5 Parfum Niche untuk Penyuka Aroma Floral-Fruity yang Unik dan Mewah
Parfum niche merupakan kategori wewangian yang umumnya dibuat oleh rumah parfum yang menjadikan fragrance sebagai fokus utama bisnisnya. Berbeda dengan parfum dari fashion house yang membawa identitas busana dan gaya hidup ke dalam wewangian, parfum niche cenderung memberi ruang lebih besar pada konsep dan karakter aroma.
Istilah niche bukan berarti parfum tersebut otomatis lebih mahal atau lebih berkualitas dibandingkan kategori lain. Perbedaannya lebih terletak pada pendekatan kreatif, target pasar, dan cara wewangian tersebut diposisikan.
Keunggulan yang banyak dicari dari parfum niche adalah karakter aromanya yang lebih spesifik dan tidak selalu dibuat untuk menyenangkan selera sebanyak mungkin orang. Karena tidak sepenuhnya mengejar pasar massal, sebuah rumah parfum niche dapat mengeksplorasi perpaduan bahan, tekstur aroma, maupun cerita yang lebih personal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parfum niche cocok untuk kamu yang sudah cukup mengenal preferensi aromanya, ingin menemukan signature scent yang lebih personal, atau tidak ingin menggunakan wewangian yang terlalu umum. Untuk kamu yang ingin mulai mengeksplorasi parfum niche, pilihan yang aman adalah wewangian dengan perpaduan floral dan fruity karena menawarkan aroma segar, manis namun tetap feminin.
Ini lima rekomendasi parfum niche dengan aroma floral-fruity yang unik.
1. Floraiku - Flying South
Floraiku - Flying South. Foto: Dok. Multi Wangi Group |
Floraiku merupakan rumah parfum asal Prancis yang dikenal dengan koleksi wewangian terinspirasi dari budaya dan estetika Jepang. Salah satu parfum yang dapat dicoba adalah Flying South, dengan karakter floral-fruity yang segar.
Aromanya dibuka dengan percikan lemon, mandarin, dan Makuwa melon. Di bagian tengah terdapat hibiscus dan coconut, kemudian ditutup dengan musk, amber, dan Georgywood yang memberikan kesan lebih hangat.
2. Solférino Paris - L'Été Avenue Gabriel (Fruity Suede)
Solferino - Fruity Suede. Foto: Dok. Multi Wangi Group |
Solférino Paris merupakan maison de parfums asal Prancis yang membuat parfum gender-neutral dengan inspirasi dari kehidupan Paris, landmark bersejarah, dan kenangan personal. L'Été Avenue Gabriel atau Fruity Suede merupakan salah satu wewangian mereka yang memadukan aroma bunga dan buah.
Dibuka dengan aroma mirabelle plum, memberikan sentuhan manis dan juicy, sementara iris serta jasmine menghadirkan nuansa bunga. Di bagian akhir, aroma suede dan woody memberikan karakter yang lebih lembut dan elegan.
3. Parfums de Marly - Delina
Parfums de Marly - Delina. Foto: Dok. Parfums de Marly |
Parfums de Marly adalah rumah parfum niche asal Prancis yang didirikan Julien Sprecher pada 2009. Brand ini mengambil inspirasi dari Prancis abad ke-18, khususnya era Raja Louis XV dan Château de Marly yang dikenal dengan kehidupan kerajaan serta kecintaan terhadap kuda.
Delina menjadi salah satu parfumnya yang dikenal dengan karakter floral-fruity. Aroma lychee terasa sejak awal, kemudian berpadu dengan Damascena rose di bagian tengah. Musk dan cashmeran memberikan sentuhan lembut pada dry down sehingga menghasilkan aroma feminin dengan karakter yang cukup kuat.
4. Amouage - Blossom Love
Parfum Amouage - Blossom Love. Foto: Dok. Amouage |
Amouage merupakan rumah parfum asal Oman yang didirikan pada 1983 oleh keluarga Albusaidi. Brand ini membawa tradisi parfum Arab dengan pendekatan yang lebih modern dan dikenal dengan kreasi wewangian yang kompleks.
Blossom Love menghadirkan karakter floral dengan sentuhan manis. Parfum ini memadukan cherry blossom nectar dan rose liquor pada top notes, dilanjutkan ylang ylang, amaretto, dan vanilla di bagian tengah. Sementara itu, tonka bean, sandalwood, dan cashmeran menjadi dasar aromanya yang hangat dan creamy.
5. Xerjoff - Muse
Parfum Xerjoff - Muse. Foto: Dok. C&F Perfumery |
Xerjoff merupakan brand parfum asal Turin, Italia, yang didirikan Sergio Momo dan Dominique Salvo pada 2007. Rumah parfum ini dikenal menggunakan bahan-bahan premium serta memberikan perhatian besar pada presentasi produknya.
Muse Eau de Parfum memiliki karakter fruity-floral yang sensual. Aroma dibuka dengan white floral, kemudian berkembang menjadi perpaduan labdanum dan jasmine. Pada bagian akhir, raspberry dan patchouli memberikan kombinasi manis dan sedikit earthy yang menjadi ciri utama parfum ini.
(hst/hst)














































