubuh manusia terkadang membuat parfum menguap terlalu cepat, terutama jika beraktivitas di daerah beriklim tropis atau hangat. Di sinilah pakaian dan rambut berperan sebagai pemikat aroma yang tahan lama.

Meski demikian, berhati-hatilah saat menyemprot parfum pada pakaian berwarna terang agar tidak meninggalkan noda. Untuk bagian rambut, hindari penggunaan parfum badan biasa secara berlebihan karena kandungan alkoholnya berpotensi memicu kekeringan.

Linda G.Levy, Presiden dari The Fragrance Foundation, menyarankan memakai parfum khusus rambut. "Parfum rambut diformulasikan untuk memberikan rambut dua kali lipat keharuman dan nutrisi. Parfum ini mungkin mengandung alkohol atau tidak, tetapi memiliki banyak manfaat, mulai dari melembapkan hingga menutrisi rambut dengan bahan-bahan seperti vitamin atau minyak," ucap Linda.



Simak Video "Video: Apa Saja Isi Perpustakaan Parfum Terbesar Se-Asia di Jakarta?"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork